Sebanyak 1.253 PNS DKI Cuti dengan Alasan Banjir Petugas BPBD sedang berupaya membendung aliran air yang masuk ke sekolah untuk mengurangi air masuk ke halaman tempat belajar mengajar itu, Kamis (23/1/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

MerahPutih.com - Banjir di beberapa wilayah Jakarta, pada Selasa (25/2) kemarin, membuat 1.253 aparatur sipil negara (ASN) DKI mengajukan cuti.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Chaidir, jumlah PNS cuti masih tergolong kecil mengacu pada total keseluruhan.

Baca Juga:

Banjir di Jabodetabek Tewaskan Lima Orang dan Belasan Ribu Warga Mengungsi

Jumlah PNS Pemprov DKI per Februari 2020 sebanyak 63.431. "Yang mengajukan cuti 1.253 orang. Kalau presentasi 1,98 persen, masih kecil," ujar Chaidir saat dihubungi, Rabu (26/2).

Chaidir menjelaskan, PNS DKI memang boleh mengajukan cuti untuk alasan banjir. Hal ini tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil.

Dalam aturan itu, dijelaskan beberapa jenis cuti. Di antaranya cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti bersama, cuti di luar tanggungan negara, serta cuti karena alasan penting.

Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bunderan Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) pagi. Foto: ANTARA FOTO/Winda Wahyu Fariansih/wsj
Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bunderan Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) pagi. Foto: ANTARA FOTO/Winda Wahyu Fariansih/wsj

Cuti dengan alasan penting bisa disebabkan keluarga PNS sakit atau meninggal dunia, PNS sakit, istri PNS melahirkan, dan terdampak bencana alam.

Dalam peraturan tersebut tertulis, PNS yang mengalami musibah bencana alam dapat diberikan cuti karena alasan penting dengan melampirkan surat keterangan paling rendah dari ketua rukun tetangga (RT).

Baca Juga:

Jawa Barat Dikepung Banjir, Ridwan Kamil Asyik TikTok Bareng Cinta Laura

Lamanya cuti karena alasan penting dapat diberikan maksimal satu bulan. Namun demikian, jangka waktu cuti ini diserahkan kepada penilaian dan kebijakan masing-masing pimpinan instansi.

"Banjir. Ada aturannya boleh (ambil cuti)," ungkap Chaidir.

Chaidir mengungkapkan bahwa para ASN yang sempat mengajukan cuti sudah kembali masuk pada hari ini, Rabu (26/2). Mereka hanya izin tidak masuk selama satu hari saja.

"Sudah masuk. Kemarin saja (ajukan cuti banjir)," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Salurkan Kemarahan, Warga Korban Banjir Disarankan Ramai-Ramai Gugat Anies

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bantuan Sosial COVID-19 Rawan Diselewengkan
Indonesia
Bantuan Sosial COVID-19 Rawan Diselewengkan

"Hal ini tentu sangat tidak baik dan harus ditelusuri dengan sangat mendetail, mengingat COVID-19 sangat berdampak bagi seluruh masyarakat," ungkap Bintang

Edhy Prabowo Jalani Rapid Test Sebelum Ditahan KPK, Ini Hasilnya
Indonesia
Edhy Prabowo Jalani Rapid Test Sebelum Ditahan KPK, Ini Hasilnya

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan rutan KPK.

 Polda Metro: Ada 11 Titik Jalan di Jakarta yang Terendam Banjir
Indonesia
Polda Metro: Ada 11 Titik Jalan di Jakarta yang Terendam Banjir

Dari informasi @TMCPoldaMetro itu juga ada beberapa jalanan yang tidak bisa dilalui kendaraan jenis apapun seperti Jalan Kemang Utara 9, Jakarta Selatan, Underpass Tol Cawang, Jakarta Timur, dan Jl. Kayu Putih Raya Jakarta Timur.

Alasan PKS Depak Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu dari Cawagub DKI
Indonesia
Alasan PKS Depak Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu dari Cawagub DKI

Sakhir tak menyebutkan di posisis apa dan di mana Agung Yulianto diamanatkan partai

Sore Hingga Malam Ini Jakarta Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir
Indonesia
Sore Hingga Malam Ini Jakarta Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir

Pada Senin (30/3) dini hari, hujan sedang akan mengguyur wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

Gatot Ajak Buruh Mogok Kerja, Pengamat: Cari Panggung Menuju Pilpres 2024
Indonesia
Gatot Ajak Buruh Mogok Kerja, Pengamat: Cari Panggung Menuju Pilpres 2024

Alfarisi menilai apa yang dilakukan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu untuk mencari perhatian publik dan mencari panggung.

Reklamasi Ancol Buat Komersil, Fraksi PAN Bakal Tolak
Indonesia
Reklamasi Ancol Buat Komersil, Fraksi PAN Bakal Tolak

PAN akan menentang keras bila Anies izinkan perluasan Ancol, seperti 17 reklamasi sebelumnya untuk kepentingan komersil.

PSBB Diberlakukan, PWI Keluarkan Prosedur Jurnalis Meliput COVID-19
Indonesia
 Maskerku Melindungi Kamu, Maskermu Melindungi Aku
Indonesia
Maskerku Melindungi Kamu, Maskermu Melindungi Aku

“Maskerku melindungi kamu, maskermu melindungi aku,” kata Yuri

BRI Kucurkan Rp1,5 Triliun di Bisnis Fintech
Indonesia
BRI Kucurkan Rp1,5 Triliun di Bisnis Fintech

Dengan layanan digital, BRI mampu mencatat efektivitas dalam pengajuan dan penyaluran kredit melalui sistem biometri.