SBY: Sebagai Manusia dan Bangsa Beriman, Kita Harus Yakin Badai akan Berlalu Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (tangkapan layar youtube sekretariat presiden)

Merahputih.com - Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bangsa Indonesia harus yakin bahwa badai akan berlalu.

“Sebagai manusia dan bangsa yang beriman, kita harus yakin bahwa badai akan berlalu, Insya Allah,” ucap SBY sebagaimana ditayangkan kanal Youtube Sekretariat Presiden dalam rangka siaran Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Selasa (17/8).

Baca juga:

Sambut HUT Kemerdekaan Ke-76 RI, Pemkot Bandung Gelar Tadarus Virtual

Selama satu tahun lebih, bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian sejarah yakni pandemi besar, kecemasan sosial dan tekanan ekonomi yang berdampak berat bagi seluruh rakyat Indonesia.

SBY menuturkan semua pihak mengetahui Pemerintah telah berupaya dengan gigih untuk mengatasi krisis pandemi COVID-19. Namun, kerja ini belum selesai. "Pemerintah dan masyarakat masih harus melanjutkan upayanya,” ujarnya.

Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (tangkapan layar youtube sekretariat presiden)

SBY tak lupa mengajak masyarakat untuk melihat ke depan agar Indonesia semakin maju, rukun dan damai, adil dan makmur serta sejahtera. Untuk mencapai masa depan gemilang seperti itu, tak ada jalan pintas dan tak ada pula resep yang ajaib.

"Kita mesti memiliki visi dan pikiran cerdas serta mau bekerja keras tanpa lelah, tak ada jalan yang lunak untuk mencapai cita-cita yang besar,” jelas SBY.

Baca juga:

Ingat! Perayaan Lomba Hari Kemerdekaan Harus Virtual

SBY berharap peringatan ke-76 hari kemerdekaan pada Selasa ini membawa berkah bagi bangsa Indonesia. Segenap bangsa, kata SBY, juga harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berterima kasih kepada para pendiri Republik Indonesia.

“Kita mesti bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan berterima kasih kepada para pendiri republik yang telah mengisi kemerdekaan ini dari generasi ke generasi,” ujar SBY. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei Indikator Politik Indonesia: Tingkat Kepuasan Terhadap Pemerintahan Jokowi Meningkat
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Tingkat Kepuasan Terhadap Pemerintahan Jokowi Meningkat

Hasilnya, sebanyak 67,5 persen responden merasa puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin

Jawa Barat Mulai Terapkan Teknologi Baru Insenerator Pindad
Indonesia
Jawa Barat Mulai Terapkan Teknologi Baru Insenerator Pindad

Insenerator teknologi baru PT Pindad, telah lolos uji mutu dan SNI.

Cari iPhone 12 di Sungai Kalimas, Seorang Pemuda Kehilangan Nyawa
Indonesia
Cari iPhone 12 di Sungai Kalimas, Seorang Pemuda Kehilangan Nyawa

Mereka memperoleh informasi dari salah satu penjaga parkir lokasi sekitar bahwa semalam ada sepasang kekasih terlibat pertengkaran hingga membuang iPhone 12 di sungai tersebut.

Wagub DKI Kirim Surat ke Turki Terkait Polemik Penamaan Jalan Mustafa Kemal Ataturk
Indonesia
Wagub DKI Kirim Surat ke Turki Terkait Polemik Penamaan Jalan Mustafa Kemal Ataturk

DKI telah bersurat kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Turki terkait penamaan jalan Ataturk salah satu jalan kawasan Menteng, Jakarta.

Residivis Peras Pejabat ASN Eks Ajudan Jokowi, Kerugian Capai Puluhan Juta
Indonesia
Residivis Peras Pejabat ASN Eks Ajudan Jokowi, Kerugian Capai Puluhan Juta

Polda Jawa Tengah menangkap seorang residivis yang melakukan pemerasan terhadap tiga pejabat ASN Pemkot Solo.

PB XIII Bagikan Bingkisan Lebaran pada 1.000 Abdi Dalem Keraton Surakarta
Indonesia
PB XIII Bagikan Bingkisan Lebaran pada 1.000 Abdi Dalem Keraton Surakarta

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat membagikan bingkisan Lebaran berupa paket sembako kepada abdi dalem di Sasana Putra Kompleks Keraton Surakarta Rabu (27/4).

DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat
Indonesia
DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat

DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat

DPR Desak Pemerintah Lakukan Klarifikasi dan Pemantauan Ribuan Vaksin Kadaluarsa di Daerah
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Lakukan Klarifikasi dan Pemantauan Ribuan Vaksin Kadaluarsa di Daerah

Kasus kadaluwarsa ini ironis. Pasalnya, masih banyak daerah sekarang yang berjibaku meminta kuota vaksin. Semuanya belum bisa dipenuhi. Ketersediaan vaksin juga terbatas. Masih harus menunggu dari negara produsen.

Ide Presiden Tiga Periode Dinilai Zalim, Ketua DPP PKS Kutip Tafsir Islam Ibnu Qayyim
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air Bertambah 1.053
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air Bertambah 1.053

Sementara jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama yakni sebanyak 104.308.702