Sejumlah Tahanan Bareskrim Positif Corona, Termasuk Petinggi KAMI dan Gus Nur Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)

MerahPutih.com - Polri mmengungkap sebanyak tujuh tahanan Bareskrim dibantarkan ke RS Bhayangkara Kramatjati usai dinyatakan positif corona.

Dari ketujuh nama tersebut, ada nama petinggi KAMI Jumhur Hidayat dan ulama Sugi Nur Rahardja (Gus Nur).

Kabar tersebut disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono.

Baca Juga:

Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG

Sebanyak tujuh nama tersebut, di antaranya ada tiga tahanan kasus perkara KAMI di Medan atas nama Juliana, Novita Zahara, dan Wahyu Rasasi Putri.

Dua tahanan lainnya atas nama Kewa Siba dan Drelia Wangsih dalam kasus dugaan penipuan.

“Jumhur Hidayat perkara KAMI di Jakarta dan Sugi Nur Rahardja perkara hate speech kepada Nahdlatul Ulama,” ujar Argo, kepada wartawan, Senin (16/11).

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. Foto: MP/Kanu
Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. Foto: MP/Kanu

Gus Nur ditangkap penyidik Bareskrim Polri di kediamannya di Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) dini hari. Setelah ditangkap, Gus Nur langsung digelandang ke Bareskrim Polri.

Baca Juga:

Rekor, Kasus Corona Tambah 5.444 Kasus

Penangkapan terhadap Gus Nur dilakukan atas dugaan tindak pidana terkait menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap NU melalui akun Youtube MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

Pada 21 Oktober 2020, Gus Nur juga telah dilaporkan oleh Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri. Laporan itu bernomor LP/B/0596/X/2020/Bareskrim. (Knu)

Baca Juga:

COVID-19 AS Lewati Angka 11 Juta Kasus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Telisik Penunjukan Tigapilar Agro Utama sebagai Vendor Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Telisik Penunjukan Tigapilar Agro Utama sebagai Vendor Bansos COVID-19

Komisi Pemberantasan Korupsi rampung memeriksa staf PT Tigapilar Agro Utama, Imanuel Tarigan dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial COVID-19.

ICW Desak KPK Ajukan Kasasi Atas Pengurangan Hukuman Romahurmuziy
Indonesia
ICW Desak KPK Ajukan Kasasi Atas Pengurangan Hukuman Romahurmuziy

"ICW mendesak agar KPK segera mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung," kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana

Balai Latihan Kerja Bantu Pembuatan APD Untuk Tenaga Medis Lawan Corona
Foto
Balai Latihan Kerja Bantu Pembuatan APD Untuk Tenaga Medis Lawan Corona

Siswa pelatihan menyelesaikan pembuatan alat perlindungan diri (APD) untuk tenaga medis di Balai Latihan Kerja Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten

Ketua MPR Angkat Suara Sejumlah Napi Asimilasi Kembali Berulah saat PSBB
Indonesia
Ketua MPR Angkat Suara Sejumlah Napi Asimilasi Kembali Berulah saat PSBB

Bamsoet mendorong aparat kepolisian perlu memetakan jaringan kelompok kejahatan di setiap wilayah.

Pelaku Penikaman Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar di Palmerah Terekam CCTV
Indonesia
Pelaku Penikaman Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar di Palmerah Terekam CCTV

Polisi mengklaim sudah mengidentifikasi pelaku penusukan seorang tim sukses salah satu pasangan calon Wali Kota Makassar.

Dua Pengelola Apartemen Ikut Terseret Kasus Gratifikasi Jaksa Pinangki
Indonesia
Dua Pengelola Apartemen Ikut Terseret Kasus Gratifikasi Jaksa Pinangki

Selain itu ada tiga saksi lainnya yang juga diperiksa

Hasil Survei Purnomo Jeblok, Kader PDIP Solo Mulai Timbul Perpecahan Pilih Dukung Gibran
Indonesia
Hasil Survei Purnomo Jeblok, Kader PDIP Solo Mulai Timbul Perpecahan Pilih Dukung Gibran

Sejumlah kader PDIP Solo mengusulkan kepada DPP PDIP untuk merekomendasikan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawali.

Minim Uji Spesimen Bakal Jadi Hambatan Vaksinasi
Indonesia
Minim Uji Spesimen Bakal Jadi Hambatan Vaksinasi

Vaksin COVID menjadi harapan semua orang di dunia yang dirundung pandemi virus corona.

MAKI Laporkan Firli ke Dewas KPK Soal Dugaan Pakai Helikopter Milik Swasta
Indonesia
MAKI Laporkan Firli ke Dewas KPK Soal Dugaan Pakai Helikopter Milik Swasta

MAKI juga melaporkan Firli ke Dewas KPK karena diduga tidak mematuhi terhadap protokol kesehatan COVID-19

Polisi Didesak Minta Maaf ke Pengunggah Guyonan Humor Gus Dur
Indonesia
Polisi Didesak Minta Maaf ke Pengunggah Guyonan Humor Gus Dur

Suparji menganggap pemanggilan tersebut berlebihan. Mengingat candaan Gus Dur soal Tiga Polisi Jujur itu sudah lama.