Sebut Pernyataan Benny Wenda Provokatif, Polisi: Situasi Papua Aman Benny Wenda. Foto: Facebook/Benny Wenda

Merahputih.com - Polri menyatakan pernyataan Benny Wenda mengenai pembentukan Pemerintahan Sementara Papua Barat adalah bentuk provokasi dan propaganda.

"Sampai hari ini di Papua, situasi kamtibmas aman kondusif," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Rabu (2/12).

Baca Juga:

Kepala Badan Siber Klaim Kerusuhan di Papua Disebabkan Maraknya Berita Hoaks

Benny Wenda merupakan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang telah menjadi warga negara Inggris. Ia kini menetap di negara tersebut.

Keberadaan Benny di Inggris tidak memungkinkannya untuk bisa mengumumkan deklarasi kemerdekaan.

"Di Papua 1 Desember 2020, situasi pemerintahan berjalan dengan lancar, tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan," tandas Awi.

Tokoh Papua Benny Wenda dituding sebagai aktor dibalik kerusuhan Papua
Benny Wenda dituding sebagai aktor dibalik kerusuhan di Papua (Foto: RNZ)

Pihaknya pun kembali mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua agar tidak terprovokasi dengan pernyataan Benny lantaran dua provinsi di ujung timur Indonesia itu sah menjadi bagian dari NKRI.

Baca Juga:

Diduga Sebagai Aktor Kerusuhan Papua, Pemerintah Bakal Kejar Benny Wenda

Sebelumnya, Benny Wenda di akun twitternya pada Selasa (1/12), mengumumkan pembentukan Pemerintahan Sementara Papua Barat dan mengklaim dirinya sebagai Presiden sementara Negara Republik Papua Barat (NRPB).

"Today, we announce the formation of our Provisional Government of #WestPapua. From today, December 1, 2020, we begin implementing our own constitution and reclaiming our sovereign land," tulis Benny Wenda di akun twitternya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Klaim Sinyal Pemulihan Ekonomi Terus Menguat
Indonesia
Pemerintah Klaim Sinyal Pemulihan Ekonomi Terus Menguat

Sinyal penguatan daya beli masyarakat juga tercermin dari pertumbuhan signifikan pada peredaran uang kartal serta uang bereda.

Tanggapi Penolakan Monumen COVID-19, Ridwan Kamil: Apa Alasannya?
Indonesia
Tanggapi Penolakan Monumen COVID-19, Ridwan Kamil: Apa Alasannya?

“Pertanyaannya sederhana apa alasannya menolak penghormatan terhadap pahlawan. Bung Karno bilang jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujar Ridwan Kamil

IDI Sebut 598 Dokter Gugur Selama Pandemi COVID-19
Indonesia
IDI Sebut 598 Dokter Gugur Selama Pandemi COVID-19

Sebanyak 598 orang dokter meninggal dunia selama pandemi COVID-19 per 27 Juli 2021.

[Hoaks atau Fakta]: Warteg Rugi Setelah Dikunjungi Anies
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Warteg Rugi Setelah Dikunjungi Anies

Informasi itu disebar dengan memanipulasi artikel dari salah satu portal berita.

Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece
Indonesia
Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece

Sebuah surat permintaan cabutan laporan terhadap Irjen Napoleon Bonaparte dari tersangka Muhammad Kece beredar. Terungkap jika surat yang ditandatangani oleh M Kece itu adalah palsu.

Wapres: Pasca Bom Atom Dijatuhkan, Guru Jadi Tumpuan Jepang untuk Bangkit
Indonesia
TNI AU Kirim 26 Ribu Kilogram Paket Bantuan ke NTT
Indonesia
TNI AU Kirim 26 Ribu Kilogram Paket Bantuan ke NTT

Selain membawa bantuan untuk korban bencana alam di NTT dan NTB, TNI juga memberangkatkan prajuritnya untuk membantu evakuasi dan pertolongan pertama.

KPK Sita Dokumen Penting Seusai Geledah Kantor dan Rumah Bupati Banjarnegara
Indonesia
KPK Sita Dokumen Penting Seusai Geledah Kantor dan Rumah Bupati Banjarnegara

Penggeledahan itu terkait penyidikan kasus dugaan korupsi berupa kegiatan turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR tahun 2017-2018 serta sejumlah penerimaan gratifikasi.

Pintu Air Pasar Ikan dan Marina Berstatus Siaga II
Indonesia
Pintu Air Pasar Ikan dan Marina Berstatus Siaga II

Pos Depok berstatus normal dengan ketinggian muka air 75 cm dan cuaca mendung tipis

Wagub DKI Nilai Sanksi Tilang Pelanggar Gage Sudah Tepat
Indonesia
Wagub DKI Nilai Sanksi Tilang Pelanggar Gage Sudah Tepat

"Apa yang dilakukan Dishub Dan Korlantas Polda saya kira sudah tepat ya. Ada aturan ada rewards and punishment," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Kamis (2/9).