SBY Minta Pemerintah Serius Tangani Wabah Virus Corona Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA/Zuhdiar Laeis

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada pemerintah Indonesia untuk serius menangani wabah virus corona.

"Indonesia harus sigap, dan melakukan langkah-langkah yang nyata. Pemerintah, masyarakat, kita semua, harus bersinergi dan bekerja sama. Saya yakin ini pulalah harapan rakyat kita," kata SBY saat pidato pembukaan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3)

Baca Juga

Virus Corona Ancam Jurnalis, Perusahaan Media Wajib Patuhi Protokol Kesehatan WHO

Mantan Presiden keenam ini juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Kongres Partai Demokrat dipersingkat karena menjunjung empati dan tenggang rasa seiring dengan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Saya mendengar para kader Demokrat dari seluruh Indonesia sudah bersiap untuk menghadirinya (kongres). Mereka ingin datang ke Jakarta untuk menyemarakkan dan menyukseskan kongres ini," ujarnya dilansir Antara

kata SBY, Kongres Partai Demokrat 2020 juga ingin diselenggarakan secara lebih akbar. Namun, situasi nasional, bahkan internasional, tidak memungkinkan untuk itu.

SBY ungkap sosok yang diincar dalam dugaan korupsi Jiwasraya
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melambaikan tangan usai pidato pada Refleksi Pergantian Tahun Partai Demokrat di JCC, Rabu (11/12). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Ia mengatakan bahwa saat ini sedang terjadi wabah COVID-19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bersamaan dengan itu, perekonomian global juga tengah mengalami goncangan.

"Dengan menjunjung tinggi semangat tenggang rasa dan juga empati, kongres ini kami selenggarakan secara sederhana. Durasi waktu kongres juga dipersingkat," ucap SBY.

Bekas Menko Polhukam era Megawati itu memastikan protokol keamanan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 secara ketat dengan memproteksi semua peserta kongres agar terjaga keselamatannya.

Partai Demokrat juga harus mendukung pemerintah, baik pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam upaya melindungi warga negaranya dari ancaman COVID-19.

"Saya pribadi sudah berkomunikasi langsung dengan Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan Terawan, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Gubernur DKI Jakarta Profesor Anies Baswedan, dan Ketua Satgas Penanggulangan Virus Korona Letnan Jenderal Doni Monardo menyangkut hajat Partai Demokrat ini," tegasnya.

Baca Juga

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Jalani Tes Corona, Hasilnya?

Pelaksanaan kongres semula dijadwalkan selama 3 hari, mulai 14 hingga 16 Maret 2020. Akan tetapi, akhirnya dipercepat menjadi 1 hari pada tanggal 15 Maret 2020.

Partai Demokrat juga tidak mengundang tokoh luar, termasuk Presiden Joko Widodo dalam kongres tersebut dengan alasan tersebut. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH