Sebut Jokowi Orang Lapangan, Wagub Jakarta Laksanakan Perintah Kendalikan COVID-19 Wisma Atlet. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakart akan mengimplementasikan arahan Presiden Jokowi mengenai penanggulangan masalah COVID-19 yang meningkat saat ini.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, presiden acap kali turun ke lapangan sehingga mengetahui betul kondisi yang ada masyarakat.

"Pak Jokowi itu orang lapangan, tahu betul bagaimana kondisinya," ucap Riza di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/6).

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Ungkap Bukti Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus

Menurut kepala negara itu, lanjut Riza, ada suatu kebijakan yang dapat memotong laju penyebaran COVID-19 hingga tidak meluas.

"Ada daerah yang tadinya dijaga, sekarang tidak dijaga. Ada yang tadi ketat sekarang kendor. Ada tadinya tempat yang ramai sekarang jadi sepi atau sepi jadi ramai," jelas dia.

Riza mengungkapkan, Jokowi tidak hanya memperhatikan kondisi perkembangan kasus corona di Ibu kota, melainkan juga daerah lain di seluruh Indonesia.

Dengan begitu, Jokowi meminta kepada Gubernur Anies dan Forkopimda untuk disiplin dalam pengawasan protokol kesehatan (prokes) warganya dan mengkebut pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Wagub DKI. (Foto:  Antara)
Wagub DKI. (Foto: Antara)

"Beliau meminta ke kami untuk meningkatkan implementasi di lapangan agar dioptimalkan dan ditingkatkan terkait berbagai kebijakan PPKM dan sebagainya," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) dan Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.

Melalui Inmendagri tersebut, PPKM Mikro kembali diperpanjang, dan berlaku mulai tanggal 15 Juni hingga 28 Juni 2021. (Asp).

Baca Juga:

Sekat Perbatasan Zona Merah COVID-19, Korlantas Dirikan Ratusan Check Point

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebelum Sidang, Polisi Amankan 21 Orang Diduga Pendukung Rizieq Shihab
Indonesia
Sebelum Sidang, Polisi Amankan 21 Orang Diduga Pendukung Rizieq Shihab

Mereka yang diamankan oleh Korps Bayangkara itu terdiri dari enam orang dewasa dan 15 anak-anak.

Polri Selidiki Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang
Indonesia
Polri Selidiki Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Polisi menyelidiki kasus dugaan penistaan agama, Jozeph Paul Zhang

KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Nurdin Abdullah

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan yang menjerat Nurdin Abdullah.

H+1 Lebaran Wisata Ragunan Buka, Hanya untuk Warga DKI
Indonesia
H+1 Lebaran Wisata Ragunan Buka, Hanya untuk Warga DKI

Wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan buka menerima kunjungan masyarakat pada H+1 Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Puluhan Warga Koja Diduga Keracunan, PSI Minta Maaf
Indonesia
Puluhan Warga Koja Diduga Keracunan, PSI Minta Maaf

PSI sudah membagikan lebih dari 300 ribu nasi boks ke seluruh Indonesia

Pembangunan Mal Pelayanan Publik di Bandung Ditargetkan Rampung di Akhir Tahun
Indonesia
Pembangunan Mal Pelayanan Publik di Bandung Ditargetkan Rampung di Akhir Tahun

Tidak hanya soal pelayanan publik, Pemerintah Kota Bandung berencana merelokasi sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjajar di badan Jalan.

Stafsus Jokowi Minta Proses Pencarian dan Penyelamatan Korban Sriwijaya Air Terapkan 3M
Indonesia
Stafsus Jokowi Minta Proses Pencarian dan Penyelamatan Korban Sriwijaya Air Terapkan 3M

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut

Pemprov DKI bakal Rapid Test Antigen Secara Acak ke Pengendara yang Masuk ke Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI bakal Rapid Test Antigen Secara Acak ke Pengendara yang Masuk ke Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan, pemeriksaan surat rapid test antigen akan dilakukan secara acak. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada libur akhir tahun 2020.

Ingin Masuk Mal, Aplikasi PeduliLindungi Dikeluhkan Warga di Surabaya
Indonesia
Ingin Masuk Mal, Aplikasi PeduliLindungi Dikeluhkan Warga di Surabaya

Sistem scan barcode tersebut dimaksudkan untuk menghindari warga yang belum vaksin memasuki areal dalam mal. Selain itu, melalui scan barcode juga dapat terakumulasi jumlah pengunjung mal.