Sejumlah Event Nasional Ini Diwaspadai Jadi Penyebaran COVID-19 Tangkapan layar - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto . ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga/am.

MerahPutih.com - Meskipun situasi pandemi di Indonesia terkendali pada tingkat yang rendah, pemerintah terus mewaspadai potensi peningkatan kasus COVID-19, terutama pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya untuk berhati-hati menyiapkan seluruh langkah mitigasi apabila terjadi gelombang ketiga akibat libur tersebut.

Presiden juga mengingatkan perlu disiapkan prokes (protokol kesehatan) dan juga protokol terkait dengan kegiatan Natal dan Tahun Baru nanti.

Baca Juga:

Saat Luhut dan Budi Cari Obat COVID-19 dari AS Biar Pandemi Jadi Endemi

"Hal ini akan terus kami dalami dan kami akan sampaikan,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya, Selasa (19/10).

Selain Nataru, pemerintah juga mewaspadai potensi peningkatan kasus dalam penyelenggaraan ajang-ajang besar.

Salah satunya adalah World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada bulan November mendatang.

Pemerintah terus meningkatkan laju vaksinasi bagi masyarakat di sekitar daerah penyelenggaraan.

“Baik itu di Lombok Tengah maupun Mataram jumlah (masyarakat) yang disuntik vaksin dosis pertama sudah 70 persen,” ujar Airlangga.

Suasana pembukaan STQ Nasional XXVI 2021 di Masjid Raya Sofifi. Provinsi Maluku Utara, Sabtu (16/10/2021) malam. (FOTO ANTARA/Ikhwan Wahyudi)
Suasana pembukaan STQ Nasional XXVI 2021 di Masjid Raya Sofifi. Provinsi Maluku Utara, Sabtu (16/10/2021) malam. (FOTO ANTARA/Ikhwan Wahyudi)

Kegiatan nasional yang lain adalah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) yang diselenggarakan di Sofifi, Maluku Utara pada tanggal 16 hingga 25 Oktober.

Monitoring dan pengawasan dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.

Menurut Menko Perekonomian, penerapan protokol Kesehatan di ajang ini mengikuti ketentuan yang sama dengan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Karena ini ada 1.700 santri yang ikut, maka akan ini akan dilakukan karantina di daerah masing-masing dalam 5 hari,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan PON Papua yang sudah resmi ditutup pada 15 Oktober lalu, tercatat pada 17 Oktober jumlah total kasus konfirmasi sebanyak 176 kasus.

Terdiri dari 97 atlet, 49 ofisial, 7 pelatih, 10 wasit, 9 media, 2 panitia pelaksana, 1 juri, dan 1 keamanan. Atau sebesar 1,7 persen dari total peserta PON yang mencapai 10.066 orang.

Baca Juga:

Bandung Raya dan Bodebek Semakin Ramai, Ingat Gelombang Ketiga COVID-19

Positivity rate 1,13 persen dari total yang dilakukan pengetesan.

Saat ini, sudah lebih dari 60 persen sudah lepas karantina. Artinya hampir sudah lebih dari 5 hari dikarantina.

"Sisanya dalam beberapa hari ini dimonitor, terutama dikarantina di daerah-daerah,” ujar Airlangga.

Adapun protokol kesehatan pelaku perjalanan yang kembali dari PON Papua pada saat kedatangan di daerah asal atau tujuannya telah diatur dengan addendum Kedua Surat Edaran (SE) Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 17 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). (Knu)

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Turun, Dana Alokasi Khusus dan Bagi Hasil Bakal Digeser

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yusril: Keyakinan Keagamaan Wajib Dipertimbangkan Dalam Merumuskan Kebijakan
Indonesia
Yusril: Keyakinan Keagamaan Wajib Dipertimbangkan Dalam Merumuskan Kebijakan

Terkait dengan penolakan terhadap bagian tentang investasi minuman keras dalam Peraturan Presiden Bidang Usaha Penanaman Modal, itu merupakan hal yang wajar di Indonesia ,

Ikut Tes SKD CPNS Diharuskan Sudah Divaksin Dosis Pertama
Indonesia
Ikut Tes SKD CPNS Diharuskan Sudah Divaksin Dosis Pertama

Totalnya, sebanyak 25.663 peserta dijadwalkan ikut SKD di Surabaya dengan rincian 24.529 peserta tes CPNS dan 1.034 peserta tes PPPK non-guru.

Jakarta PPKM Level 1, Mal Dibuka Kapasitas 100 Persen Sampai Jam 10 Malam
Indonesia
Jakarta PPKM Level 1, Mal Dibuka Kapasitas 100 Persen Sampai Jam 10 Malam

Pemprov DKI Jakarta melonggarkan sejumlah sektor seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Menpan RB Terbitkan SE Penyesuaian Sistem Kerja ASN Selama PPKM
Indonesia
Menpan RB Terbitkan SE Penyesuaian Sistem Kerja ASN Selama PPKM

Di wilayah dengan PPKM Mikro Level Tiga, ASN yang berdinas di kantor paling banyak 25 persen

Doa Bersama Kesembuhan SBY, Demokrat Singgung Kemenangan dari Kubu Moeldoko
Indonesia
Doa Bersama Kesembuhan SBY, Demokrat Singgung Kemenangan dari Kubu Moeldoko

Doa bersama itu di pimpin oleh Kiai Abdullah Gymnastiar atau AA Gym yang digelar di Aula GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan.

[HOAKS atau FAKTA]: Negara Akan Ambil Tanah Warga yang Tidak Urus AJB Selama 5 Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Negara Akan Ambil Tanah Warga yang Tidak Urus AJB Selama 5 Tahun

Yulia juga meminta masyarakat untuk tidak termakan informasi hoaks mengenai AJB tersebut

Lewat Sepekan, Densus 88 Belum Beri Akses Farid Okbah Cs Bertemu Keluarga
Indonesia
Lewat Sepekan, Densus 88 Belum Beri Akses Farid Okbah Cs Bertemu Keluarga

Farid Okbah dan dua tersangka lainnya masih dalam proses pemeriksaan dalam jangka waktu 14 hari usai ditangkap.

Ahli IT Tegaskan Security Data Yang Dikelola Pemerintah Belum Matang
Indonesia
Ahli IT Tegaskan Security Data Yang Dikelola Pemerintah Belum Matang

Kerugian akan semakin besar jika yang diretas adalah data penduduk. Jika data vital penduduk diretas, kemungkinan bakal terjadi jual beli data yang dapat dimanfaatkan oknum tertentu untuk kejahatan.

Jabar Gelar Rapid Test Antigen di Rest Area Tol Cipali dan Cipularang
Indonesia
Jabar Gelar Rapid Test Antigen di Rest Area Tol Cipali dan Cipularang

Kolaborasi ini dilakukan agar pengetesan berjalan optimal

Jokpro 2024 Diingatkan Jangan Tabrakan Presiden Jokowi dengan Konstitusi
Indonesia
Jokpro 2024 Diingatkan Jangan Tabrakan Presiden Jokowi dengan Konstitusi

"Jangan tabrakan Presiden Jokowi dengan Konstitusi Negara RI," kata Hengki