Sebagai Atasan Penembak Prajurit TNI di Cengkareng, Kapolda Metro Minta Maaf Ilustrasi. (Pixabay)

Merahputih.com - Sebanyak tiga orang tewas dalam penembakan yang dilakukan seorang polisi di Cengkareng, Jakarta Barat dan salah satu korbannya adalah anggota TNI AD. Polisi berinisial CS itu jadi tersangka dan dijeratan pasal 338 KUHP.

"Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan kepada TNI AD," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran di kantornya, Kamis (25/2).

Baca Juga

3 Orang Tewas Ditembak Diduga Oleh Anggota Polisi

Kapolda juga sudah memerintahkan agar jajarannya meringankan beban keluarga korban dengan membantu proses pemakaman.

Fadil juga sudah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman dan Pangkostrad Letjen Eko Margiyono terkait peristiwa ini.

"Kami akan menindak pelaku dengan tegas, akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan," ungkap Fadil.

Konferensi pers penembakan anggota TNI oleh Anggota Polri di Cengkareng (MP/Kanugraha)

Penembakan terjadi di kafe bernama RM di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Kamis (25/2) sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari Informasi yang didapatkan, ketiga korban tewas di antaranya anggota TNI AD yang bertugas sebagai pengamanan kafe tersebut, sedangkan dua orang lainnya adalah petugas kafe tersebut.

Berdasarkan laporan, peristiwa ini bermula ketika pelaku yang diduga anggota polisi ditagih membayar minuman sebesar Rp3,3 juta. Namun pelaku tak mau membayar.

Baca Juga

Tembak Tiga Orang Termasuk Prajurit TNI, Anggota Polisi Jadi Tersangka

S yang bertugas sebagai keamanan menegur pelaku. Adu mulut antara mereka berdua tak terhindarkan. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api. Pelaku langsung menembakkan ke tiga korban secara bergantian.

Kemudian pelaku keluar kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan di jemput temannya dengan menggunakan Mobil. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini 100 Ulama dari Jatim Divaksin AstraZeneca
Indonesia
Hari Ini 100 Ulama dari Jatim Divaksin AstraZeneca

Langkah itu ditempuh sebab PWNU Jatim mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin AstraZeneca.

Pemprov DKI Klaim Jalur Zonasi Masuk Sekolah Sudah dari 2017
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Jalur Zonasi Masuk Sekolah Sudah dari 2017

Ibukota Jakarta memiliki demografi yang unik

BNPT Masuki Dunia Media Sosial Perangi Radikalisme
Indonesia
BNPT Masuki Dunia Media Sosial Perangi Radikalisme

Kerentanan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di kalangan anak muda cukup tinggi

Tiga Unsur Mulai Divaksin di DKI, Anies Minta Tak Abai Protokol Kesehatan
Indonesia
Tiga Unsur Mulai Divaksin di DKI, Anies Minta Tak Abai Protokol Kesehatan

Ada tiga unsur yang hari ini disuntik vaksin corona ialah dokter dan pakar kesehatan, pejabat publik, serta tokoh masyarakat.

Protes PSBB, Menteri Dianggap Tidak Sejalan Dengan Jokowi
Indonesia
Protes PSBB, Menteri Dianggap Tidak Sejalan Dengan Jokowi

"Presiden sudah mengatakan, presiden sudah sampaikan kepada menteri, dahulukan kesehatan jadi setelah itu baru kita bicara masalah ekonomi," kata Andyka.

Waktu Pelaksanaan Ganjil-Genap di Bogor Dipersingkat
Indonesia
Waktu Pelaksanaan Ganjil-Genap di Bogor Dipersingkat

Diubahnya jam pelaksanaan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor, mulai pukul 09:00 WIB hingga 18:00 WIB, maka pedagang yang berdagang pada pagi hari dan malam hari, masih tetap bisa beroperasi.

Komjen Listyo Sigit Diingatkan Hukum Jangan Hanya Tajam ke Oposisi
Indonesia
Komjen Listyo Sigit Diingatkan Hukum Jangan Hanya Tajam ke Oposisi

Utamanya dalam agenda politik, pemilu, pilpres, pilkada

BPOM Dampingi Uji Klinis Vaksin COVID-19 dan Jamin Validitas Protokolnya
Indonesia
BPOM Dampingi Uji Klinis Vaksin COVID-19 dan Jamin Validitas Protokolnya

BPOM akan mendampingi uji klinis vaksin COVID-19

UU Ciptaker Tuai Polemik, KIP Minta Sosialisasi Draf UU Secara Benar
Indonesia
UU Ciptaker Tuai Polemik, KIP Minta Sosialisasi Draf UU Secara Benar

Presiden atau pemerintah membuka ruang partisipasi masyarakat setelah pengesahan UU Cipta Kerja di DPR dengan membuka dan mempermudah akses masukan dari masyarakat.

Peringatan Dini Puluhan Titik Banjir Jakarta, Waspada Lah
Indonesia
Peringatan Dini Puluhan Titik Banjir Jakarta, Waspada Lah

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat di 21 wilayah