Sejumlah Guru Terpapar COVID-19 Saat Uji Coba PTM Uji Coba PTM di Jakarta. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengakui jika ada sejumlah guru yang terjangkit virus COVID-19 saat pelaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tahap kedua.

"Ya betul (ada sejumlah guru positif corona)," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (15/6).

Riza mengungkapkan, banyaknya pengajar yang terpapar corona karena kasus COVID-19 melonjak signifikan. Terlebih saat ini sudah masuk varian baru corona India yang sangat cepat penyebarannya.

Baca Juga:

PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot

"Ya memang ini ada varian baru dari sebelum-sebelumnya varian India ini yang cukup cepat penyebarannya," tuturnya.

Saat ini pun, kata Riza, Pemprov DKI akan fokus menekan laju penyebaran kasus COVID-19 dengan meningkatkan pengawasan terkait disiplin protokol kesehatan (prokes) dan menggenjot vaksinasi.

"Untuk itu kami minta seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan laksanakan protokol kesehatan secara ketat, secara baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, kendati demikian, kegiatan uji coba tatap muka di sekolah tetap berjalan hingga 26 Juni 2021 mendatang.

"Ya uji coba terus dilanjutkan," pungkasnya.

Tercatat, sekolah SDN 08 Kenari, Senen, Jakarta Pusat terpaksa menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tahap II, lantaran salah satu pengajar terpapar virus COVID-19. Hanya saja, saat ini PTM sudah kembali dilakukan setelah melakukan lockdown selama tiga hari sejak Jumat 11 Juni 2021 beberapa hari lalu.

"Kalau sekarang sudah berlangsung aktifitasnya. Memang sempat tiga hari kemarin tutup dan selama penutupan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan," ujar Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan II Jakarta Pusat Uripasih.

Uji coba PTM di Bandung,Jawa Barat. (Foto: Antara)
Uji coba PTM di Bandung,Jawa Barat. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Prof Nunuk Suryani menegaskan, sekolah tidak bisa menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas jika tidak memenuhi daftar periksa.

"Jika daftar periksa tidak dipenuhi, maka sekolah tidak bisa selenggarakan PTM terbatas,” ujar Nunuk.

Sekolah mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA/SMK sederajat harus mengisi daftar periksa yang ada. Daftar periksa tersebut diperlukan untuk memastikan pelaksanaan PTM terbatas sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.

Daftar periksa tersebut bertujuan mengidentifikasi ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, mengidentifikasi ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan di sekitar satuan pendidikan, mengidentifikasi kesiapan satuan pendidikan untuk menerapkan wajib masker bagi satuan pendidikan, serta mengidentifikasi kepemilikan dan penggunaan alat pengukur suhu badan di setiap satuan pendidikan. (Asp)

Baca Juga:

Penulis : Asropih Asropih
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri Listyo Sigit Pilih Agus Andrianto Jadi Kabareskrim
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Pilih Agus Andrianto Jadi Kabareskrim

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dirotasi menjadi Kabaintelkam Polri. Posisi Irjen Paulus di Kapolda Papua akan dijabat Brigjen Mathius D Fakhiri.

Buntut Ledakan Petasan di Jateng, Ketua DPD Minta Masyarakat Hindari Aktivitas Berbahaya
Indonesia
Ingat, Menteri Agama Berpesan Jangan Cederai Hikmah Ramadan
Indonesia
Ingat, Menteri Agama Berpesan Jangan Cederai Hikmah Ramadan

Seluruh umat Muslim Indonesia untuk menciptakan suasana Ramadan yang penuh dengan ketenangan, kerukunan dan kekhusyukan.

Ribuan Aparat Jaga 100 Pos Penyekatan PPKM Darurat di Jakarta
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga 100 Pos Penyekatan PPKM Darurat di Jakarta

Hal ini dilakukan karena meningkatnya mobilitas khususnya di dalam kota.

Jaringan Internet Minim, Bawaslu Ragukan Penggunaan Sirekap di Pilkada
Indonesia
Jaringan Internet Minim, Bawaslu Ragukan Penggunaan Sirekap di Pilkada

KPU, menurut Abhan, harus mempertimbangkan pasal sanksi pidana dalam kesalahan-kesalahan teknis yang berakibat pada perubahan hasil yang berdampak pidana karena Sirekap rawan manipulasi data.

Hari H Pertarungan Trump dan Biden
Dunia
Hari H Pertarungan Trump dan Biden

Sampai pagi ini, pukul 08.00 WIB,Peta Hasil Pemilu AS suara elektoral yang didapat Biden 3 suara dan Trump 19 suara.

Dana Kampanye Pilkada Tangsel Dibatasi Cuma Rp25 Miliar
Indonesia
Dana Kampanye Pilkada Tangsel Dibatasi Cuma Rp25 Miliar

Batas maksimal yang disepakati ketiga paslon dan KPU sebesar Rp 25 miliar.

Airlangga Klaim Ekonomi Bakal Tumbuh 7 Persen
Indonesia
Airlangga Klaim Ekonomi Bakal Tumbuh 7 Persen

Dari data yang diklaim pemerintah, realisasi PMA telah mencapai 54,6 persen dan IKK per Maret 2021 untuk kelompok masyarakat pengeluaran di bawah Rp5 juta mencapai 90,1 atau mendekati zona normal 100.

Bangkitkan Ekonomi, Pemkot Solo Kembali Longgarkan Aturan Hajatan
Indonesia
Bangkitkan Ekonomi, Pemkot Solo Kembali Longgarkan Aturan Hajatan

Makanan disajikan secara langsung oleh pramusaji ke tamu undangan dan tidak boleh dilanting.

PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot
Indonesia
PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot

Para guru bersama Kepala Sekolah harus memahami alur pada saat siswa datang, hingga pada saat pulang.