Waspada Virus Corona
 Sebar Hoaks Virus Corona, Seorang WNI Dipenjara di Malaysia Ilustrasi penyebaran hoaks (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) terpaksa mendekam di penjara Malaysia lantaran menyebar hoaks terkait virus corona. Bukan hanya dipenjara, WNI yang berjenis kelamin perempuan itu juga didenda sebesar Rp3,2 juta oleh Pengadilan Magistrate di Kuala Lumpur, pada Jumat, (21/2).

Perempuan yang diketahui bernama Fui Lina itu divonis bersalah karena menyebarkan berita palsu atau hoaks terkait virus corona atau Covid-19.

Baca Juga:

Antisipasi Virus Corona, Pemerintah Batasi Sementara Pergerakan Wisatawan Tiongkok

Fui Lina yang sehari-hari bekerja sebagai pramuniaga itu dituduh menyebarkan pernyataan palsu yang bertujuan menyebabkan keresahan publik dengan desas-desus yang berkaitan dengan virus corona di akun facebooknya, Kimiko.

Warga mengantisipasi virus corona dengan memakai masker
Warga mengantisipasi virus corona dengan memakai masker (Foto: Antaranews via Reuters)

Dalam postingan tersebut, dia meminta masyarakat untuk tidak pergi ke mal untuk menghindari terinfeksi oleh virus, konon setelah seorang warga negara Tiongkok jatuh di sebuah mal.

Pernyataan di Facebook Fui itu diposting di Jalan 8 / 23B, Taman Danau Kota, Setapak Kuala Lumpur pada jam 15:05 pada 2 Februari 2020.

Dia didakwa berdasarkan Pasal 505 (b) dari KUHP, yang mengatur hukuman penjara hingga dua tahun, atau denda atau keduanya, jika terbukti bersalah.

Fui mengakui pelanggaran setelah tuduhan itu dibacakan kepadanya di Kuala Lumpur, Jumat.

Dia juga mengatakan dia adalah seorang ibu tunggal atau janda dengan seorang putra berusia enam tahun yang harus diurus dan hanya diminta didenda.

Namun jaksa penuntut umum Wan Ahmad Hakimi Ahmad Jaafar mendesak untuk dihukum tahanan karena pelanggarannya telah menyebabkan ketakutan dan trauma ke publik.

Baca Juga:

Virus Corona Merebak, Permintaan Daging Kelelawar di Solo Tetap Tinggi

"Terdakwa tidak seharusnya membagikan berita palsu di media sosial dan hanya berbagi berita yang akurat. Hukuman di bagian ini berbicara tentang hukuman penjara pertama dan kedua, yang berarti pengadilan harus memprioritaskan hukuman penjara," katanya.

Ahmad Hakimi Ahmad Jafaar sebagaimana dilansir Antara mengatakan denda saja tidak cukup untuk mencegah tersangka dan publik melakukan pelanggaran yang sama.(*)

Baca Juga:

Dampak Wabah Virus Corona Meluas, Filipina Batalkan ASEAN Paragames 2020

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nadiem Rogoh Kocek Kementeriannya Ratusan Miliar untuk Tangani COVID-19
Indonesia
Nadiem Rogoh Kocek Kementeriannya Ratusan Miliar untuk Tangani COVID-19

Sumber realokasi tersebut berasal dari penyisiran anggaran di setiap unit kerja di Kemendikbud.

 Besok Ketua MA Hatta Ali Pensiun, Penggantinya Wajib Penuhi Syarat Ini!
Indonesia
Besok Ketua MA Hatta Ali Pensiun, Penggantinya Wajib Penuhi Syarat Ini!

Wajib mewujudkan peradilan yang independen dan kompeten bagi rakyat Indonesia

Pengamat: Rekomendasi Pelonggaran PSBB Patut Diragukan Urgensinya
Indonesia
Pengamat: Rekomendasi Pelonggaran PSBB Patut Diragukan Urgensinya

Positif COVID-19 dengan jumlah lebih dari 100 dari 1.065 orang bukanlah jumlah yang biasa

Bapemperda Pastikan Draf Perda Tata Ruang Reklamasi Ancol Sudah di Tangan DPRD DKI
Indonesia
Bapemperda Pastikan Draf Perda Tata Ruang Reklamasi Ancol Sudah di Tangan DPRD DKI

Hanya saja sampai saat ini belum ada jadwal paripurna pembahasan revisi Rancangan Perda RDTR perluasan Ancol seluas 155 Hektar (Ha) tersebut.

Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Indonesia
Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Penyidik Polres Lampung bakal melakukan rekonstruksi kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber besok.

2 Penyiram Novel Dituntut Setahun, Polisi: yang Menentukan Hakim
Indonesia
2 Penyiram Novel Dituntut Setahun, Polisi: yang Menentukan Hakim

Polri ?menghargai seluruh prosesnya hingga vonis hakim

[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Dukung Jokowi Presiden Seumur Hidup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Dukung Jokowi Presiden Seumur Hidup

Informasi itu diposting oleh akun Yunus Pasanreseng Andi Padi.

Novel Baswedan Merasa Sehat meski Positif COVID-19
Indonesia
Novel Baswedan Merasa Sehat meski Positif COVID-19

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan positif terpapar COVID-19.

Kata Hasto Soal Jagoan PDIP di Pilwalkot Solo
Indonesia
Kata Hasto Soal Jagoan PDIP di Pilwalkot Solo

"Ya, keputusan konstitusi kami, Ibu Megawati yang punya hak memutuskan itu," kata Hasto

Dipecat Karena Demo Keringanan UKT, Mahasiswa UNAS Diintimidasi Pihak Kampus
Indonesia
Dipecat Karena Demo Keringanan UKT, Mahasiswa UNAS Diintimidasi Pihak Kampus

Akibat aksi ini pihak UNAS melaporkan 20 mahasiswa ke polisi