Sejumlah Pegiat HAM di AS Tidak Pada Tempatnya Tolak Prabowo Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo. (Foto: Sekretariat Presiden),

Merahputih.com - Anggota Komisi I DPR, Syaifullah Tamliha menyayangkan penolakan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) atas kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS).

Menurut Syaifullah, tidak pada tempatnya sejumlah pegiat HAM di AS untuk menolak Menhan RI. Sebab jika terjadi kesepakatan kerja sama bidang alat utama sistem persenjataan (alutsista), maka senjata tersebut tidak akan digunakan militer Indonesia untuk melakukan pelanggaran HAM.

Baca Juga

UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru

"Rencana kunjungan Menhan Prabowo ke Amerika Serikat merupakan kunjungan resmi kenegaraan atas undangan Menteri Pertahanan AS. Kehadiran Menhan RI ke AS sangat dibutuhkan oleh kedua negara, terutama untuk kerja sama di bidang alutsista," kata Tamliha dalam keterangannya, Kamis (15/10).

Menurut dia, AS sebagai salah satu produsen alutsista memang sedang membutuhkan Indonesia, karena selama ini membeli alutsista dari negara kawasan Eropa dan Rusia.

Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Foto: Facebook/Partai Gerindra

Dia mengatakan, politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif membutuhkan keseimbangan pembelian dan investasi alutsista dengan AS.

Tamliha mengatakan, UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI lebih menjadikan TNI hanya berkutat di bidang pertahanan, sementara tugas keamanan ABRI di era Orde Baru telah diberikan kepada kepolisian.

"Saya yakin AS membutuhkan Indonesia dalam kerja sama Indo-Pasifik, terutama mengantisipasi manuver Tiongkok di Laut Cina Selatan," ujarnya lagi.

Baca Juga

Utang Luar Negeri Indonesia Sudah Capai USD413,4 Miliar

Menurut dia, Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi dalam konflik di Laut China Selatan, karena negara sekutu AS, yakni Filipina dan Australia bisa terancam. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Pinangki
Indonesia
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Pinangki

Jaksa penuntut umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta agar menolak nota keberatan atau eksepsi Pinangki Sirna Malasari.

Selama Pelarian, Djoko Tjandra Disebut Pernah Datangi Dua Negara Ini
Indonesia
Selama Pelarian, Djoko Tjandra Disebut Pernah Datangi Dua Negara Ini

Hakim Pengadilan Tipikor menghadirkan mantan Sekretaris NCB Interpol Indonesia tahun 2015 Komjen (Purn) Setyo Wasisto dalam perkara red notice Djoko Tjandra.

[Hoaks atau Fakta]: Denda Ngotot Mudik 2021 Rp100 Juta
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Denda Ngotot Mudik 2021 Rp100 Juta

Menko PMK Muhadjir Effendy menyebutkan bahwa akan diberlakukan larangan mudik lebaran mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

MUI: Adzan Jihad Haram karena Menyalahi Syariat
Indonesia
MUI: Adzan Jihad Haram karena Menyalahi Syariat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat bersama dengan organisasi Islam lainnya sepakat bahwa seruan adzan jihad adalah haram karena menyalahi syariat agama.

Buntut Pemecatan Sepihak, Petugas AGD Dinkes DKI Geruduk Kantor Anies
Indonesia
Buntut Pemecatan Sepihak, Petugas AGD Dinkes DKI Geruduk Kantor Anies

Kedatangan mereka ke kantor Gubernur Anies Baswedan dengan menggenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Penurunan Kasus COVID-19 Diklaim Baru Terasa Setelah 45 Hari
Indonesia
Penurunan Kasus COVID-19 Diklaim Baru Terasa Setelah 45 Hari

Pemerintah telah menambah 13.000 tempat tidur untuk ruang isolasi dan ICU rumah sakit rujukan COVID-19 selama PPKM tahap dua.

COVID-19 di AS Capai 1.678.843 Kasus, Angka Kematian Hampir 100 Ribu
Dunia
COVID-19 di AS Capai 1.678.843 Kasus, Angka Kematian Hampir 100 Ribu

Jumlah kematian juga naik sebanyak 770 menjadi 99.031 kematian.

Jaksa KPK Panggil 12 Saksi di Sidang Suap Bansos
Indonesia
Jaksa KPK Panggil 12 Saksi di Sidang Suap Bansos

Pengadilan Tipikor Jakarta akan kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek, Senin (29/3).

Tes Cepat COVID-19 di Lokasi Wisata Jabar, Ratusan Orang Reaktif
Indonesia
Tes Cepat COVID-19 di Lokasi Wisata Jabar, Ratusan Orang Reaktif

Sekitar 14 ribu orang yang berwisata pada saat cuti bersama Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjalani rapid test COVID-19.

Pemerintah Kurangi Pembangunan Pembangkit Listrik
Indonesia
Pemerintah Kurangi Pembangunan Pembangkit Listrik

Dalam RUPTL 2021-2030, pemerintah menargetkan pertumbuhan listrik hanya di kisaran 4,9 persen, turun jauh dibandingkan target pertumbuhan listrik dalam RUPTL periode sebelumnya yang dipatok di angka 6,4 persen.