SBY Koleksi Gelar Doktor Honoris Causa ke-13 Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menjabat tangan Vice Chancellor Charles Darwin University (CDU) Darwin, NT, Australia, Prof. Simon Maddocks. (Foto Facebook)

MerahPutih.com - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Charles Darwin University, Australia.

Untuk diketahui, ini merupakan gelar Doktor HC ke-13 yang telah diterima oleh SBY, dan Doktor HC ke-2 dari Australia. Sebelumnya SBY telah menerima gelar serupa dari University of Western Australia (UWA) pada akhir September 2015.

Rencana penganugerahan gelar Doktor HC kepada SBY disampaikan Vice Chancellor Charles Darwin University (CDU) Darwin, NT, Australia, Prof. Simon Maddocks ketika berkunjung pada tanggal 28 Agustus 2017.

"Setelah seleksi ketat terhadap tokoh-tokoh kelas dunia yang telah diusulkan oleh tim seleksi, SBY dinilai amat layak untuk menerima penghargaan Doktor HC dari CDU ini. Karena SBY dinilai berhasil dalam menjaga dan meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Australia," kata Prof. Simon Maddocks dalam keterangannya.

Dalam sambutannya, SBY menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas kehormatan yang akan diberikan oleh CDU. SBY pun menyanggupi untuk memenuhi undangan pada bulan Oktober mendatang karena waktunya bertepatan dengan undangan bagi SBY untuk menyampaikan pidato kunci dalam acara Northern Territory (NT) Defence Summit di Darwin pada tanggal 26 Oktober 2017.

SBY berharap agar hubungan dan kerjasama bilateral di antara kedua negara dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Presiden Joko Widodo dan PM Malcolm Turnbull. SBY juga berharap agar kemitraan strategis yang telah terjalin dengan baik makin ditingkatkan di masa mendatang.

Kedua tokoh itu kemudian bertukar pikiran tentang arti penting pendidikan dalam meningkatkan people-to-people contacts di antara masyarakat Indonesia dan Australia. Prof. Simon Maddocks memaparkan program-program CDU yang menyasar peningkatan hubungan dengan Indonesia bagian timur seperti Kupang, Mataram, Bali dan Papua. CDU merasakan ada kedekatan secara geografis dengan wilayah tersebut dan berjanji akan terus meningkatkan program pendidikannya di wilayah timur Indonesia. (*)


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH