SBY dan Megawati Duduk Satu Meja, Gerindra Sebut Berkah G20 Momen SBY dan Megawati duduk semeja saat jamuan makan malan KTT G20 di Bali, Selasa (15/11). Foto; Twitter/@jansen_jsp

MerahPutih.com - Partai Gerindra merespons positif momen Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) duduk semeja di rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menilai, momen langka tersebut merupakan berkah dari perhelatan G20.

Baca Juga

Diplomasi Mangrove ala Jokowi pada Hari Kedua KTT G20

“Jadi berkah G20 ini kita melihat bahwa pemimpin-pemimpin bangsa kita dapat duduk dalam satu meja di momen bersejarah bagi bangsa Indonesia dan tentunya ini adalah satu yang menunjukan satu kebesaran jiwa,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/11).

Dasco mengatakan, pemimpin yang hadir di KTT G20 mengutamakan kepentingan yang lebih besar ketimbang kepentingan kelompok. Dia pun mengapresiasi pertemuan Megawati dan SBY.

Baca Juga

KTT G20 Harus Jadi Solusi Hentikan Ancaman Krisis Pangan Global

Meski begitu, Dasco enggan berkomentar soal adanya penafsiran lain dari momen pertemuan Megawati dan SBY. Namun, ia bersyukur pada akhirnya kedua tokoh tersebut bisa duduk satu meja.

“Ada interpretasi lain ya saya enggak komentar karena itu adalah domain masing-masing parpol. Saya pikir saya tidak berkomentar lebih lanjut,” imbuhnya.

Menurut Wakil Ketua DPR RI ini, momen pertemuan Megawati dan SBY di perhelatan G20 dapat membawa kesejukan pada Pemilu 2024.

“Apa yang dicerminkan atau ditampilkan di G20 itu harapan kita juga bisa menjadi suasana yang sama, yang sejuk menghadapi pileg dan pilpres di 2024,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

KTT G20 Bali Lahirkan Leaders’ Declaration

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
3.744 Warga Terinfeksi COVID-19 per Hari Ini
Indonesia
3.744 Warga Terinfeksi COVID-19 per Hari Ini

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi. Terkini, kasus positif COVID-19 bertambah 3.744 pada hari ini, Selasa (6/12).

2.000 Wisatawan Terjebak saat Gelombang COVID-19 Menyerang Xinjiang
Dunia
2.000 Wisatawan Terjebak saat Gelombang COVID-19 Menyerang Xinjiang

Xinjiang diserang gelombang terbaru kasus positif COVID-19 sejak awal bulan ini.

Menko PMK Dorong Pemda Optimalkan Target Penurunan Stunting
Indonesia
Menko PMK Dorong Pemda Optimalkan Target Penurunan Stunting

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta seluruh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan target penurunan prevalensi stunting dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas dan berkualitas.

 163 Unit Bus Layani Penumpang Saat Nataru di Bandung
Indonesia
163 Unit Bus Layani Penumpang Saat Nataru di Bandung

Terminal Cicaheum juga menyiagakan 70 personel yang terdiri atas pengawasan dan pengendalian terminal penumpang, kepolisian, tenaga kesehatan hingga petugas kebersihan .

Anies Dilaporkan ke Bawaslu karena Tabloid, PKS DKI Nilai Terlalu Berlebihan
Indonesia
Anies Dilaporkan ke Bawaslu karena Tabloid, PKS DKI Nilai Terlalu Berlebihan

"Saya kira terlalu berlebihan ya, gubernur lain membagikan kaus, sembako, dan lain-lain mengapa tidak dilaporkan?" tanya Azis ketika dihubungi awak media, Rabu (27/9).

Sejumlah Persoalan Muncul pada Pengadaan Tanah di IKN
Indonesia
Sejumlah Persoalan Muncul pada Pengadaan Tanah di IKN

Wakil Menteri ATR/Waka BPN Surya Tjandra mengatakan, sebelum kawasan yang akan dilakukan pembangunan IKN merupakan kawasan hutan, jadi sebetulnya tidak perlu adanya pengadaan tanah.

Rekonstruksi Brigadir J Berlanjut di Rumah Dinas Ferdy Sambo
Indonesia
Rekonstruksi Brigadir J Berlanjut di Rumah Dinas Ferdy Sambo

Rekonstruksi peristiwa kasus pembunuhan Brigadir J berlangsung di rumah dinas Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Wagub Tegaskan Pemprov DKI tidak Kerja Sama dengan ACT Terkait Hewan Kurban
Indonesia
Wagub Tegaskan Pemprov DKI tidak Kerja Sama dengan ACT Terkait Hewan Kurban

"Sekali lagi ACT tidak ada hubungannya dengan Pemprov, kerja sama yang selama ini ACT itu dengan Baznas," ucap Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/7).

AHY Klaim Zaman SBY Lebih Baik, Hasto: Ketua DPC PDIP Saja yang Jawab
Indonesia
AHY Klaim Zaman SBY Lebih Baik, Hasto: Ketua DPC PDIP Saja yang Jawab

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto enggan menjawab klaim Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kondisi masyarakat lebih baik di bawah kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menhub Sarankan Masyarakat Mudik Lebih Awal demi Hindari Kemacetan
Indonesia
Menhub Sarankan Masyarakat Mudik Lebih Awal demi Hindari Kemacetan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyarankan kepada pemudik melakukan perjalanan mudik lebih awal guna menghindari risiko kemacetan lalu lintas.