Sejumlah Peserta Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq Dijadikan Tersangka Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Beberapa orang peserta Aksi 1812 menjalani proses pidana setelah diamankan kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan petugas, mereka diketahui membawa senjata tajam dan narkoba jenis ganja.

Polri telah menetapkan lima orang tersebut sebagai tersangka.

Baca Juga:

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Sabetan Samurai Massa Pendukung Rizieq

"Total penemuan tindak pidana meliputi lima tersangka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/12).

Aksi 1812 dimotori oleh Aliansi Nasional Anti-Komunis (ANAK) NKRI. Salah satu tuntutan dalam aksi ini adalah mendesak agar pentolan FPI Rizieq Shihab dibebaskan tanpa syarat.

Para tersangka itu diamankan di sejumlah wilayah. Tiga orang yang diamankan karena membawa senjata tajam di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Kota Tangerang.

Sedangkan dua orang lainnya yang kedapatan membawa narkoba jenis ganja ditangkap oleh Polres Depok.

Kepolisian membubarkan massa aksi demonstrasi 1812 yang berkonsentrasi di Patung Kuda, Monas, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat siang (18/12/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Kepolisian membubarkan massa aksi demonstrasi 1812 yang berkonsentrasi di Patung Kuda, Monas, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat siang (18/12/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Dalam pengamanan aksi kemarin, dua anggota polisi juga terluka saat melakukan upaya penegakan hukum.

"Terdapat dua anggota Polda Metro Jaya terluka pada saat melakukan upaya penangkapan," tutur Argo.

Ia juga menyebutkan sejumlah peserta aksi dinyatakan reaktif corona. Mereka akan menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Dibawa ke Wisma Atlet, Kemayoran," kata Argo Yuwono.

Baca Juga:

Di Tengah Upaya Tekan COVID-19, Wagub Sentil Massa Tuntut Pembebasan Rizieq

Adapun total peserta Aksi 1812 yang diamankan polisi adalah 445 orang.

Dari jumlah itu, 22 orang ditempatkan di Batalyon Infanteri Jayayudha 201 untuk dimintai keterangan.

"Sisanya kami amankan di mapolres masing-masing," ujar Argo Yuwono. (Knu)

Baca Juga:

Ini Alasan Bareskrim Ambil Alih Penanganan Kasus Rizieq Shihab

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Penyidikan, Bakal Ada Tersangka Baru?
Indonesia
Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Penyidikan, Bakal Ada Tersangka Baru?

Argo belum menyebut pihak mana yang terlibat dalam kasus ini

Penyelenggara Pilkada Diminta Hindari Warung Kopi
Indonesia
Penyelenggara Pilkada Diminta Hindari Warung Kopi

Selain itu, penyelenggara tidak bergabung dalam grup Whatsapp atau platform lain yang di dalamnya ada peserta pilkada atau tim sukses.

Kasus Bakamla, Bos PT CMIT Divonis 5 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Bakamla, Bos PT CMIT Divonis 5 Tahun Penjara

Rahardjo Pratjihno divonis pidana lima tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider enam bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Indonesia Butuh Petani Milenial
Indonesia
Indonesia Butuh Petani Milenial

"Perlu dilakukan upaya menarik minat kaum milenial agar tertarik terjun ke pertanian," kata Anggota Komisi IV DPR Hermanto.

15 Klaim Pemerintah Dalam Melindungi Pekerja di UU Cipta Kerja
Indonesia
15 Klaim Pemerintah Dalam Melindungi Pekerja di UU Cipta Kerja

"Benar-benar kami, pemerintah dan DPR, mematuhi apa yang sudah menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi," ujar Menteri Tenagakerja Ida Fauziah dalam paparan di Kementerian Koordinator Perekonomian.

Dicecar Batas Gaji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Nanti Dulu Ya
Indonesia
Dicecar Batas Gaji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Nanti Dulu Ya

Regulasi tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 588 Tahun 2020

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Miliki Mobil Dengan Plat Nomor Sendiri di Luar Negeri
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Miliki Mobil Dengan Plat Nomor Sendiri di Luar Negeri

Video yang diunggah oleh Kemas Fatan II merupakan potongan dari menit 1:16-1:26.

Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19
Indonesia
Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19

Gerindra menyambut baik rencana pemerintah menggratiskan vaksin COVID-19 kepada seluruh rakyat.

Warga Jakpus Pasang Spanduk Tolak Kembalinya Pemudik Tidak Lakukan Tes COVID-19
Indonesia
Warga Jakpus Pasang Spanduk Tolak Kembalinya Pemudik Tidak Lakukan Tes COVID-19

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengakui, pemasangan spanduk ini dilakukan oleh masyarakat di lingkungannya. Sebab, mereka merasa resah dengan penyebaran COVID-19 .

MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya Segera Diperiksa
Indonesia
MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya Segera Diperiksa

"Semoga dari nota pembelaan terdakwa kemarin aparat penegak hukum bisa membongkar secara terang-benderang kasus korupsi Jiwasraya," kata Boyamin