SBY Kenang Pembicaraan Terakhir dengan Ani Yudhoyono Presiden Keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (duduk kanan) bersama kedua putranya, AHY dan Ibas saat berziarah ke makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Rabu (5/6/2019) atau bertepatan d

MerahPutih.com - Presiden Keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang pembicaraan terakhirnya bersama sang istri, Ani Yudhoyono sebelum menghembuskan nafas terakhir di Singapura pada Sabtu (1/6).

"Ibu Ani menjelang Lebaran, dari dulu, termasuk ketika 10 tahun menjadi Ibu Negara memikirkan kalau nanti kami salat Id lalu melakukan halal bi halal, apa pakaian kami," kata SBY saat berziarah ke makam Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Rabu (5/6)

Presiden Keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhyono bersama kedua putranya, AHY dan Ibas serta kedua menantu dan keempat cucunya saat berziarah ke makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Rabu (5/6/2019) atau bertepatan dengan hari Lebaran 1 Syawal 1440 H. (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)
Presiden Keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhyono bersama kedua putranya, AHY dan Ibas serta kedua menantu dan keempat cucunya saat berziarah ke makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Rabu (5/6/2019) atau bertepatan dengan hari Lebaran 1 Syawal 1440 H. (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

SBY menurutkan Ibu Ani selalu memilih dan mengusulkan busana koko untuk salat Id dan batik untuk halal bi halal. Batik yang dipilih Ibu Ani juga umumnya berwarna terang, bukan seperti Lebaran tahun ini, hitam.

Saat itu, Ibu Ani berkukuh ingin memakai batik walau masih menjalani perawatan di rumah sakit. Semula, Keluarga SBY menyarankan Ibu Ani sebaiknya tidak mengenakan busana batik.

"Tetapi, saya tidak mengerti, menangkap isyarat yang ada di balik pilihan batik yang kami kenakan sekarang ini. Ibu Ani memilih batik nuansa hitam, (motif) sawunggaling. (Motif) itu menggambarkan sebuah burung yang terbang ke surga," ujar SBY dilansir Antara.

"Saya baru tahu setelah memahami makna dari pilihan ini. Pesannya, 'Nanti kita Lebaran di rumah sakit. Mari kita pakai batik itu di rumah sakit. Saya juga akan memakainya'. Saya bertanya-tanya, memanggil Ibu Ani, 'Memo kan masih dirawat. Kan tidak perlu mengenakan batik. Biar kami saja, nanti foto bersama,' ujar SBY melanjutkan kisahnya.

Seminggu kemudian, kain batik itu selesai dibuat menjadi busana. SBY lalu menunjukkannya kepada Ibu Ani dan disambut senyuman dan pujian

SBY bersama keluarga ziarah ke makam Ibu Ani Yudhoyono di TMP Kalibata. Foto: MP/Asropih
SBY bersama keluarga ziarah ke makam Ibu Ani Yudhoyono di TMP Kalibata. Foto: MP/Asropih

"Bagus, memang itu yang saya pilih kemarin," ujar SBY meniru ucapan bu Ani.

Bukan hanya SBY, anggota lain keluarganya juga membawa busana batik yang sudah jadi, kecuali milik Almira Tunggadewi Yudhoyono. Batik milik putri sulung AHY dan Annisa Pohan itu masih utuh karena belum dijahit.

Batik berwarna hitam bermotif burung phoenix atau disebut juga sawunggaling menjadi pilihan Bu Ani untuk keluarganya untuk dikenakan pada Lebaran tahun ini. Tapi, bu Ani belum sempat mengenakan busana batik pilihannya itu. Beliau meninggal duina di Singapura, pada Sabtu (1/6). (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH