Sebut Penetapan Rapur Interpelasi Formula E Ilegal, Wakil Ketua dan 7 Fraksi Tolak Hadir Wakil ketua dan 7 fraksi DPRD DKI Jakarta menolak hadir dalam rapat paripurna interpelasi Formula E. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Penetapan rapat paripurna (rapur) interpelasi Formula E Selasa (28/9) besok, disebut tindakan ilegal yang diinisiasi Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi. Pasalnya, empat wakil dewan tidak membubuhkan tanda tangan undangan rapur interpelasi.

Empat Wakil Ketua DPRD DKI dan tujuh fraksi DPRD DKI sudah memastikan tidak akan hadir dalam agenda rapur interpelasi besok.

"Tujuh fraksi dan empat Wakil Ketua DPRD DKI menyatakan rapat paripurna yang digelar Selasa (29/9), tidak layak dihadiri, baik eksekutif maupun anggota DPRD DKI," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9).

Baca Juga:

PKS Sebut Bamus Formula E Salahi Aturan DPRD

Pimpinan legislatif DKI dituding menyalahi aturan tata tertib (tatib) yang dibuat. Sebab, menyelipkan rapat Bamus DPRD soal pelaksanaan paripurna hak interpelasi DPRD DKI. Padahal, agenda tersebut tidak ada dalam undangan Bamus DPRD DKI.

"lni kan namanya bentuk pelanggaran tatib sendiri. Masa, tatib yang disahkan dan Pras (Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi) yang mengetuk palunya. Dia sendiri yang melanggar," kata Taufik.

Wakil ketua dan 7 fraksi DPRD DKI Jakarta menolak hadir dalam rapat paripurna interpelasi Formula E. (Foto: MP/Asropih)
Wakil ketua dan 7 fraksi DPRD DKI Jakarta menolak hadir dalam rapat paripurna interpelasi Formula E. (Foto: MP/Asropih)

Dalam pasal 80 ayat 3 Tatib DPRD DKI jelas tertera bahwa surat undangan keluar wajib ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta dan setidaknya mendapat paraf dua Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

"Interpelasi tidak ada dalam undangan agenda. Aneh saja, kok bisa senafsu itu," papar dia.

Baca Juga:

Besok DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E, Gerindra: Ngebet Banget

Penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI ini menambahkan, seharusnya semua orang bijak menjalankan organisasi lembaga negara ini, sesuai dengan tatib dan peraturan perundang-undangan. Jangan memberikan contoh tidak baik terhadap warga ibu kota, bahwa melanggar aturan itu hal yang lumrah.

"Mari jaga marwah lembaga ini dan sayangi lembaga ini," tandas dia. (Asp)

Baca Juga:

Besok, DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pangkat Hingga Tempat Dinas Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro Terkuak
Indonesia
Pangkat Hingga Tempat Dinas Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro Terkuak

Dalam peristiwa itu, satu korban berinisial PP meninggal dunia

Menangi Kompetisi Taekwondo, Cucu Jokowi Dilatih Paspampres?
Indonesia
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya
Indonesia
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya

Polisi melakukan penggeledahan di kediaman artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie.

Gagal Jadi Panglima TNI, KSAL Yudo Terima Keputusan Presiden Jokowi
Indonesia
Gagal Jadi Panglima TNI, KSAL Yudo Terima Keputusan Presiden Jokowi

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono gagal menjadi calon Panglima TNI. Dengan jiwa besar, ia menerima keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih memilih KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Kasus Suap Benur, Edhy Prabowo Divonis Lima Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Suap Benur, Edhy Prabowo Divonis Lima Tahun Penjara

Hakim menyatakan Edhy Prabowo terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap Rp 25,7 miliar terkait izin ekspor benih bening lobster atau benur.

Menkes Sebut Indonesia Mampu Lampaui Suntikan Vaksin COVID-19 Jerman
Indonesia
Menkes Sebut Indonesia Mampu Lampaui Suntikan Vaksin COVID-19 Jerman

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan laju penyuntikan vaksin COVID-19 di Indonesia bisa melampaui capaian negara Jerman.

41 Napi Tewas Dalam Kebakaran, Jokowi Harus Evaluasi Yasonna
Indonesia
41 Napi Tewas Dalam Kebakaran, Jokowi Harus Evaluasi Yasonna

Banyak masalah kompleks terkait kondisi lapas di Indonesia saat ini. Mulai dari isu kelebihan kapasitas, peredaran narkoba hingga tak manusiawinya perlakuan terhadap warga binaan.

PSI Usul Bentuk Pansus Sumur Resapan, Gerindra: Selalu Cari Sensasi
Indonesia
PSI Usul Bentuk Pansus Sumur Resapan, Gerindra: Selalu Cari Sensasi

"PSI selalu cari sensasi aja, dia kan enggak pernah menceritakan yang bagus. Dari 1.000 yang dipasang satu rusak, satu yang dimasalahin," ucap Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik

Kasus Aktif DKI Turun 313 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen
Indonesia
Kasus Aktif DKI Turun 313 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen

Hari ini kasus aktif COVID-19 DKI turun dan kesembuhan warga yang terpapar corona di atas 90 persen.

[HOAKS atau FAKTA] Gaji Petugas Kebersihan di Pertamina Rp 13,6 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Gaji Petugas Kebersihan di Pertamina Rp 13,6 Juta

Pengguna Facebook dengan nama pengguna Ajis Bua mengunggah foto hasil tangkapan layar video TikTok yang menunjukkan slip gaji petugas kebersihan Pertamina sebesar Rp 13,6 juta.