Sebelum Larangan Mudik, Ribuan Penumpang Booking Tiket Kereta Api Penumpang KRL Solo-Yogyakarta turun di Stasiun Solo Balapan, Kamis (29/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak ribuan penumpang Kereta Api telah memesan tiket untuk perjalanan sampai tanggal 5 Mei atau sebelum larangan mudik diberlakukan pada 6-17 Mei. Penumpang tersebut rata-rata naik kereta jarak jauh dengan berbagai tujuan.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan, jelang mudik Lebaran atau sebelum tanggal 6 Mei yang booking tiket kereta di KAI Daop 6 Yogyakarta belum begitu banyak. Rata-rata masih 2.000 per hari untuk hari Senin-Jumat.

Baca Juga

Antisipasi Long Weekend, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Dua KA Jarak Jauh

"Untuk hari Sabtu dan Minggu yang memesan tiket sekitar 3.700 penumpang sampai 5.000 penumpang per hari," kata Supriyanto, Kamis (29/4).

Melihat data penjualan tiket tersebut, kata dia, pihaknya memprediksi akan ada kenaikan jumlah penumpang kereta di delapan stasiun di Daop 6 Yogyakarta, sebelum diberlakukan larangan mudik 6-17 Mei. Sedangkan untuk penumpang turun di Daop 6 Yogyakarta belum ada kenaikan sampai sekarang.

"Penumpang datang di Daop 6 Yogyakarta jelang diberlakukan larangan mudik tidak ada peningkatan," katanya.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto. Foto: MP/Ismail

Ia memastikan pada saat larangan mudik diberlakukan nanti tidak ada satupun KA jarak jauh yang beroperasi. Hal itu sesuai kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Pada saat larangan mudik 6-17 Mei tidak ada KA jarak jauh yang beroperasi. Semuanya berhenti sementara, kecuali jika ada revisi," ucap dia.

Ia menambahkan untuk kereta jarak dekat belum ada keputusan dari pusat apakah boleh beroperasi atau tidak. Daop 6 Yogyakarta akan menunggu keputusan akhir dari Kemenhub.

"Untuk reguler KA jarak jauh saat ini ada 32 perjalanan. Jumlah itu baru 50 persen dari hari normal sebelum pandemi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Long Weekend, KAI Daop 6 Tambah 4 Perjalanan KRL Yogya-Solo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawaslu Waspadai Proses Kampanye Jelang Pemungutan Suara
Indonesia
Bawaslu Waspadai Proses Kampanye Jelang Pemungutan Suara

Kampanye jadi tahapan paling panjang

Vaksin Sinovac Tahap 2 Tiba di Indonesia Sebanyak 1,8 Juta Dosis
Indonesia
Vaksin Sinovac Tahap 2 Tiba di Indonesia Sebanyak 1,8 Juta Dosis

Pemerintah kembali mendatangkan vaksin COVID-19 Sinovac tahap 2 ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

230 Pengungsi Banjir di Kampung Melayu Belum Terima Bantuan Makanan
Indonesia
230 Pengungsi Banjir di Kampung Melayu Belum Terima Bantuan Makanan

warga Kampung Melayu, RT 6/5, Ari menuturkan, hingga saat ini warga sekitar yang terdampak banjir belum mendapatkan bantuan makanan dari Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Ketua DPD Berharap BLT UMKM Dilanjutkan di Tahun 2022
Indonesia
Ketua DPD Berharap BLT UMKM Dilanjutkan di Tahun 2022

LaNyalla juga berharap pemerintah agar berkomitmen terus melanjutkan berbagai program insentif lainnya

Gibran Larang Lomba dan Tirakatan Peringatan HUT RI
Indonesia
Gibran Larang Lomba dan Tirakatan Peringatan HUT RI

Grafik kasus COVID-19 Solo mulai menurun, tapi belum bisa dikatakan baik.

Tito Bakal Pidanakan Praja IPDN Pelaku Kekerasan
Indonesia
Tito Bakal Pidanakan Praja IPDN Pelaku Kekerasan

"Saya sudah sekolah di mana-mana, sekolah di Inggris, Amerika, Australia, New Zealand saya juga melihat sekolah Hometown Academy Singapura, tidak ada pukul-pukulan tetapi mereka bisa bekerja profesional," ujar Tito.

Satgas Ingatkan Warga Soal Penularan COVID-19 Saat Libur Panjang
Indonesia
Satgas Ingatkan Warga Soal Penularan COVID-19 Saat Libur Panjang

Saat Idul Fitri, terdapat kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sekitar 69 - 93% dengan rentang waktu 10 - 14 hari.

Warga DKI Disarankan Pelihara Ikan Cupang Lawan DBD
Indonesia
Warga DKI Disarankan Pelihara Ikan Cupang Lawan DBD

Cara gampang mengatasi penyakit DBD ini menurut Widyastuti, dengan cara alami menggunakan ikan cupang

Letusan Gunung Merapi Diprediksi Seperti 14 tahun Silam
Indonesia
Letusan Gunung Merapi Diprediksi Seperti 14 tahun Silam

Erupsi kali ini diperkirakan akan bersifat efusif atau lelehan dan diprediksi memiliki kesamaan dengan erupsi 2006.

Beri Dukungan di Medsos Jadi Tren Tertinggi Pelanggaran Netralitas ASN
Indonesia
Beri Dukungan di Medsos Jadi Tren Tertinggi Pelanggaran Netralitas ASN

Bawaslu merupakan pintu masuk penanganan dugaan pelanggaran netralitas ASN