'Segera Miliki Kalender 2021 Harun Masiku, Limited edition' Harun Masiku. Foto: Isitmewa

MerahPutih.com - Empat hari lagi tahun 2020 segera berganti ke tahun 2021. Banyak persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia mulai dari hukum, politik, ekonomi, sosial, dan lainnya menjadi catatan.

Salah satu peristiwa yang sampai saat ini belum terungkap adalah keberadaan politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku. Jejak Harun masih belum terlacak sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK pada 8 Januari 2020.

Baca Juga

ICW Sentil KPK: Aktor Selevel Menteri Dapat Ditangkap, Harun Masiku Tidak!

Seorang warganet dengan kreatif 'membantu' penegak hukum untuk mencari Harun Masiku. Ia membuat kalender bergambar wajah pria kelahiran Jakarta, 21 Maret 1971.

"Segera miliki Kalender 2021 Harun Masiku. Limited edition," tulis akun Twitter, @RaisaTjokdnata, dikutip Senin (28/12).

Unggah tersebut mendapatkan respon. Bahkan, sejumlah netizen berminat untuk membelinya.

"Wahhh beli di mana ini saya mau," ucap Pocut Sarina, @sarina_cut.

"Boleh jugak tuh kalendernya, beli dimana ya? Hehe," kata JNgres14, @qolbunkhoir.

Kalender Harun Masiku

Sementara itu, akun Ridwan Hanif @ridwanhr, ingin membuat kalender 2021 dengan motif wajah para koruptor di Indonesia. Nantinya, kalender tersebut dibagikan ke warteg.

"Pengen bikin kalender isinya wajah2 koruptor, terus disebar di warteg2, biar rakyat kecil selalu inget," tulisnya.

Seperti diketahui, Harun Masiku merupakan mantan calon legislatif dari PDI Perjuangan. Ia diduga menyuap komisioner KPU, Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Keimas yang lolos ke DPR dari Dapil Sumatera Selatan I, tetapi meninggal dunia.

Lembaga yang dikomandoi Firli Bahuri itu resmi memasukkannya ke Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 17 Januari 2020 lalu. Hingga enam bulan berlalu, sosoknya masih sumir. Harun bagai hilang ditelan bumi.

Harun terakhir terlihat, berdasarkan rekaman CCTV Bandara Soekarno-Hatta, berada di Terminal 2F pada 7 Januari 2020. (*)

Baca Juga

ICW Sarankan Novel Baswedan Pimpin Tim Buru Harun Masiku

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Corona di Tanah Air Bertambah 8.692
Indonesia
Kasus Corona di Tanah Air Bertambah 8.692

Kasus COVID-19 di Indonesia selama 24 jam terakhir hingga Senin (11/1), pukul 12.00 WIB, bertambah sebanyak 8.692.

Jakarta tak Kunjung Jadi Daerah PSBB, Anies Surati Menkes
Indonesia
Jakarta tak Kunjung Jadi Daerah PSBB, Anies Surati Menkes

Anies mengaku, kondisi DKI saat ini sangat mengkhawatirkan

Selama Pandemi, 638 Ribu Orang Kerja Padat Karya
Indonesia
Selama Pandemi, 638 Ribu Orang Kerja Padat Karya

Pagu belanja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2020 sebesar Rp85,70 triliun, hingga akhir Agustus ini telah terealisasi sebesar Rp41,17 triliun atau 48.13 persen.

Gelombang Tinggi Hingga 2 Meter Diprakirakan Terjadi di Perairan Kepulauan Seribu
Indonesia
Gelombang Tinggi Hingga 2 Meter Diprakirakan Terjadi di Perairan Kepulauan Seribu

Perairan Kepulauan Seribu dan Laut Jawa bagian Barat diperkirakan hujan ringan

Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet 11.657 Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet 11.657 Orang

Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.614 orang

Update COVID-19 DKI Sabtu (13/6): 8.748 Orang Positif, 3.840 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Sabtu (13/6): 8.748 Orang Positif, 3.840 Pasien Sembuh

Terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 120 kasus.

Terkait Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati NTT Sita 2 Aset Tanah Milik Tersangka
Indonesia
Terkait Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati NTT Sita 2 Aset Tanah Milik Tersangka

"Dua tanah itu diduga diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi pengalihan aset tanah Pemda Manggarai Barat," ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim

Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia
Indonesia
Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia

"Sampai saat ini masih diperiksa secara intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Kemenag Minta Warga Sulteng Tenang
Indonesia
Kemenag Minta Warga Sulteng Tenang

Berdasarkan penyelidikan sementara oleh pihak kepolisian, kejadian ini diduga didalangi oleh kelompok militan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

CGV dan Cinepolis Beroperasi 50 Persen Penonton, XXI Belum Diizinkan
Indonesia
CGV dan Cinepolis Beroperasi 50 Persen Penonton, XXI Belum Diizinkan

Untuk saat ini bioskop XXI belum diperkenankan untuk membuka operasional dengan kapasitas penonton 50 persen