Sebelum Berpuasa, Pastikan Bumbu dan Bahan Masakan ini Ada di Dapur Beberapa bumbu dan bahan makanan wajib tersedia di dapur selama Ramadan. (foto: pixabay/ibokel)

BULAN Ramadan sebentar lagi tiba. Umat muslim mulai bersiap. Salah satunya menyiapkan kebutuhan memasak selama Ramadan. Hal itu mengingat selama berpuasa di bulan Ramadan, umat muslim hanya makan di saat sahur dan berbuka puasa.

Waktu sahur jadi amat penting karena menjadi bekal energi untuk berpuasa dan beraktivitas sepanjang hari. Itulah mengapa menu sahur sebaiknya dibuat hangat, baru dimasak, dan menggugah selera. Namun, tentunya butuh waktu untuk menyiapkan masakan lezat di waktu sahur.

Untuk itulah, kamu perlu menyiasatinya dengan menyetok bumbu atau masakan setengah jadi yang bisa dengan mudah diolah atau dipanaskan lagi. Dengan begitu, sajian hangat dan lezat tetap bisa terhidang saat sahur.

Berikut 6 bumbu dan bahan makanan yang perlu kamu siapkan untuk masak selama bulan Ramadan.

1. Bumbu dasar

bumbu dasar
Simpan stok 3 jenis bumbu dasar untuk memudahkan memasak. (foto: resepkoki)

Ada beberapa jenis bumbu dasar yang bisa kamu buat stoknya. Pada dasarnya, ada 3 bumbu dasar tradisional dalam kuliner Indonesia, yaitu:


- Bumbu dasar putih


Bumbu dasar ini dibuat dari campuran bawang merah, bawang putih, kemiri, dan ketumbar. Bumbu jenis ini biasanya digunakan untuk membuat sayur lodeh, soto, dan opor.

- Bumbu dasar kuning


Seperti namanya, bumbu berwarna kuning dari tambahan kunyit yang dimasukkan ke bumbu dasar putih. Bumbu tradisional ini digunakan untuk membuat ayam goreng, ayam bakar, soto, dan gulai.

- Bumbu dasar merah


Jika kamu ingin memasak sambal goreng atau ayam panggang, bumbu merah ini cocok banget dipakai. Pada dasarnya, bumbu dasar merah merupakan pengembangan dari bumbu dasar putih. Bumbu ini dibuat dari bumbu dasar putih ditambah cabai merah.

Dengan menyiapkan terlebih dahulu bumbu dasar, kamu enggak perlu repot menghaluskan bumbu sebelum memasak. Sediakan 3 jenis bumbu dasar itu di kulkas kamu, memasak pun akan jauh lebih praktis dan hemat waktu.


2. Kaldu

kaldu
Simpan kaldu beku dalam kemasan dan porsi sekali pakai.(foto: pixabay)

Masakan berkuah hangat makin lezat, gurih, dan beraroma dengan tambahan kaldu. Menu sedap seperti sup, bakso, dan berbagai macam mi akan lebih sedap ditambahkan kaldu ke dalamnya. Di bulan puasa, ada baiknya kamu menyimpan berbagai macam kaldu sebagai persediaan agar tak repot membuat dari awal.

Cara menyimpannya, masukkan kaldu ke wadah plastik kecil yang pas seukuran sekali pakai. Masukkan ke freezer. Dengan begitu, kaldu akan lebih tahan lama dan nutrisinya terjaga.

3. Makanan beku

Meskipun banyak pilihan frozen food di supermarket, bikin sendiri lebih sehat. (foto: pixabay)

Menyajikan makanan beku (frozen food) mungkin jadi pilihan utama di saat rasa malas melanda. Jika sudah begitu, tak ada salahnya memang untuk menyiapkan beberapa macam makanan beku di freezer kamu.

Namun, ketimbang menyajikan frozen food kemasan yang berpengawet, kamu bisa bersiap memasak sendiri lalu bekukan. Pilihan menunya beragam, mulai dari nugget, bakso, siomay, atau bahkan ayam ungkep. Setelah masak, simpan semua makanan beku itu dalam wadah kedap udara lalu masukkan ke freezer. Saat tiba waktunya sahur, kamu tinggal menghangatkannya atau menggorengnya. Praktis dan tetap sehat.


4. Buah-buahan

Pisang bisa jadi pilihan bijak untuk disimpan selama Ramadan. (foto: pixabay)

Berpuasa bukan berarti mengurangi asupan nutrisi ke dalam tubuh kamu. Agar semua kebutuhan vitamin terpenuhi, kamu wajib mengasup buah-buahan.

Jangan lupa untuk selalu mengisi kulkas kamu dengan berbagai jenis buah segar nan sehat. Pear, semangka, apel, dan pisang bisa jadi pilihan kamu di bulan puasa ini. Selain disantap begitu saja, buah juga bisa kamu olah jadi es buah, jus, atau bahkan sup buah. Segarnya.


5. Roti kering atau beku

roti
Roti bisa dibekukan lalu disajikan dengan topping dihangatkan. (foto: pixabay)

Selain makanan beku, makanan praktis lain yang bisa kamu stok ialah roti. Jika biasanya roti disantap saat sarapan atau untuk camilan, di bulan puasa, konsumsi roti kamu mungkin lebih sedikit. Oleh karena itu, jangan ragu untuk memasukkan roti ke dalam kulkas agar tahan lama.

Pilihlah roti tanpa isi dan topping, semisal baguette, roti tawar, roti maryam, dinner roll, atau bakpao. Untuk menikmatinya, kamu tinggal menambhkan topping sesuka hati lalu panaskan di microwave.

Pilihan lain, roti beku bisa diolah menjadi sajian manis atau sain yang tak kalah nikmat, semisal puding roti atau roti isi ragout.

6. Makanan instan dan makanan dalam kaleng

cup noodle
Makanan instan pilihan terakhir untuk santap sahur. (foto: pixabay)

Makanan ini harus jadi opsi terakhir saat keadaan darurat, sebab tetap lebih baik makan sahur daripada melewatkannya. Sebaiknya kamu tidak terlalu sering mengonsumsi makanan ini. Kandungan garam yang tinggi justru membuat kamu cepat mengalami dehidrasi. Selain itu, makanan ini juga penuh bahan pengawet. Konsumsilah secukupnya dan kalau bisa, tambahkan bahan lain seperti sayuran. Pilihan makanan yang bisa kamu simpan di antaranya sarden, kornet, sosis, mi instan, dan bubur instan.

Bagaimana, apakah isi dapur kamu sudah disiapkan untuk bulan Ramadan?(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH