SBY: Kita Harus Menerima Hasil Pemilu Secara Kesatria Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Partai Demokrat/Facebook

MerahPutih.Com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan alasannya menerima hasil Pemilu 2019 yang telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya akan mulai pertama, saya pribadi dan Partai Demokrat memiliki nilai atau values dan etika yang kami junjung tinggi untuk menerima kekalahan jika hal itu memang kita alami," kata SBY melalui video conference yang ditampilkan di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (27/5).

SBY mencontohkan, saat dirinya kalah dalam pertarungan memperebutkan kursi wakil presiden di DPR pada 2001 silam. Kala itu Megawati menjadi presiden menggantikan Gus Dur. Hamzah Haz-lah yang terpilih sebagai wapres.

"Sebelum Partai Demokrat berdiri pada pemilu 2001 saya kira sebagian kader masih ingat saya kalah pada putaran kedua pemilihan cawapres. Sekian jam setelah kalah, saya sampaikan pernyataan untuk menerima kekalahan itu," ungkap SBY.

Presiden SBY bersama Ibu Ani Yudhoyono saat bersafari keliling Jawa
Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan tour de java beberapa waktu lalu. Foto: Facebook/SBY

Kemudian, SBY memberikan ucapan selamat kepada cawapres terpilih Hamzah Haz. Tak hanya pada 2001, SBY juga pernah mengakui kekalahan partainya oleh tiga partai politik yang suaranya melebihi Partai Demokrat pada Pileg 2014.

"Pada pemilu 2014 saya terima hasil Quick Count dan mengucapkan selamat pada 3 parpol yang di atas Demokrat," imbuhnya.

SBY menambahkan, jiwa untuk menerima kekalahan tersebut juga telah tertanam di putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketika kalah dalam Pilgub DKI Jakarta 2018, lalu. Atas dasar itulah, SBY menerima hasil keputusan KPU terkait Pemilu 2019.

"Yang saya lakukan pada 21 mei 2019 lalu (pernyataan sikap lewat video), hakikatnya sama. Meski perolehan partai kita menurun dibandingkan 2014, secara kesatria kita harus menerima hasil pemilu itu," ujarnya.

BACA JUGA: SBY Bocorkan Isi Pertemuan AHY dan Jokowi di Istana Bogor

SBY: Prabowo Mendadak Batalkan Pertemuan di Singapura

Meskipun menerima hasil keputusan KPU, SBY memberikan catatan yang harus dibenahi terkait Pemilu 2019.
Karena itu, Partai Demokrat mendukung penuh calegnya yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pemilu 2019.

"Di samping Demokrat memberi jalan kepada caleg demokrat yang gugat ke MK, dengan sangat serius Demokrat juga akan lakukan evaluasi komprehensif atas pemilu 2019 agar pemilu 2024 dapat dilaksankan lebih damai, jujur, adil, demokratis, berkualitas," pungkas SBY.(Pon)

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH