Sejumlah Ormas dan Kelompok Masyarakat Deklarasi Lawan Paham Radikalisme Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar. Foto: Humas BNPT

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional BNPT Tahun 2020, di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (27/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK), Noor Sidharta, jajaran pejabat di lingkungan BNPT, unsur Forkopimda Malang Raya, eks teroris anggota YLP pimpinan Ali Fauzi Manzi, penyintas, tokoh agama, masyarakat, serta pelajar.

Turut bergabung juga secara daring Forum Koordinasi pencegahan Terorisme (FKPT) dari 32 Provinsi dan Duta Damai BNPT dari 13 Provinsi

Baca Juga

'Gubernur Tandingan' Era Ahok Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Deklarasi ini merupakan aksi nyata perlindungan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Dalam payung hukum tersebut, BNPT diamanatkan untuk melakukan pencegahan terorisme melalui tiga hal: kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Kesiapsiagaan nasional yang dimaksud dalam Undang-Undang tersebut adalah siap siaga seluruh elemen masyarakat dari ancaman aksi terorisme dan bahaya laten paham radikal terorisme.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional BNPT Tahun 2020, di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (27/10).
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional BNPT Tahun 2020, di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (27/10). Foto: Humas BNPT

Sebagai lembaga koordinator penanggulangan terorisme di Indonesia, kesiapsiagaan nasional yang dilaksanakan oleh BNPT bersama kementerian lembGa terkait direalisasikan dalam beberapa tindakan.

Yakni melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan aparatur, pelindungan dan peningkatan sarana prasarana, pengembangan kajian terkait terorisme, serta melakukan pemetaan wilayah rawan paham radikal terorisme.

Melalui tindakan-tindakan tersebut, dapat dilihat bahwa pengentasan terorisme, baik dari hulu hingga ke hilir, harus melibatkan seluruh elemen di Tanah Air. Masyarakat dan pemerintah harus bergerak aktif, bersinergi demi mengatasi permasalahan terorisme.

Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar menyatakan bahwa kesiapsiagaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa terorisme bukanlah permasalahan yang bisa dipandang sebelah mata. Baginya, serangan kecil pun dapat berdampak besar terhadap integritas dan martabat Indonesia.

“Saya selaku kepala BNPT ingin mengajak seluruh lembaga atau instansi, serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menjadi bagian dari kesiapsiagaan nasional dalam pencegahan tindak pidana terorisme,” ungkap Boy yang mengenakan seragam Brimob ini.

Deklarasi Kesiapsiagaan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan naskah deklarasi oleh perwakilan dari TNI, Polri, eks teroris dari Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), penyintas, organisasi kepemudaan, keagamaan, tokoh masyarakat, serta mahasiswa.

Mereka berjanji untuk setia kepada Pancasila dan UUD 1945, menjunjung tinggi Kebhinekaan, menolak intoleransi dan radikal terorisme, mendukung kesiapsiagaan nasional dalam mengantisipasi ancaman terorisme, serta siap mewujudkan Indonesia damai.

Deklarasi ini diharapkan dapat menggugah semangat seluruh unsur yang terlibat dalam penyiapan sumber daya dalam mengantisipasi pencegahan tindak pidana terorisme.

Baca Juga

Anggota KKB Penembak TGPF Intan Jaya Tewas di Tangan Satgas Nemangkawi

Ia sangat berharap dengan dilaksanakannya deklarasi kesiapsiagaan nasional kita lebih siap untuk melindungi kepentingan negara dan bangsa dalam penanggulangan terorisme.

"Sehingga tercipta rasa aman bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Boy Rafli Amar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Nyamar Jadi Tim KPK Gadungan, Oknum Wartawan Peras Para Kades Puluhan Juta
Indonesia
Nyamar Jadi Tim KPK Gadungan, Oknum Wartawan Peras Para Kades Puluhan Juta

"Karena merasa terancam, para kepala desa memberikan uang tutup mulut yang bervariasi antara Rp1 juta hingga Rp10 juta, sehingga totalnya mencapai Rp39 juta," papar M Roem.

Kemenag Belum Putuskan Protokol Kesehatan untuk Pondok Pesantren
Indonesia
Kemenag Belum Putuskan Protokol Kesehatan untuk Pondok Pesantren

Diharapkan Surat Keputusan Bersama ini bisa memberikan keamanan untuk peserta didik

Luhut Diminta Jangan Buat Pranata Baru Lewat Permenhub No 18
Indonesia
Luhut Diminta Jangan Buat Pranata Baru Lewat Permenhub No 18

Menkes juga telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020

Banjir Satu Meter Rendam Kebon Pala Akibat Luapan Kali Ciliwung
Indonesia
Banjir Satu Meter Rendam Kebon Pala Akibat Luapan Kali Ciliwung

Banjir dilaporkan menyergap kawasan berpenduduk sekitar 300 kepala keluarga itu sekitar pukul 01.00 WIB.

Pemerintah Kucurkan Dana Rp4,1 Triliun untuk KIP Kuliah
Indonesia
Pemerintah Kucurkan Dana Rp4,1 Triliun untuk KIP Kuliah

Bantuan KIP-Kuliah ini hanya berlangsung selama 1 semester

Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Indonesia
Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil

Kepala Negara mengatakan bahwa kondisi serupa ini tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan hampir sebagian besar negara-negara juga mengalaminya.

Ikutan Serang Polsek Ciracas, Oknum Prajurit TNI AL Jadi Tersangka
Indonesia
Ikutan Serang Polsek Ciracas, Oknum Prajurit TNI AL Jadi Tersangka

Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak enam prajurit TNI AL ditetapkan sebagai tersangka, sementara dari matra TNI AU masih dalam pemeriksaan.

 Cegah Kecemasan Massal Soal Virus Corona, IDI Imbau Para Dokter Pelajari Informasi WHO
Indonesia
Cegah Kecemasan Massal Soal Virus Corona, IDI Imbau Para Dokter Pelajari Informasi WHO

Jadi pelajari informasi dari WHO, lalu sampaikan ke masyarakat bagaimana pencegahan, pengenalan dan penanganannya," kata dr Daeng di Surabaya.

2 Kecamatan di Bogor Ini Masih Steril dari COVID-19
Indonesia
2 Kecamatan di Bogor Ini Masih Steril dari COVID-19

Hingga Senin (20/4) malam, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 58 pasien

Berapa Harga Tiket Formula E di Jakarta?
Indonesia
Berapa Harga Tiket Formula E di Jakarta?

perhelatan bertaraf internasional itu diharapkan bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Jakarta.