Seberapa Sering Seharusnya Kamu Perlu Mandi? Berikut Penjelasan Ahli Dermatologi Selain penyegaran, mandi juga penting untuk kesehatan kulit (pixabay/Olichel)


PERMASALAHAN kulit bisa disebabkan oleh banyak faktor, baik itu alergi makanan, paparan sinar matahari, bahkan gender. Namun, tidak dengan kebiasaan mandi kamu, faktanya justru kebalikan dari itu. Biasanya terdapat dua kategori ketika kita membahas seberapa sering kamu mandi yakni sesering mungkin atau seminimal mungkin.

Akan tetapi menurut ahli kulit atau dermatologi, ada jumlah yang benar dan salah untuk mandi setiap minggunya. Maaf untuk kamu yang masuk dalam kategori mandi seminimal mungkin, pedoman umum yang baik menurut ahli adalah mandi sehari sekali atau sekali setiap dua hari.

Namun rekomendasi tersebut mungkin bervariasi, tergantung pada kebiasaan kamu berolahraga atau kondisi lingkungan tempat kamu tinggal. Tiga hal dibawah ini perlu kamu pertimbangkan untuk menentukan seberapa sering seharusnya kamu perlu mandi. Percayalah, kulit kamu akan sehat dan apabila kulitmu bisa berbicara ia akan berterimakasih padamu.


1. Tingkat Aktivitas

aktivitas berkeringat
Semakin banyak aktivitas semakin sering kamu perlu mandi (pixabay/Ichigo 121212)


Kini semakin banyak produk yang memungkinkan kamu meninggalkan tempat olahraga (gym) dengan aroma segar tanpa harus mandi. Meski itu dapat menghemat waktu, jika kamu benar-benar berkeringat ada baiknya untuk mengambil handuk dan menuju ruang ganti untuk mandi atau sekedar membilas badan dengan air.

Kita mandi untuk menghilangkan minyak, sel-sel kulit mati, keringat, bakteri, dan kotoran. Ketika semua itu menumpuk di kulitmu, itu bisa mengarah pada apa saja mulai dari jerawat hingga infeksi bakteri atau jamur. Bagi orang-orang yang rentan terhadap jerawat, mandi sesaat setelah berolahraga dapat membantu menangkal jerawat dengan membersihkan pori-pori. Jika Anda benar-benar kekurangan waktu, setidaknya lap badan dan muka dengan handuk dan air.

2. Tipe Kulit

tipe kulit
Setiap orang memiliki tipe kulit dan perhatian yang berbeda (pixabay/silviarita)


Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak, disarankan untuk tetap berpegang pada aturan mandi sekali sehari. Tetapi jika kamy memiliki kulit sensitif atau sangat kering, mandilah tidak lebih dari beberapa kali seminggu untuk mengurangi kekeringan, gatal, dan peradangan. Jika kamu memiliki kulit kering dan berolahraga secara reguler, disarankan untuk menggunakan sabun yang lembut dan menerapkan pelembab setelah kamu mandi.
Perlu dicatat bahwa jenis kulitmu dapat berubah seiring bertambahnya usia menjadi lebih kering, semakin bertambah usia umumnya kulit cenderung memproduksi minyak lebih sedikit dan tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan masalah kulit jika mandi lebih dari beberapa kali dalam seminggu.


3. Lingkungan Tempat Kamu Tinggal

lingkungan tempat tinggal
Lingkungan tempat kamu tinggal juga mempengaruhi intensitas mandimu (pixabay/quinntheislander)

Olahraga dan sibuknya kegiatan atau pekerjaan bukanlah satu-satunya hal yang bisa membuat kamu berkeringat. Jika kamu tinggal di lingkungan yang panas dan lembab, kamu mungkin ingin mandi setiap hari untuk meminimalkan penumpukan bakteri atau bau tidak sedap di kulitmu. Jika tinggal di lingkungan yang lebih sejuk, kamu bisa mandi lebih sedikit.

Mandi terlalu berlebihan di udara dingin atau kering sebenarnya bisa membuat kondisi kulitmu menjadi lebih kering. Jika kamu melihat dan merasa kulitmu mengering, bersisik, atau gatal lebih dari biasanya, pertimbangkan untuk mandi lebih sedikit dan mengurangi pengggosokan berlebih guna meminimalisir pengelupasan kulit. Cukup dengan menggunakan tanganmu atau handuk basah dan sabun. Itu bisa dikatakan adalah cara yang terbaik.

Kesimpulannya, Mandi dengan benar lebih penting daripada sering mandi atau menghemat waktu dengan sabun atau sampo kering. Itu berarti menggunakan air hangat (bukan panas), menjaga waktu mandi di bawah 10 menit, dan tidak menggunakan ‘body scrub’ teratur, kecuali dokter kulitmu memang menganjurkannya. (ADP)



Ananda Dimas Prasetya