Akan Tampil di Jakarta, Berikut 4 Fakta Tentang Trio Psikedelik Khruangbin Khruangbin akan manggung di Lokatora Live 2019 Jakarta Maret mendatang. (Foto: BBC.com)

MUNGKIN nama tersebut terdengar asing atau susah untuk diucapkan, adalah trio funk / psychedelia asal Negeri Paman Sam, Khruangbin.

Nama mereka kini semakin hangat diperbincangkan oleh para penikmat musik, khususnya mereka generasi milenial yang lebih menyukai musik "unik" dibandingkan genre musik yang populer saat ini, hip-hop misalnya.

Keunikan musik yang diusung oleh trio tersebut pun membawa mereka ke level berikutnya dalam bermusik, sebagaimana Khruangbin telah merilis album teranyar mereka bertajuk Con Todo El Mundo pada awal tahun 2018.

Kabarnya, Khruangbin akan melangsungkan tur Asia dan Jakarta menjadi salah satu kota yang akan mereka datangi. Mereka akan tampil 18 Maret mendatang di Emperica SCBD Jakarta, ini akan menjadi penampilan perdana Khruangbin di Indonesia.

Fakta Tentang Khruangbin
Akan tampil di Jakarta (foto: thedisplay.net)

Sebelum menyaksikan penampilan perdana mereka di Jakarta bulan Maret nanti, berikut empat fakta tentang Khruangbin yang mungkin perlu kamu ketahui:

1. Trio unik asal Amerika

Fakta Tentang Khruangbin
Tampil dengan visualisasi yang serasi dengan musik. (foto: digboston.com)

Khruangbin merupakan trio yang berasal dari Houston, Texas dan berangotakan Laura Lee pada bass, Mark Speer pada gitar, dan Donald Ray "DJ" Johnson Jr. sebagai pemain drum.

Mereka memainkan musik instrumental dengan mengusung genre classic soul, dub, funk, dan tentunya psychedelia yang disajikan dengan irama santai. Penampilan mereka kerap dibarengi dengan berbagai visual penuh warna yang serasi dengan musik yang mereka sajikan.

2. Memadukan musik global

Fakta Tentang Khruangbin
Mengusung genre musik funk, dub, dan psychedelia. (foto: brooklynvegan.com)

Dipengaruhi oleh musik dari banyak negara termasuk negara-negara di Asia, Khruangbin berhasil menciptakan alunan instrumental yang disukai banyak penikmat musik di dunia.

Album pertama mereka, The Universal Smiles yang rilis pada tahun 2015 terinspirasi dari musik funk asal Thailand tahun 60 dan 70an. Sedangkan album kedua mereka, Con Todo El Mundo yang dirilis pada tahun 2018 diinsipirasikan oleh alunan musik dari Spanyol dan Timur Tengah.


3. Arti dari nama Khruangbin

Fakta Tentang Khruangbin
Lee mengaku mengambil nama untuk band dari bahasa Thailand. (foto: burstbooksjr.cf)

Nama Khruangbin diambil dari bahasa Thailand yang berarti mesin terbang atau pesawat terbang. Nama Khruangbin dipilih karena kala itu, Laura Lee, pemain bass dari Khruangbin sedang mendalami bahasa Thailand dan menemukan bahwa "Khruangbin" merupakan kata favoritnya.

Memiliki nama yang sulit untuk diucapkan, mereka mengakui tidak menyangka ide musik yang mereka usung bisa sukses hingga seperti sekarang.

4. Fesyen yang berkarakter dan nyentrik

Fakta Tentang Khruangbin
Style personil Khruangbin yang selalu nyentrik. (foto: Andy Bokanev)

Selain genre musik yang unik, mereka juga berpenampilan nyentrik banget lo. Mark Speer dan Laura Lee selalu menggunakan wig diatas panggung agar memudahkan mereka untuk berkeliaran nantinya ketika tidak berada di atas panggung.

Laura Lee selalu menggunakan pakaian yang berbeda dengan ciri khas yang bersinar dan warna warni meskipun tour mereka berlangsung lama.

Pada sebuah wawancara yang dilakukan Lee pada coconut.co ia mengatakan bahwa, "Para desainer London meminjamkanku pakaian, lalu aku gunakan dan mengungahnya di instagram, dan para desainer itu mengirimkannya kembali." Ia mengakui bahwa saat ini ia telah memiliki pakaian yang cukup sampai tur mereka di Asia selesai.

Berbeda dengan sang bassist, Mark Speer melengkapi wignya dengan setelan pakaian asal Tejano Barat sejak band memulai turnya yang ia peroleh dari toko di kampung halamannya. Sedangkan Johnson yang kerap dipanggil DJ, tetap dengan kepalanya yang botak dengan pakaian ala Meksiko. (shn)


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya