SEA Games Thailand 2025: Tim Kano Indonesia Borong Emas, Perak, dan Perunggu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
SEA Games Thailand 2025: Tim Kano Indonesia Borong Emas, Perak, dan Perunggu

Pasangan Kano Indonesia, Stevani Maysche Ibo dan Subhi. (Foto: dok. NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Kano Indonesia menambah pundi-pundi medali emas pada ajang SEA Games Thailand 2025.

Pasangan Stevani Maysche Ibo dan Subhi, yang turun pada nomor Mixed Kayak Double 200 meter, sukses finis di posisi pertama, mengungguli enam peserta lainnya.

Duo Stevani–Subhi mencatatkan waktu 36.409 detik pada pertandingan yang digelar di Royal Thai Navy Canoe and Rowing Training Centre, Chonburi, Kamis (11/12).

Vietnam menempati posisi kedua dengan waktu 37.397 detik, disusul Singapura di posisi ketiga dengan catatan 38.290 detik.

Baca juga:

Banyak Kejutan di SEA Games 2025, Erick Thohir Sebut Target Emas Indonesia Sudah Lampaui Target

Subhi menjelaskan bahwa kondisi angin dan ombak menjadi tantangan utama dalam perlombaan kali ini. Dengan persiapan lapangan yang hanya dilakukan selama satu minggu, keduanya harus mengatur strategi secara matang.

“Kami senang dan bangga bisa membanggakan negara dan tim. Target kami selanjutnya adalah lolos Olimpiade,” kata Subhi.

Selain emas dari Stevani dan Subhi, Tim Kano Indonesia juga meraih tiga medali perak, masing-masing melalui:

  • Ade Yoan Sutanto (Men’s Canoe Single Slalom),
  • Sintha Kadek (Women’s Kayak Single Slalom),
  • Dede Sunandar dan Wandi (Men’s Kayak Double 200 m).

Satu medali perunggu turut disumbangkan oleh trio Sofiyanto, Roby Kuswandi, dan Evans Monim di nomor Men’s Canoe Double 200 m.

Baca juga:

Daftar Lengkap Atlet Berhasil Kibarkan Merah Putih di Hari ke-3 SEA Games 2025 Thailand

Ade Yoan Sutanto dan Sintha Kadek mengakui bahwa kemampuan menghadapi arus masih menjadi tantangan bagi atlet Indonesia, sehingga aspek tersebut perlu ditingkatkan.

Mereka berharap capaian medali ini menjadi dorongan agar pemerintah semakin memperhatikan olahraga kano.

“Kalau saya pribadi, ingin sekali peralatan yang lebih bagus, apalagi kami sudah meraih medali. Semoga semakin diperhatikan. Target kami selanjutnya adalah lolos Asian Games,” tutup Sintha. (Knu)

#SEA Games Thailand 2025 #Sea Games 2025 #Atlet Indonesia #Kano
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Jadwal Asian Para Games Hari Ini 21 Oktober 2026, Indonesia Punya 5 Peluang Emas
Jadwal Asian Para Games hari ini, 21 Oktober 2026. Indonesia membidik 5 emas dari para-panahan dan para-atletik, termasuk Saptoyogo Purnomo.
ImanK - Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games Hari Ini 21 Oktober 2026, Indonesia Punya 5 Peluang Emas
Indonesia
Indonesia Kejar Emas Pertama Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Indonesia berjuang merebut emas dari cabang-cabang olahraga seperti para menembak, para taekwondo, para judo, para balap sepeda, para angkat berat, para atletik, dan para renang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Kejar Emas Pertama Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Indonesia membawa 39 medali dari Asian Games 2026. Pencapaian itu melampaui target emas. Lalu, Indonesia juga mencatatkan sembilan rekor.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Olahraga
Yosefa Vidya Firdaus, Atlet Tuli Termuda Wakili Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championships 2026
Efa akan bermain di cabang olahraga badminton bersama dengan sembilan 9 atlet lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Yosefa Vidya Firdaus, Atlet Tuli Termuda Wakili Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championships 2026
Indonesia
17 Atlet Tuli Indonesia Siap Berlaga di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026
Porturin melepas 17 atlet Tuli Indonesia ke Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026 di Penang, Malaysia, pada 3–10 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
17 Atlet Tuli Indonesia Siap Berlaga di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026
Olahraga
Desak Made Pecahkan Rekor Panjat Tebing Asian Games, Raih Medali Emas untuk Indonesia
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus memecahkan rekor dengan waktu 6,062 detik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Desak Made Pecahkan Rekor Panjat Tebing Asian Games, Raih Medali Emas untuk Indonesia
Olahraga
Leo/Daniel Juara Asian Games 2026, Emas Ketiga Indonesia Berasal dari Bulutangkis
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin meraih emas ganda putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang Chang dalam tiga gim.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Leo/Daniel Juara Asian Games 2026, Emas Ketiga Indonesia Berasal dari Bulutangkis
Olahraga
MTB Indonesia Bawa Pulang 2 Perunggu dari Asian Games 2026, Feri Yudoyono Ungkap Momen Jatuh di Lintasan
Feri Yudoyono dan Sayu Bella Sukma Dewi menyumbangkan dua medali perunggu untuk Indonesia dari cabang MTB di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
MTB Indonesia Bawa Pulang 2 Perunggu dari Asian Games 2026, Feri Yudoyono Ungkap Momen Jatuh di Lintasan
Olahraga
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
"Malah bukan prediksi lagi, memang harusnya dapat medali karena akselerasi mereka juga bagus," kata Pelatih Dayung Indonesia, Muhammad Hadris.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
Olahraga
Indonesia Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Masih Ada 74 Persen Pertandingan Belum Dimainkan
Indonesia belum meraih emas hingga 22 September Asian Games 2026. CdM Todotua Pasaribu menyebut 74 persen nomor atau sekitar 195 pertandingan masih tersisa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Indonesia Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Masih Ada 74 Persen Pertandingan Belum Dimainkan
Bagikan