Sekda Dirawat akibat Corona, Anies Ajak Jajaran Pemprov Bersama-sama Mendoakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh jajaran pemprov untuk mendoakan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah yang saat ini tengah dirawat intensif akibat terjangkit virus corona.

"Saya mengajak pada semua, pada seluruh jajaran dan keluarga untuk meluangkan waktu, benar-benar luangkan waktu bersama keluarga untuk mendoakan saudara kita, mendoakan Pak Sekda, Bapak Saefullah yang saat ini sedang dalam perawatan intensif melawan COVID-19," ucap Anies seperti dikutip dalam pesan singkat yang beredar, Senin (14/9).

Baca Juga:

Sekda DKI dan Wali Kota Jakarta Barat Positif COVID-19

Orang nomor satu di Jakarta ini juga meminta kepada anak buahnya untuk memanjatkan doa agar pasien COVID-19 yang tengah dirawat cepat sembuh.

"Saya ingin mengajak pada seluruh jajaran Pemprov DKI untuk mendoakan warga Jakarta yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit, khususnya yang terpapar COVID-19," jelas dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. (Foto: MP/Asropih)
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. (Foto: MP/Asropih)

Anies berharap, Saefullah diberi kekuatan dalam menjalani proses perawatan yang penuh tantangan tersebut. Sebab, lanjut dia, perawatan yang dijalani Saefullah bukan hal yang sederhana.

"Semoga Allah mudahkan, Allah cepatkan penyembuhannya, Allah angkat penyakitnya, disegerakan pulihnya dan Pak Sekda segera bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan dengan kita semua," papar Anies.

Baca Juga:

Anak Buah Anies Positif COVID-19 Mayoritas Orang Tanpa Gejala

Sementara itu, anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Naufal Firman Yursak membenarkan pesan beredar tersebut berasal dari pimpinannya. Ia pun berharap semua pihak mendoakan Saefullah agar bisa segera pulih dari penyakit asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Benar. Mohon ikut mendoakan ya agar beliau pulih lagi," ujar Naufal saat dikonfirmasi wartawan. (Asp)

Baca Juga:

PAN Kritik Pengumuman PSBB Total Anies

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Sukoharjo
Indonesia
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Sukoharjo

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris bernama Siswanto (65), warga Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Hangus Terbakar, Kampung Religi Kwitang Bakal Direvitalisasi
Indonesia
Hangus Terbakar, Kampung Religi Kwitang Bakal Direvitalisasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan merevitalisasi Kampung Religi Kwitang pasca-kebakaran beberapa waktu lalu.

Minta Sidang PK Online, Jaksa Nilai Djoko Tjandra Merendahkan Martabat Peradilan
Indonesia
Minta Sidang PK Online, Jaksa Nilai Djoko Tjandra Merendahkan Martabat Peradilan

Lebih lanjut, jaksa juga meragukan surat permintaan sidang PK online yang dibacakan tim penasihat hukum Djoko Tjandra pada 17 Juli 2020 lalu.

[HOAKS atau FAKTA]: BI Bagi-bagi Hadiah Langsung Transfer ke Rekening Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BI Bagi-bagi Hadiah Langsung Transfer ke Rekening Pribadi

Beredar pesan berantai mengatasnamakan Bank Indonesia (BI) mengenai bagi-bagi hadiah langsung transfer ke rekening pribadi.

[HOAKS atau FAKTA]: Tambal Ban Sekarang Harus Online, Dilarang Konvensional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tambal Ban Sekarang Harus Online, Dilarang Konvensional

Video yang berdurasi 7 detik itu memperlihatkan petugas satpol PP melakukan sosialisasi PPKM darurat di pinggir jalan raya.

Sudah Hampir 8 Jam, Api Melahap Kejaksaan Agung
Indonesia
Sudah Hampir 8 Jam, Api Melahap Kejaksaan Agung

"Kita masih selidiki. Tapi yang utamanya, bahwa berkas-berkas perkara tidak ada di sini," kata ST Burhanuddin di Kejagung.

[HOAKS atau FAKTA]: Virus Corona Varian Baru Tak Terdeteksi PCR
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus Corona Varian Baru Tak Terdeteksi PCR

Sebuah akun Facebook bernama Gilang Batara mengunggah narasi yang menjelaskan bahwa COVID-19 jenis baru yang telah bermutasi semakin meluas penyebarannya hingga ke Singapura.

Sandera Korban, 5 Anggota BNN Gadungan Dicokok
Indonesia
Sandera Korban, 5 Anggota BNN Gadungan Dicokok

Mereka melakukan penyekapan terhadap korban serta meminta uang tebusan, di kawasan Depok

Ketua MPR Minta TNI-Polri Habisi KKB, Urusan HAM Bicarakan Kemudian
Indonesia
Ketua MPR Minta TNI-Polri Habisi KKB, Urusan HAM Bicarakan Kemudian

Tanggal 15 April KKB menembak mati seorang pelajar SMA di Kabupaten Puncak bernama Ali Mom

Polresta Surakarta Larang Konvoi Kampanye, Nekat Berkerumum Dibubarkan Paksa
Indonesia
Polresta Surakarta Larang Konvoi Kampanye, Nekat Berkerumum Dibubarkan Paksa

Polresta Surakarta, Jawa Tengah melarang adanya konvoi saat kampanye Pilwakot Solo berlangsng mulai tanggal 26 September sampai 6 Desember 2020