Sejumlah Petinggi Partai Temui Gibran Berhubungan dengan Restu Jokowi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Rabu (24/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sejumlah tokoh politik mendekati Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Sebut saja Ketum PKB Muhaimin Iskandar, pentolan partai Gelora Fahri Hamzah, dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, apa yang dilakukan para politikus itu semata-mata berhubungan dengan Pemilu 2024.

"Karena Gibran anak presiden. Semua berkepentingan terhadap Jokowi untuk Pemilu 2024. Dan Gibran itu menjadi jalan penghubung ke Jokowi," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu kepada wartawan, Senin (29/3).

Baca Juga:

Gibran Akui Masyarakat Protes Pemerintah Larang Mudik Lebaran

Ujang meyakini, banyak yang akan mendekati Gibran Rakabuming Raka. Namun, menurut dia, dalam politik itu biasa saja.

"Untuk merebut hati Jokowi, namun jalurnya via Gibran. Itu sah-sah saja secara politik. Untuk kepentingan politik jangka panjang masing-masing dari mereka," tuturnya.

Ujang mengatakan, semua tahu bahwa Presiden Jokowi tidak lagi maju di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 karena sudah dua periode.

"Namun Jokowi ketika pilpres dilaksanakan masih jadi penentu, karena masih jadi presiden (belum turun tahta)," katanya.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/3). (MP/Ismail)
"Namun Jokowi ketika pilpres dilaksanakan masih jadi penentu, karena masih jadi presiden (belum turun tahta)," katanya.

Sekadar informasi, belum lama ini, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menemui putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah.

Selain itu, ada Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Sedangkan Fahri Hamzah mengunjungi Gibran di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung Solo, Sabtu 28 Maret 2021.

Baca Juga:

Temui Gibran di Rumah Dinas, Sekjen Gerindra: Kebijakan Beliau Sudah On The Track

Ahmad Muzani mengatakan, pertemuannya dengan Gibran berlangsung biasa saja, tidak ada yang istimewa. Apalagi sampai membahas Pilgub DKI Jakarta 2024.

"DKI 1 (gubernur) masih lama, kami tadi membicarakan beberapa langkah beliau agar bisa menjadi Wali Kota yang berhasil seperti Pak Jokowi saat memimpin Kota Solo," kata Muzani seusai pertemuan.

Pertemuan itu berlangsung sekitar satu jam.Rombongan Muzani terdiri dari Waketum Gerindra Sugiono, Ketua DPP Gerindra Prasetyo Hadi, Danang Wicaksana, Eko Wibowo, serta pengurus Partai Gerindra lainnya.

Sementara Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pertemuan itu kebetulan bersamaan dengan agenda Muzani di Solo. (Knu)

Baca Juga:

Gibran Menang Pilwakot Solo, KPU Solo Bongkar 1.231 Kotak Suara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty
Indonesia
Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty

Rafly N Tilaar telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor atas kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Video Bupati PPU Naik Jet Pribadi Sebelum Kena OTT KPK Viral di Media Sosial
Indonesia
Video Bupati PPU Naik Jet Pribadi Sebelum Kena OTT KPK Viral di Media Sosial

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud kembali menjadi perbincangan publik.

Kubu Juliari Buka Suara Jelang Tuntutan Perkara Suap Bansos
Indonesia
Kubu Juliari Buka Suara Jelang Tuntutan Perkara Suap Bansos

Tidak juga terlintas dalam pikiran mereka bahwa uang yang diberikan kepada Matheus Joko Santoso

Petani Membutuhkan Kehadiran Pemerintah dan Kebesaran Hati Pengusaha
Indonesia
Petani Membutuhkan Kehadiran Pemerintah dan Kebesaran Hati Pengusaha

Kehadiran pemerintah terutama diperlukan ketika musim panen agar ada pembeli gabah dengan harga tidak rendah.

Pemerintah Janji Pertahankan Kearifan Lokal di IKN
Indonesia
Pemerintah Janji Pertahankan Kearifan Lokal di IKN

Aspek dampak politik seperti daerah pemilihan karena wilayahnya masuk ke dalam IKN masih dalam kajian Direktorat Jenderal Politik Pemerintah Umum Kementerian Dalam Negeri.

KPK Duga Rahmat Effendi Minta Dana Investasi Pribadi ke ASN Pemkot Bekasi
Indonesia
KPK Duga Rahmat Effendi Minta Dana Investasi Pribadi ke ASN Pemkot Bekasi

KPK mendalami dugaan adanya pungutan sejumlah uang kepada aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Bekasi yang digunakan oleh Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi untuk berinvestasi.

Survei Charta Politika: KPK Terlempar dari Tiga Besar Lembaga Dipercaya Publik
Indonesia
Survei Charta Politika: KPK Terlempar dari Tiga Besar Lembaga Dipercaya Publik

Jika dirinci, responden yang mengatakan sangat puas sebesar 8,3 persen

Bamsoet Akui Harmoko Panutan Banyak Kader Partai Golkar
Indonesia
Bamsoet Akui Harmoko Panutan Banyak Kader Partai Golkar

Harmoko yang pernah menjabat sebagai ketua umum Golkar menderita sakit sejak beberapa tahun lalu

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Jadi Pangkostrad
Indonesia
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Jadi Pangkostrad

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman diangkat menjadi Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Nadiem Tegaskan PTM Dibuka Tergantung Level PPKM, Bukan Vaksinasi
Indonesia
Nadiem Tegaskan PTM Dibuka Tergantung Level PPKM, Bukan Vaksinasi

Vaksinasi guru jadi kewajiban untuk tatap muka