Media Sosial
Sebelum Menggunakan Clubhouse, Cek Kelebihan dan Kekurangannya Mengetahui kelebihan dan kekurangan Clubhouse sebelum menggunakannya. (Foto: Unsplash/@Dmitry Mashkin)

APLIKASI Clubhouse sedang berada di atas angin. Meskipun popularitasnya baru melejit kurang lebih setahun setelah pembuatannya, media sosial itu kini jadi salah satu yang patut diperhitungkan. Tak sedikit yang mengunduhnya karena mengalami fear of missing out atau FOMO.

Rasanya belum keren kalau tidak bergabung dalam ruang pembicaraan dengan topik-topik berat nan serius (atau justru topik receh yang dikemas ala zaman now). Namun sebelum memutuskan untuk menggunakannya, kenali dulu kelebihan dan kekurangan aplikasi ini.

Baca juga:

Elon Musk Dalang di Balik Kehebohan Clubhouse

Kelebihan Clubhouse

Sebelum Menggunakan Clubhouse, Cek Kelebihan dan Kekurangannya
Clubhouse dapat memperluas jaringan dan mempertemukan orang dengan topik dan minat yang sama. (Foto: Unsplash/@Adem AY)

Ada sejumlah alasan mengapa media sosial tersebut mampu menarik minat muda mudi Indonesia dan bahkan dunia. Pertama, Clubhouse dapat berfungsi untuk memperluas koneksi dan jaringan, bukan hanya dalam melainkan juga luar negeri.

Penggunanya bisa berkenalan dengan orang lain melalui topik, minat, serta ketertarikan pada suatu hal yang sama. Apalagi di setiap halaman profil, 'user' bisa menyertakan media sosial Instagram dan Twitter untuk dijangkau orang lain.

Berkat fiturnya yang hanya menyertakan audio ternyata membuat penggunanya merasa lebih nyaman sebab kita tidak perlu menampilkan wajah. Selain itu, di dalamnya kita bisa keluar masuk dari satu room ke lainnya tanpa ketahuan. Tentu saja hal ini sangat memudahkan ketika kita merasa tidak enakan untuk meninggalkan sebuah percakapan.

Ada pula sistem yang membuat pendengar bisa mengangkat tangan dan dipersilahkan berbicara oleh moderator. Walaupun hanya berbentuk suara dan sekilas mirip podcast, namun aplikasi ini membuat media sosial pesan suara jadi terkesan lebih interaktif. Tanya jawab bisa dilakukan secara langsung dan tertata karena diatur oleh moderator. Juga akan meminimalisasi kemungkinan gangguan suara.

Alasan terakhir yang membuat banyak orang menyukainya mungkin disebabkan karena topik pembicaraannya yang berbobot. Sejak awal, Clubhouse secara tidak langsung menjadi sebuah wadah untuk pembicaraan penting yang relate dengan banyak orang.

Pemilihan isi konten yang dibicarakan terkesan lebih serius dan penting sehingga menambah wawasan dan ilmu. Ini jadi cara yang lebih menyenangkan dibandingkan mengikuti webinar berbayar. Namun tidak menutup kemungkinan juga room dibuat untuk membicarakan hal receh yang mengundang tawa.

Baca juga:

Disuntik Rp1,4 triliun, Clubhouse Berpotensi Pimpin Pasar Platform Media Sosial

Kelemahan Clubhouse

Sebelum Menggunakan Clubhouse, Cek Kelebihan dan Kekurangannya
Clubhouse sulit diakses sehingga menimbulkan kesan eksklusif. (Foto: Unsplash/@Josh Rose)

Sama halnya dengan koin yang memiliki dua sisi, Clubhouse juga mempunyai kekurangan atau kelemahannya sendiri. Ketika melihat fitur layananannya, sampai saat aplikasi buatan Paul Davidson dan Rohan Seth itu baru tersedia untuk iOs saja. Padahal tak sedikit masyarakat yang memakai Android. Tentunya ini sangat membatasi kesempatan serta peluang bagi pengguna Android untuk memberikan pelajaran ataupun mendapatkan 'insight' baru.

Saat melihat legalitasnya, ternyata Clubhouse jadi sasaran Kominfo. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 mengenai Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Isinya mewajibkan setiap platform media sosial, transaksi elektronik, serta cloud computing untuk mendaftarkan diri ke Kominfo. Dan sampai saat ini, layanan Clubhouse belum terdaftar sehingga ada ancaman untuk diblokir jika tidak mendaftar sebelum Mei 2021.

Kelemehan berikutnya terletak pada sistem undangan dan kesulitan orang dalam mendaftar aplikasi ini. Pada awalnya, Clubhouse terkenal karena sisi eksklusivitasnya. Tampaknya tidak semua orang bisa untuk masuk di dalamnya yang akhirnya menambah ketertarik banyak orang.

Bahkan sampai ada pihak yang menjual undangan Clubhouse di toko virtual. Secara tidak langsung, hal ini malah menimbulkan fenonema pembagian kelas yang seolah-olah menggambarkan bahwa mereka yang dapat mengaksesnya lebih hebat dibandingkan yang tidak. Padahal belum tentu demikian.

Opini ini sempat dikemukakan oleh sejumlah selebritas Korea Selatan yang menganggap bahwa aplikasi Clubhouse hanya menimbulkan perasaan superior. (sam)

Baca juga:

Pro Kontra Clubhouse di Kalangan Artis K-Pop

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gwen Stefani Kembali Bergaya Ska di Single 'Let Me Reintroduce Myself’
ShowBiz
Gwen Stefani Kembali Bergaya Ska di Single 'Let Me Reintroduce Myself’

lagu ini menyajikan gaya reggae/ ska yang mirip dengan hitnya bersama band No Doubt.

Pendaftaran Turnamen Semi-Pro PUBG Mobile ASEAN Dibuka
Fun
Pendaftaran Turnamen Semi-Pro PUBG Mobile ASEAN Dibuka

Mengembangkan ekosistem persaingan permainan yang berkelanjutan.

Berbahaya untuk Reproduksi Perempuan, Endometriosis Sulit Terdeteksi Dini
Hiburan & Gaya Hidup
Berbahaya untuk Reproduksi Perempuan, Endometriosis Sulit Terdeteksi Dini

Tidak jarang pula endometriosis muncul tanpa adanya gejala apa pun.

Toyota Vellfire Hingga Fortuner VRZ Akan Dilelang Di IIMS 2021
Fun
Toyota Vellfire Hingga Fortuner VRZ Akan Dilelang Di IIMS 2021

Acara lelang mobil meramaikan IIMS 2021.

‘The Falcon and the Winter Soldier’ Tayang 19 Maret di Disney Plus
ShowBiz
‘The Falcon and the Winter Soldier’ Tayang 19 Maret di Disney Plus

Berharap tidak ada perubahan tanggal perilisan.

 Schmooze, Aplikasi Kencan Berdasarkan Selera Humor
Fun
Schmooze, Aplikasi Kencan Berdasarkan Selera Humor

Aplikasi kencan ini tidak berdasarkan lewat penampilan fisik.

Facebook dan Twitter akan Serahkan Akun @POTUS ke Joe Biden
Fun
Facebook dan Twitter akan Serahkan Akun @POTUS ke Joe Biden

Penyerahan akun akan tetap dilakukan meski Trump menolak kemenangan.

GAIKINDO Optimis Kebijakan PPnBM Bisa Dongkrak Industri Otomotif
Fun
GAIKINDO Optimis Kebijakan PPnBM Bisa Dongkrak Industri Otomotif

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Menyambut baik dua kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah, terkait dengan industri kendaraan bermotor.

Kulit Kentang Penyembuh Luka Alami
Fun
Kulit Kentang Penyembuh Luka Alami

Kulit kentang memiliki kemampuan mendorong pertumbuhan sel.

Tidur Malam Pengaruhi Kerja Vaksin COVID-19
Fun
Tidur Malam Pengaruhi Kerja Vaksin COVID-19

Hal ini dibuktikan dengan beberapa penelitian