Sejak Subuh, Polisi Sudah Tangkapi Puluhan Pemuda Aksi vandalisme kelompok Anarko. Foto: Net

Merahputih.com - Polisi mengamankan puluhan remaja yang diduga kelompok anarko pada Kamis (8/10) pagi ini. Mereka diduga kuat ingin bergabung ke massa aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Kemudian kami lakukan razia tangkapi mereka. Sejak subuh kami sudah tangkap kurang lebih 40 anak-anak remaja. Termasuk yang ditangkap hari ini kurang lebih 30-an di amankan di kolong layang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Kamis (8/10).

Baca Juga:

Bandung dan Serang Ricuh saat Demo Omnibus Law, Jakarta Siaga

Para remaja ini berasal dari Serang, Tangerang, Bogor hingga Bandung dan diamankan di beberapa lokasi di Ibukota. Selain dimintai keterangan, para remaja tersebut juga akan di tes COVID-19 dengan metode rapid test.

"Remaja-remaja tanggung, anak-anak sekolah yang tidak jelas tujuan tapi ketika kami periksa hp-nya semua ada ajakan demo. Dikhawatirkan ini kelompok-kelompok anarko yang memang di beberapa kota selalu buat kerusuhan. Karena tujuan mereka satu merusak," ungkap Sambodo.

Ilustrasi. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Selain itu, indikasi kuat jika para remaja ini merupakan kelompok anarko yang akan membuat kerusuhan karena ditemukannya atribut-atribut warna hitam disamping tidak ada kejelasan mereka melakukan demo.

Baca Juga:

[HOAKS Atau FAKTA]: Demo 6 Oktober di Gedung DPR/MPR Ricuh

"Mereka kami amankan karena kumpul-kumpul dengan atribut hitam-hitam dan tidak jelas tujuannya daripada mengacau provokasi atau lempar petugas maka kami amankan dulu," jelasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hotel Berbintang di Manado Mulai Terpengaruh Virus Corona
Indonesia
Hotel Berbintang di Manado Mulai Terpengaruh Virus Corona

Tidak ada lagi pesanan kamar seperti yang sudah terjadi dalam satu tahun belakangan ini sejak pelaranga terbang akibat corona.

PAN Minta Penusukan Syekh Ali Jaber Jangan Disimplifikasi Dilakukan Orang Gila
Indonesia
PAN Minta Penusukan Syekh Ali Jaber Jangan Disimplifikasi Dilakukan Orang Gila

"Buktinya, targetnya langsung pak Syekh Ali Jaber," kata Saleh

 Anak Buah SBY Desak Erick Thohir Bikin Kebijakan Anti Mainstream
Indonesia
Anak Buah SBY Desak Erick Thohir Bikin Kebijakan Anti Mainstream

'Kalau mau mewah ya jadi Lawyer atau kerja di perusahaan sendiri. Bukan di BUMN yang milik rakyat," papar anak buah Susilo Bambang Yudhoyono.

Dilaporkan ke Polisi, Hadi Pranoto Ancam Lapor Balik dan Tuntut 10 Miliar Dolar
Indonesia
Dilaporkan ke Polisi, Hadi Pranoto Ancam Lapor Balik dan Tuntut 10 Miliar Dolar

Hadi mengatakan bakal mengikuti aturan hukum karena yakin apa yang ia lakukan baik bagi bangsa.

[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Relawan Vaksin COVID-19 yang Jadi Plonga-plongo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Relawan Vaksin COVID-19 yang Jadi Plonga-plongo

Akun Kim Joong-Un Juga menambahkan narasi pada unggahannya tersebut yang berbunyi, sebagai berikut: “Waduh Menular…”

Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar, Dokumen Perkara Aman
Indonesia
Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar, Dokumen Perkara Aman

Sampai jam 21.00, api masih melahap Gedung Utama Kejaksaan Agung. Kebakaran yang terjadi digedung aparat penegak hukum ini dimulai pukul 19.15 dan bermula dari lantai 6.

Menteri Jokowi Serang Anies soal Bansos COVID-19, Nasdem DKI: Malu Sama Rakyat
Indonesia
Menteri Jokowi Serang Anies soal Bansos COVID-19, Nasdem DKI: Malu Sama Rakyat

Semua pihak harus bersinergi untuk meminimalisir beban masyarakat akibat berhentinya beberapa sektor akibat pandemi.

Pemprov DKI: Penyebaran Virus Corona Bukan Terjadi di Pemukiman Kumuh
Indonesia
Pemprov DKI: Penyebaran Virus Corona Bukan Terjadi di Pemukiman Kumuh

"Akan lebih bahaya kalau masuk ke wilayah (pemukiman) padat penduduk, karena sirkulasi udara yang tidak bagus," paparnya.

FPI Minta Jokowi dan Para Menterinya Dikarantina di Pulau Terpencil
Indonesia
FPI Minta Jokowi dan Para Menterinya Dikarantina di Pulau Terpencil

FPI mengapresiasi langkah antisipasi dan upaya pencegahan penyebaran virus corona yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

PSI Minta Pemprov DKI Segel Proyek Pusat Kuliner Muara Karang
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Segel Proyek Pusat Kuliner Muara Karang

Viani menjelaskan pembangunan area kuliner bernama Pluit Culinary Park oleh PT Prada Dhika Niaga ini terbukti melanggar aturan karena dibangun di atas area hijau di ruang terbuka hijau atau RTH Muara Karang