Segera 'Cerai' dengan Koalisi Prabowo-Sandi, Demokrat Langsung Merapat ke Jokowi? Presiden Jokowi dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Biro Setpres

Merahputih.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan enggan terbuka soal kemungkinan partai Demokrat akan bergabung dengan koalisi partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selain bergabung ke koalisi pemerintahan, muncul juga isu Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono akan mendapat tawaran menjadi menteri di kabinet Jokowi. Kedua isu ini mencuat lantaran AHY sempat diundang Presiden Jokowi ke istana presiden.

Selain itu AHY juga tampak hadir dalam pertemuan Forum Bogor yang mayoritas pesertanya adalah kepala daerah, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Andre Rosiade: Sebagai 'Bangsawan Politik' Seharusnya AHY Jaga Etika

Hinca menyampaikan seluruh warga negara boleh bertemu dan bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi. Terlebih, kata dia, AHY datang ke istana karena diundang Presiden Jokowi.

"Ingat lah bahwa pak Jokowi memanggil mas AHY itu dalam kapasitas pak Jokowi sebagai presiden bukan capres," kata dia.

Sedangkan mengenai kehadiran AHY di Forum Bogor, Hinca menekankan bahwa AHY sebagai anak bangsa wajar ikut berdialog dan berdiskusi dalam forum itu.

Agus Harimurti Yudhoyono usai bertemu Jokowi. Foto: Biro Setpres

Sebelumnya, Hinca menegaskan Partai Demokrat menyatakan akan mengakhiri koalisinya dengan partai pendukung Prabowo-Sandi usai pengumuman hasil Pemilu serentak 2019 22 Mei 2019 mendatang.

"Saat ini saya luruskan, Demokrat tetap bersama 02, sampai nanti tanggal 22 Mei," ujar Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di Gedung KPU RI, Jakarta, Senin (20/5) dikutip Antara.

Hal itu dikatakan Hinca menanggapi cuitan kader Demokrat Ferdinand Hutahaean yang menyatakan tidak lagi mendukung Prabowo-Sandi setelah adanya buzzer di medsos yang melakukan perundungan terhadap istri Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono yang sedang sakit. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH