Kesehatan
Sebaiknya Hindari Gorengan, Risiko Sakit Jantung dan Stroke Sedikit tambahan makan gorengan berisiko pada kesehatan. (Foto: Pexels/Chan Walrus)

MAKAN gorengan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, menurut analisis baru dari penelitian. Orang yang makan paling banyak gorengan per minggu memiliki risiko 28% lebih tinggi pada gangguan kardiovaskular, risiko penyakit jantung koroner 22% lebih besar dan risiko gagal jantung 37% lebih tinggi, menurut studi yang diterbitkan pada Senin (18/1) di jurnal Heart.

Setiap tambahan porsi mingguan 114 gram atau 4 ons (½ cangkir) makanan yang digoreng meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke sebesar 3%, penyakit jantung sebesar 2% dan gagal jantung sebesar 12%, studi tersebut menemukan. Sebagai perbandingan, sajian kentang goreng ukuran sedang, misalnya, adalah 117 gram.

Baca Juga:

Manfaat Menakjubkan Teh Hijau

goreng
Saat digoreng, makanan menyerap lemak dan minyak. (Foto: 123RF/NARONG KHUEANKAEW)

Saat digoreng, makanan menyerap sebagian lemak dari minyak, berpotensi meningkatkan kalori. Selain itu, makanan yang digoreng dan diproses secara komersial sering kali mengandung lemak trans, yang dibuat melalui proses industri yang menambahkan hidrogen ke minyak nabati cair untuk membuatnya lebih padat, seperti margarin dan mentega putih.

Industri makanan menyukai lemak trans karena murah untuk diproduksi, tahan lama dan memberi makanan rasa dan tekstur yang enak. Selain gorengan, kamu akan menemukan lemak trans dalam krimer kopi, kue, kulit pai, pizza beku, biskuit, kerupuk, biskuit, dan puluhan makanan olahan lainnya.

Asosiasi Obat dan Makanan AS atau FDA melarang lemak trans pada tahun 2015, tetapi telah memperpanjang kerangka waktu untuk industri yang memberi perusahaan batas waktu hingga 18 Juni 2019 untuk berhenti memproduksi makanan dan hingga 1 Januari 2021.

Baca Juga:

Nonton Film Horor Buruk Bagi Kesehatan Mental? Ini Faktanya

goreng
Sebaiknya menggunakan minyak zaitun. (Foto: 123RF/adfoto)

Sementara itu, menurut American Heart Association, lemak trans meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik Anda. AHA merekomendasikan untuk mengganti lemak trans dari makanan yang digoreng dan diproses dengan lemak tak jenuh tunggal atau tak jenuh ganda, seperti minyak zaitun dan minyak kanola.

Terlepas dari bukti di balik dampak kesehatan dari lemak trans, studi meta analisis ini hanya dapat menunjukkan hubungan antara konsumsi makanan yang digoreng dan risiko kardiovaskular.

"Temuan studi ini konsisten dengan panduan saat ini untuk membatasi asupan makanan yang digoreng, tetapi tidak dapat dianggap sebagai bukti pasti tentang peran konsumsi makanan yang digoreng dalam kesehatan jantung," kata Alun Hughes, profesor fisiologi kardiovaskular dan farmakologi di University College. London, dalam sebuah pernyataan yang dimuat di cnn.com (19/1).

Baca Juga:

Bosan Minum Jus Jeruk? Ganti dengan Jus Tomat yang Tidak Kalah Menyehatkan

goreng
Gorengan dihubungkan dengan obesitas. (Foto: 123RF/ferli)

Selain itu, konsumsi gorengan yang tinggi kemungkinan besar akan dikaitkan dengan makan berlebihan dan obesitas, kurang olahraga dan perilaku tidak sehat lainnya yang dapat menyebabkan sakit jantung, kata para ahli.

"Jika hubungannya bersifat kausal, kami tidak dapat berasumsi bahwa hubungan ini pasti karena kandungan lemak makanan, karena banyak dari makanan ini melalui banyak proses dan sering kali mengandung lemak dan karbohidrat," kata ahli diet terdaftar Duane Mellor, seorang pengajar senior di Aston Medical School di Birmingham, Inggris Raya.

"Jadi, ketika mempertimbangkan jenis penelitian ini, penting untuk dipertimbangkan bahwa meskipun mengurangi asupan lemak adalah bagian logis dari diet sehat, penting juga untuk melihat makanan apa yang dimakan sebagai gantinya," Mellor menambahkan. (Aru)

Baca Juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pandemi COVID-19 Membuat Pola Berbelanja Berubah
Fun
Pandemi COVID-19 Membuat Pola Berbelanja Berubah

Pandemi membuat orang-orang berubah, termasuk cara berbelanjanya.

Microsoft Flight Simulator Hadirkan Pengalaman Jadi Pilot dengan Resolusi 4K
Fun
Microsoft Flight Simulator Hadirkan Pengalaman Jadi Pilot dengan Resolusi 4K

Flight Simulator akan hadir dengan kualitas yang kece, fitur ray tracing, dan resolusi 4K.

Inovasi Sony Ciptakan Sensor Kamera Ponsel 1 Inci
Fun
Inovasi Sony Ciptakan Sensor Kamera Ponsel 1 Inci

Sensor tersebut merupakan sensor kamera ponsel terbesar untuk saat ini.

Harley Davidson Masih Punya Kekurangan
Fun
Harley Davidson Masih Punya Kekurangan

Harley Davidson memiliki beberapa kesalahan dalam proses produksinya.

Ilmuwan Korea Selatan Kembangkan Robot untuk Tes Swab Corona
Fun
Ilmuwan Korea Selatan Kembangkan Robot untuk Tes Swab Corona

Sistem robot itu dikendalikan oleh joystick

Layanan Panggilan Darurat 112 Dapatkan Penghargaan Internasional
Fun
Layanan Panggilan Darurat 112 Dapatkan Penghargaan Internasional

Panggilan darurat 112 dapat diakses oleh masyarakat tanpa dikenakan biaya dalam situasi gawat darurat.

3 Film Stop-Motion Artistik dengan Alegori yang Ngena Banget
ShowBiz
3 Film Stop-Motion Artistik dengan Alegori yang Ngena Banget

Mengajarkan makna kehidupan lewat teknik stop-motion yang ciamik.

Pertama di Indonesia, Kompetisi Sosial Media Berbasis Software Simulasi
Fun
Pertama di Indonesia, Kompetisi Sosial Media Berbasis Software Simulasi

Kompetisi sosial media ini akan diadakan pada November 2020.

Tetap Seru Liburan di Rumah Bareng Keluarga dengan 4 Kegiatan ini
Fun
Tetap Seru Liburan di Rumah Bareng Keluarga dengan 4 Kegiatan ini

Liburan di rumah saja enggak melulu membosankan kok.

Razer Blade 15 Studio Edition, Laptop Workstation dengan Performa Maksimal
Fun
Razer Blade 15 Studio Edition, Laptop Workstation dengan Performa Maksimal

Spesifikasi canggih akan membuat pekerjaan semakin mudah dilakukan menggunakan laptop ini.