Sekda DKI Dukung Revisi Perda Larangan Ondel-Ondel untuk Ngamen Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mendukung langkah Komisi E dan Dinas Kebudayaan DKI merevisi peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2015 yang tentang Pelestarian Budaya Betawi yang mengatur soal keberadaan ondel-ondel di Jakarta.

Sekda Saefullah pun meminta aturan tersebut nantinya setelah dirombak tak merugikan pihak manapun sehingga tidak menjadi polemik di publik.

Baca Juga:

Berani Berkeliaran di Jalan, Pengamen Ondel-Ondel Diberi Sanksi Kurungan Penjara

"Nanti dibicarakan dulu konkretnya tindakannya seperti apa bahwa ondel-ondel ini merupakan ikon budaya betawi memang iya itu harus kita angkat kan ada perda dan pergubnya juga," ujar Saefullah di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Bocah pengamen ondel-ondel jalanan di Jakarta
Perajin ondel-ondel merapikan ondel-ondel yang dipajang di kawasan Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Antara Foto/Reno Esnir

Saefullah menuturkan bahwa boneka raksasa itu harus benar-benar diatur keberadaannya di Ibu kota. Sebab, kata dia, saat ini ikon budaya Betawi itu sudah menggangu ketertiban di jalan lantaran digunakan untuk mengamen.

"Tapi kalo sudah digunakan untuk ngamen kan itu mengganggu ketertiban umum, nanti konkretnya akan kita kaji ulang," ujarnya.

Seharusnya, lanjut Sekda, ondel-ondel itu ditempatkan pada acara-acara kemasyarakatan. Sehingga, keberadaan benar-benar menjadi pelestarian Betawi.

"Kehadirannya kan harus elegan di tempat-tempat acara yang punya makna baik yang khidmat maupun acara kemasyarakatan saya rasa itu gak masalah," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengatakan pihaknya berniat untuk merevisi peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2015 yang tentang Pelestarian Budaya Betawi yang mengatur soal keberadaan ondel-ondel di Jakarta.

Nantinya dalam revisi itu ondel-ondel tak diperbolehkan untuk mencari uang di jalan.

"Kita kan sudah punya perdanya disitu dimasukkan salah satu klausul bahwa ondel-ondel tidak boleh dipakai untuk ajang ngamen," kata Iman.

Baca Juga:

Marak Ondel-Ondel Ngamen di Jalan, Pemprov DKI Setuju Revisi Perda Pelestarian Budaya Betawi

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudaya DKI Iwan Hendry Wardhana mendukung perda tersebut karena ikon budaya betawi itu kerap dijadikan masyarakat untuk mengamen.

"Karena mengingat makin maraknya kegiatan kesenian ondel-ondel itu masuk ke jalan-jalan (perkampungan), bahkan terkesan untuk meminta-minta (seperti pengamen)," ujar di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).(Asp)

Baca Juga:

Pengarak Ondel-Ondel Keliling 'Nyeker', Budayawan: Ini Hancurkan Pakem Budaya Betawi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terbukti Menyuap Nurhadi, Hiendra Soenjoto Divonis 3 Tahun Penjara
Indonesia
Terbukti Menyuap Nurhadi, Hiendra Soenjoto Divonis 3 Tahun Penjara

Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto divonis 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ini Tumpuan Pemerintah Pulihkan Ekonomi di 2021
Indonesia
Ini Tumpuan Pemerintah Pulihkan Ekonomi di 2021

Reformasi sosial akan mencakup reformasi sistem kesehatan, pendidikan, dan ketahanan bencana.

Periksa Bupati Blora, KPK Dalami Aliran Uang Korupsi PT Dirgantara Indonesia
Indonesia
Periksa Bupati Blora, KPK Dalami Aliran Uang Korupsi PT Dirgantara Indonesia

Dalam pemeriksaan ini, penyidik mencecar Djoko Nugroho dan Suhardi mengenai aliran uang dalam kasus suap tersebut.

Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa
Tradisi
Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa

Dalam ekosistem pacuan, ada anak–anak tangguh yang sedari kecil disatukan jiwanya dengan kuda.

Hasil Tes Swab Jokowi Negatif
Indonesia
Hasil Tes Swab Jokowi Negatif

Kepala Negara menjalani test swab setelah Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo positif COVID-19

Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet 66.885 Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet 66.885 Orang

703 pasien dirujuk ke rumah sakit lainnya

Kata Firli Bahuri Soal Dokumen 51 Pegawai KPK Bakal Diberhentikan 1 November
Indonesia
Kata Firli Bahuri Soal Dokumen 51 Pegawai KPK Bakal Diberhentikan 1 November

Dalam dokumen yang sama juga tertulis 24 pegawai KPK yang masih bisa dibina akan mengikuti pendidikan bela negara

BMKG Ingatkan Tak Perlu Panik Adanya Ancaman Gempa Besar di Selatan Jawa
Indonesia
BMKG Ingatkan Tak Perlu Panik Adanya Ancaman Gempa Besar di Selatan Jawa

Adanya kajian tentang potensi gempa bumi besar di selatan Jawa, masyarakat diharapkan tidak perlu panik.

Polda Metro Segera Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo
Indonesia
Polda Metro Segera Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo

“Ya, secepatnya akan kita upayakan kita kedepankan untuk laporan polisi yang pertama dulu kita akan periksa semuanya (termasuk Lucky Alamsyah),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Kasudin Dukcapil Jakarta Pusat Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Kasudin Dukcapil Jakarta Pusat Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Jenazah Erik sudah dimakamkan pada Sabtu 23 Januari 2021 di kuburan khusus COVID-19