Sebelas Debt Collector Ditangkap Setelah Aksi Pengepungan Anggota TNI Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Polisi menangkap 11 debt collector yang mengepung mobil yang dikemudikan anggota TNI Serda Nurhadi yang tengah membawa penumpang sakit.

Diketahui, aksi pengepungan ini viral di media sosial beberapa waktu lalu. Para debt collector itu memberhentikan mobil yang dikendarai Serda Nurhadi dan berusaha mengambil kunci mobil tersebut.

Adapun kesebelas debt collector yang ditangkap yakni bernama Yosep A.K Meka, Jhon Adri Kadarisman, Hanoch Hannes Latuheru, Hendry E Leatomu, Piter Abarua, Gerio Lewerissa, Gerry Yansen Tahitu, Joefare Thenu, Alfian Manuputty, Donny Sapulette, dan Hervy R Leatomu.

Baca Juga:

TNI AD Jawab Isu Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik

“Enam orang yang ditangkap wajahnya terekam dalam video yang viral. Sisanya tidak terlihat dalam video yang viral, namun ikut dalam kegiatan penarikan mobil,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi saat dikonfirmasi, Senin (10/5).

Nasriadi mengatakan, kelompok debt collector ini dipimpin oleh Hendry E Leatomu yang mendapat kuasa dari PT Anugrah Cipta Kurnia Jaya. Perusahaan tersebut diberikan kuasa oleh Clipan Finance.

Nasriadi menerangkan, alasan aksi pengepungan yang dilakukan para debt collector itu lantaran mereka akan menarik mobil yang menunggak selama 8 bulan.

“Didapatkan informasi bahwa mobil jenis Honda Mobilio B 2638 BZK tersebut ada tunggakan kredit leasing Clipan selama 8 bulan,” kata Nasriadi.

Tangkapan layar perampasan mobil yang dikendarai anggota TNI oleh debt collector. (Foto: MP/Twitter)
Tangkapan layar perampasan mobil yang dikendarai anggota TNI oleh debt collector. (Foto: MP/Twitter)

Nasriadi menyebut, salah satu pelaku bernama Hendry E Leatomu merupakan karyawan PT Anugrah Cipta Kurnia Jaya yang diberi kuasa oleh Clipan Finance untuk menarik mobil tersebut.

Hendry meminta bantuan 10 rekannya yakni bernama Yosep AK Meka, Jhon Adri Kadarisman, Hanoch Hannes Latuheru, Hendry E. Leatomu, Piter Abarua, Gerio Lewerissa, Gerry Yansen Tahitu, Joefare Thenu, Alfian Manuputty, Donny Sapulette.

“Adapun sebagai pemimpin dalam kelompok debt collector ini ialah Saudara Hendry E Leatomu,” kata Nasriadi.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari penangkapan tersebut di antaranya rekaman video yang viral, serta Surat kuasa penarikan mobil dari Clipan Finance kepada PT Anugrah Cipta Kurnia Jaya.

Para pelaku terancam hukuman penjara selama 9 tahun.

“Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun, Pasal 53 Jo 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun,” kata Nasriadi.

Adapun pasal 365 yang menjerat para tersangka berbunyi sebagai berikut:

Pasal 365 KUHP (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri.

Baca Juga:

Bahas Penumpasan KKB, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Timika

Sekadar informasi, video viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil yang dikendarai prajurit TNI diberhentikan segerombol orang tak dikenal yang disebut-sebut debt collector di kawasan Jakarta Utara.

Aksi para pemuda itu pun diabadikan oleh penumpang di dalam mobil. Rekaman berdurasi 1 menit itu pun viral di media sosial.

“Pak, Pak, ini TNI, Pak, dikeroyok Pak, ini diserang Pak. Pak TNI diserang, Pak,” ujar seorang pria yang merekam detik-detik kejadian seperti dikutip, Sabtu (8/5).

Pria berseragam TNI berusaha memberikan penjelasan. Dia mengatakan, sedang mengantarkan penumpang ke rumah sakit spesialis jantung. (Knu)

Baca Juga:

Tes Novel dan Para Pegawai KPK Libatkan BAIS, BIN, BNPT dan Psikologi TNI AD

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selama Lockdown, Gedung KPK Bakal Disemprot Disinfektan
Indonesia
Selama Lockdown, Gedung KPK Bakal Disemprot Disinfektan

Pegawai KPK bekerja kembali di kantor pada hari Kamis (3/9) dengan sistem kehadiran fisik proporsi

Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim
Indonesia
Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim

Per tanggal 25 Januari 2021 kemarin pukul 20.00 itu 162 jenazah yang masuk

NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali Iklim
Indonesia
NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali Iklim

Kepala daerah yag diusung PDI Perjuangan diharapkan meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim global.

Respon Positif DPR soal Pembangunan Kampung Tangguh Narkoba
Indonesia
Respon Positif DPR soal Pembangunan Kampung Tangguh Narkoba

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merespon positif pembentukan Kampung Tangguh Narkoba yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait maraknya peredaran narkoba di Indonesia.

Pengesahan UU Ciptaker Bentuk Persekongkolan Jahat Pemerintah, DPR dan Pengusaha
Indonesia
Pengesahan UU Ciptaker Bentuk Persekongkolan Jahat Pemerintah, DPR dan Pengusaha

Din menyebut pengesahan UU sapu jagad tersebut sebagai bentuk persekongkolan jahat.

UU Cipta Kerja Dinilai Berikan Kebebasan Impor Pangan
Indonesia
UU Cipta Kerja Dinilai Berikan Kebebasan Impor Pangan

Kedaulatan pangan ini merupakan perlindungan kepentingan dalam negeri untuk menjaga dan memperkuat pangan nasional. Untuk itu, sektor pangan ini tidak boleh dilemahkan.

Belajar-Mengajar di Masa Pandemi, DPR Pertanyakan Peran Mendikbud Nadiem
Indonesia
Belajar-Mengajar di Masa Pandemi, DPR Pertanyakan Peran Mendikbud Nadiem

Nadiem tidak memikirkan sama sekali soal fasilitas belajar jarak jauh tersebut.

Waspadai Cuaca Ekstrem Hantui Perayaan Lebaran 22 Wilayah di Indonesia
Indonesia
Waspadai Cuaca Ekstrem Hantui Perayaan Lebaran 22 Wilayah di Indonesia

BMKG juga memberikan peringatan dini gelombang tinggi wilayah perairan Indonesia.

Kementerian dan BUMN Segera Diwajibkan Beli Produk UMKM
Indonesia
Kementerian dan BUMN Segera Diwajibkan Beli Produk UMKM

Kebijakan ini, tertuang dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR. Saat ini pemerintah tengah menyusun aturan turunannya agar pelaksanaannya ada dasar hukum yang jelas.

Pemkab Gunung Kidul Raup Rp413 Juta dari Serbuan Wisatawan saat Libur Panjang
Indonesia
Pemkab Gunung Kidul Raup Rp413 Juta dari Serbuan Wisatawan saat Libur Panjang

"Total pendapatan asli daerah yang kami dapatkan dari kunjungan wisatawan ini sebesar Rp413,8 juta," tutur Hary.