Sejarah Batu Penggilingan Abad ke-18 yang Ditemukan di Trotoar TB Simatupang Pemprov DKI evakuasi batu penggilingan abad ke-18 yang ditemukan di trotoar Jalan TB. Simatupang, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Foto: Pemprov DKI

MerahPutih.com - Dinas Kebudayaan DKI melakukan evakuasi penyelamatan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) batu penggilingan abad ke-18.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, batu penggilingan yang diperkirakan berusia ratusan tahun tersebut ditemukan di trotoar Jalan TB. Simatupang, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Batu tersebut dievakuasi ke Balai Budaya Condet agar pengawasannya lebih optimal.

Baca Juga

Rumah Eks Menlu Achmad Soebardjo Layak Jadi Cagar Budaya

"Ini merupakan upaya pelindungan dan penyelamatan agar objek lebih terlindungi, karena selama ini berada di trotoar jalan yang rentan rusak, baik karena cuaca atau tindakan vandalisme," ujar Iwan.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan, selain ditemukan di Jalan TB. Simatupang, ODCB batu penggilingan juga ditemukan di Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, dan Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Di wilayah Kelurahan Penggilingan, Iwan menyebut terdapat lima batu penggilingan ditemukan. Selanjutnya, batu penggilingan akan dikonservasi melalui pembersihan dan dilakukan beberapa perbaikan bagian objek yang mengalami kerusakan.

Iwan menambahkan, pihaknya akan memberikan narasi yang berisi keterangan terkait sejarah batu penggilingan. Sehingga, masyarakat yang datang ke Balai Budaya Condet dapat mengetahui sejarah dan cerita dari batu tersebut. Selain diletakkan di Balai Budaya Condet, saat ini salah satu batu penggilingan lainnya juga berada di Museum Sejarah Jakarta.

Pemprov DKI evakuasi batu penggilingan abad ke-18 yang ditemukan di trotoar Jalan TB. Simatupang, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Foto: Pemprov DKI

Perlu diketahui, batu penggilingan merupakan alat pengolah tebu yang diperkirakan digunakan pada abad ke-17-18 Masehi. Dalam tulisan Haan (1935: 323-324), terdapat istilah suikermolen yang berarti pabrik pembuatan gula.

Pada abad ke-18, istilah pabrik pembuatan gula ini merujuk pada pabrik gula dengan peralatan tradisional sederhana yang menggunakan batu untuk menggiling tebu.

Pada masa itu, gula menjadi salah satu komoditas penting untuk perdagangan di dunia. Batavia adalah salah satu daerah penghasil gula, di mana hasilnya diekspor ke Cina dan Jepang. Produksi gula di Batavia dilakukan oleh orang-orang Cina yang bermukim di wilayah Pecinan.

Menyadari produksi gula memberikan keuntungan, VOC akhirnya membuat ketetapan bahwa gula di Batavia wajib dijual kepada VOC, tidak boleh diperjualbelikan kepada pihak lain. Bahkan, VOC yang menentukan harga gula.

Tahun 1710 adalah puncak kejayaan produksi gula di Batavia, di mana terdapat 130 pabrik pembuat gula yang dimiliki oleh orang Cina, dengan sebagian besar berada di sekitar Sungai Ciliwung. Namun, setelahnya, produksi gula mengalami penurunan yang ditandai dengan berkurangnya pabrik gula. Pada tahun 1738, terdapat 80 pabrik gula. Kemudian, di tahun 1750, terdapat 66 pabrik gula. Lalu, pada tahun 1786, hanya terdapat 44 pabrik gula.

Batu penggilingan biasa disebut warga setempat sebagai batu kiser. Setelah menurunnya produksi tebu di Batavia dan keluarnya orang-orang Cina dari Batavia pada tahun 1740, mereka mulai mendirikan benteng-benteng dengan pagar tinggi yang selanjutnya disebut Cina Benteng. Salah satunya, mulai membuat pabrik penggilangan tebu untuk dijadikan gula pasir di wilayah Cakung.

Asal usul nama Kampung Penggilingan juga berasal dari batu penggilingan tersebut. Dahulunya, nama kampung ini adalah Kampung Cakung yang terkenal dengan sebutan Kampung Gula. (Asp)

Baca Juga

Pemprov DKI Cek Status Cagar Budaya Rumah Eks Menlu di Cikini

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kuota Haji 2023 Diharapkan Capai 100 Persen
Indonesia
Kuota Haji 2023 Diharapkan Capai 100 Persen

Kuota jamaah haji Indonesia tahun depan kemungkinan akan meningkat dibandingkan 1443 Hijriah yang hanya 100.051 orang.

Tak Lama Jokowi Prediksi Pandemi Bakal Berakhir, Ada 1.722 Kasus pada Rabu (5/10)
Indonesia
Tak Lama Jokowi Prediksi Pandemi Bakal Berakhir, Ada 1.722 Kasus pada Rabu (5/10)

Tercatat pada Rabu (5/10), bertambah 1.722 kasus. Sehingga akumulasi positif sebanyak 6.439.292.

Optimisme Tim Boling Bawa Pulang 2 Emas SEA Games 2021 ke Tanah Air
Indonesia
Optimisme Tim Boling Bawa Pulang 2 Emas SEA Games 2021 ke Tanah Air

Nomor yang berpeluang menyabet emas adalah nomor double putri, double putra dan perorangan.

Cek Lokasi IKN Baru, Tim Perumus DPR ke Kaltim Awal Januari 2022
Indonesia
Cek Lokasi IKN Baru, Tim Perumus DPR ke Kaltim Awal Januari 2022

Tim perumus akan mengunjungi Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk mengecek lokasi ibu kota negara baru tersebut.

ICW Endus Potensi Kecurangan Pengadaan Gorden Rumah Dinas DPR Rp 48 Miliar
Indonesia
ICW Endus Potensi Kecurangan Pengadaan Gorden Rumah Dinas DPR Rp 48 Miliar

ICW mengungkapkan pengadaan gorden tersebut berpotensi menimbulkan kecurangan

Polri Perkirakan 80 Juta Orang Mudik, 47 Persen Pakai Transportasi Darat
Indonesia
Polri Perkirakan 80 Juta Orang Mudik, 47 Persen Pakai Transportasi Darat

Dari jumlah tersebut, lanjut Firman, 47 persen pemudik Lebaran 2022 akan menggunakan transportasi jalur darat.

Tiba di Madinah, Wapres Ma'ruf Amin Disambut Pasukan Kehormatan Militer Arab Saudi
Dunia
Tiba di Madinah, Wapres Ma'ruf Amin Disambut Pasukan Kehormatan Militer Arab Saudi

setibanya di Madinah, Ma'ruf Amin dan rombongan disambut pasukan kehormatan Militer dari Kerajaan Arab Saudi.

Pemerintah Minta Kontraktor Kebut Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed
Indonesia
Pemerintah Minta Kontraktor Kebut Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed

Dirjen Cipta Karya Kemen PUPR, Diana Kusumastuti bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming meninjau pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Tim Gabungan TNI Diberangkatkan ke Kenyam
Indonesia
Tim Gabungan TNI Diberangkatkan ke Kenyam

Tim gabungan yang dipimpin Kepala Seksi Intel Korem 172/PWY Letnan Kolonel Kavaleri Kristyanto saat ini melakukan investigasi terkait kasus penyerangan tersebut.

KPK Periksa 12 Saksi Terkait Dugaan TPPU Bupati Hulu Sungai Utara Nonaktir
Indonesia
KPK Periksa 12 Saksi Terkait Dugaan TPPU Bupati Hulu Sungai Utara Nonaktir

Penetapan TPPU tersebut merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya