Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Terpaksa Dialihkan Akibat Banjir Ilustrasi: Pengangkatan sampah dari Pintu Air Manggarai oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Selasa (22/9) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Merahputih.com - Sejumlah wilayah di DKI Jakarta terendam banjir akibat hujan deras semalam. Arus lalu lintas di beberapa lokasi yang terendam banjir dialihkan untuk mengantisipasi kemacetan.

"Untuk yang lainnya sudah relatif normal, sudah bisa dilewati, mudah-mudahan cuaca sudah mulai cerah," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/2).

Baca Juga:

Kerugian Sementara Banjir di Kalsel Capai Rp1,3 Triliun

Salah satu ruas jalan yang terendam banjir yakni Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur. Arus lalu lintas di lokasi mulai dialihkan per pukul 09.45 WIB.

Lalu lintas dari arah Kampung Melayu menuju ke Jatinegara, di depan pertigaan Santa Maria dibelokkan ke kanan. Kemudian diberlakukan contraflow untuk yang menuju ke arah Matraman.

Kemudian, di Jalan Bungur, Jakarta Pusat, tepatnya di dekat Pintu Besi juga terkena banjir. Arus lalu lintas di lokasi sempat dialihkan karena ada genangan sekitar 25 Cm.

Lalu di jJalan Bintang Mas Gunung Sahari, Jakpus yang membuat Petugas menutup arus lalu lintas di lokasi.

Selain di tiga lokasi tadi, genangan air juga terjadi di beberapa ruas jalan lainnya. Meski begitu, arus lalu lintas masih normal. Selepas itu, kendaraan dari arah Kampung Melayu dimasukkan ke depan Polres Jakarta Timur dan diberlakukan contraflow.

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur melakukan normalisasi saluran air di sekitar Jalan DI Panjaitan, Rawabunga, Jatinegara untuk mengatasi genangan air hujan. (ANTARA/HO-Sudin SDA Jaktim)
Ilustrasi: Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur melakukan normalisasi saluran air di sekitar Jalan DI Panjaitan, Rawabunga, Jatinegara untuk mengatasi genangan air hujan. (ANTARA/HO-Sudin SDA Jaktim)

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas Jakarta Timur Kompol Telly mengatakan bahwa banjir di lokasi mulai surut. Petugas telah melakukan penyedotan air dengan menggunakan pompa.

"Semalam (ketinggian genangan) 10 sentimeter sampai dengan pagi tadi naik dari 5-10 cm. Sekarang sudah turun karena dibantu penyedotan air, namun lalin masih cukup padat," kata Telly.

Total ada 300 petugas gabungan di lokasi yang disiagakan untuk mengatur lalu lintas. Meski kondisi padat, Telly mengatakan arus lalu lintas masih mengalir.

"Tim gabungan di sini kurang-lebih 300 orang dari damkar, Dishub, dan Polres Metro Jakarta Timur," tutur Telly.

Baca Juga:

Hadapi Cuaca Ekstrem, PKS Minta Anies Terjunkan Petugas di Titik Rawan Banjir

Telly menambahkan, banjir terjadi karena intensitas hujan tinggi semalam. Debit air di Kali Ciliwung pun meluap sehingga mengakibatkan banjir.

"Banjir ini luapan dari Kali Ciliwung, karena Katulampa masih tinggi. Semoga dengan ketinggian 5 cm di jalur lambat semoga bisa mulai turun," tandasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dewas KPK Gelar Sidang Putusan Etik Lili Pintauli Pekan Depan
Indonesia
Dewas KPK Gelar Sidang Putusan Etik Lili Pintauli Pekan Depan

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) bakal menggelar sidang pembacaan putusan dugaan pelanggaran kode etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar pada Senin (30/8).

ICW Sebut Keterlibatan Petinggi Parpol Bikin KPK Takut Tangkap Harun Masiku
Indonesia
ICW Sebut Keterlibatan Petinggi Parpol Bikin KPK Takut Tangkap Harun Masiku

Tiga keterangan itu akan menggambarkan permasalahan utama mengapa Harun terkesan dilindungi oleh KPK

Kota Bandung Butuh Peta Mitigasi Bencana
Indonesia
Kota Bandung Butuh Peta Mitigasi Bencana

Yana meminta para kepala perangkat daerah, camat maupun lurah untuk segera menindaklanjuti kajian risiko bencana di Kota Bandung.

Pasar Minyak Dunia Tidak Siap Hadapi Guncangan Pasokan
Indonesia
Pasar Minyak Dunia Tidak Siap Hadapi Guncangan Pasokan

Commonwealth Bank memperkirakan Brent akan mencapai rata-rata USD 110 pada kuartal kedua dan ketiga tahun ini.

PPKM Darurat Dinilai Tak Efektif, PKS: Dari Awal Sudah Salah
Indonesia
PPKM Darurat Dinilai Tak Efektif, PKS: Dari Awal Sudah Salah

Mobilitas harus tetap diturunkan agar COVID-19 tidak semakin menyebar

Sudah 600 Anak Meninggal Terpapar COVID-19, Pemda Diminta Mulai Vaksin Anak
Indonesia
Sudah 600 Anak Meninggal Terpapar COVID-19, Pemda Diminta Mulai Vaksin Anak

Pemerintah daerah diinstruksikan memulai pendataan vaksinasi bagi kelompok usia 12 hingga 17 tahun berkoordinasi dengan dinas pendidikan maupun instansi terkait di daerah.

Taman Satwa Cikembulan: Ayam dan Merpati Sudah Habis Dikasihkan ke Harimau
Indonesia
Taman Satwa Cikembulan: Ayam dan Merpati Sudah Habis Dikasihkan ke Harimau

Taman Satwa Cikembulan telah lama gigit jari di masa pandemi COVID-19. Sejak awal, taman satwa seluas 5 hektare ini mengalami banyak pembatasan sosial.

Kejaksaan Agung Temukan Unsur Pidana Pengadaan Satelit Kemenhan
Indonesia
Kejaksaan Agung Temukan Unsur Pidana Pengadaan Satelit Kemenhan

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan gelar perkara terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan satelit slot orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Bandung Terus Dorong Berwisata Dengan Naik Sepeda
Indonesia
Bandung Terus Dorong Berwisata Dengan Naik Sepeda

Melalui wisata sepeda, merasakan sensasi yang sangat berbeda. Sebab tak hanya kesehatan fisik yang didapat dari bersepeda, namun juga mampu mengenal Bandung lebih dekat.

Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX
Indonesia
Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX

Operasi ini berlangsung selama perhelatan PON XX Papua dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua