Sedang Down, Pendapatan Facebook dan Instagram Dikalahkan oleh TikTok TikToke kalahkan Facebook dan Instagram (Sumber: CNN)

PENURUNAN performa Facebook beberapa waktu belakangan rupanya berpengaruh terhadap penurunan pendapatan mereka. Secara mengejutkan, raksasa sosial media ini dikalahkan oleh aplikasi baru bernama Tiktok.

Aplikasi asal Tiongkok tersebut juga tercatat sebagai aplikasi sosial yang paling banyak diunduh di Amerika Serikat selama Desember. Berikut fakta keberhasilan Tiktok yang berhasil mengungguli Facebook:

1. Bekerja Secara Mandiri

Zhang Yiming
Zhang Yiming (Sumber: The Information)

Perusahaan yang berada di belakang TikTok adalah ByteDace. Perusahaan yang berbasis di Tiongkok tersebut didirikan oleh Zhang Yiming yang masih berusia 35 tahun.

Di Tiongkok, banyak perusahaan startup yang mendapat bantuan dari pemilik Alibaba Group, Jack Ma. Namun, Zhang berhasil melakukannya sendiri.

Ketika tidak ada yang percaya pada visinya, Zhang akhirnya mendapatkan modal dari Susquehanna International Group, Cara Zhang menjadikan ByteDance sebagai perusahaan raksasa dimulai saat ia melakukan serangkaian akuisisi dan ekspansi yang mendorong pengguna TikTok tak hanya sebatas di Tiongkok.

2. Menawarkan Konsep Yang Menyenangkan

TikTok
TikTok (Sumber: Digital Music)

Bagaimana cara TikTok merangkul pengguna dari berbagai belahan dunia? Jawabannya sederhana, dengan menawarkan konsep yang menyenangkan.

Zhang terinspirasi oleh YY Inc dimana pengguna bisa bernyanyi dan menari di ruang pertunjukkan virtual. ByteDance kemudian mengadaptasinya dengan membuat video di TikTok tetapi dengan durasi yang lebih singkat yakni 15 detik.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengambil rekaman, mengedit video, menambahkan filter dan membagikannya di berbagai platform.

3. Pengguna Berasal dari Berbagai Belahan Dunia

TikTok
Pengguna TikTok (Sumber: Vox)

Sesuai harapannya, Zhang tak ingin aplikasi ini hanya sebatas di Tiongkok. Ia pun mulai menyasar pangsa pasar Amerika. Namun ternyata hasilnya justru melampaui target.

TikTok tak hanya populer di Amerika Serikat tetapi juga di Asia Tenggara dan Jepang. Bahkan salah satu aplikasi pesan instan besutan Tencent yang cukup populer, WeChat harus menyerah dari ByteDace.

4. Nilai Valuasi Yang Menakjubkan

TikTok
Nilai Valuasi TikTok mencapai $75 miliar (Sumber: CNBC)

Keberhasilan luar biasa rupanya membuat berbagai perusahaan tergoda untuk menginvestasikan hartanya di Bytedance. Beberapa perusahaan dunia yang menjadi investor di ByteDance yakni SoftBank Group, KKR, General Atlantic, dan Sequoia.

Nilai investasi yang mereka ajukan mencapai $1,5 juta (Rp21,4 miliar). Nilai valuasi ByteDance berkat TikTok mencapai $75 miliar (107,5 triliun) mengalahkan Uber. Hal tersebut mengantarkan ByteDance menjadi perusahaan start-up paling berharga di Tiongkok.

5. Kalahkan Facebook dan Instagram

TikTok

TikTok Mengalahkan Facebook dan Instagram (Sumber: Sensor Tower)

Pada November 2018, aplikasi TikTok telah diunduh oleh 39,6 juta pengguna dari Apple App Store dan GooglePlay. Upaya Facebook untuk merangkul Google+ dan Snapchat guna menyaingi TikTok gagal.

Tak hanya mengalahkan Facebook, TikTok juga berhasil mengalahkan Instagram. Awal Maret 2019, pengunduh TikTok lebih banyak dari Instagram yakni satu miliar unduhan.

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH