Satukan Suku dan Agama, Acara Sahur INTI Jadi Inspirasi Masyarakat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama istri Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid. Hadir dalam acara itu Ketua ICMI, Jimly Asshiddiqie (MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengatakan acara sahur bersama yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama dengan Sinta Nuriyah Wahid dapat memberikan inspirasi di masyarakat karena dapat mempersatukan ragam suku dan agama.

"Acara ini memberi inspirasi banyak orang, manfaatnya itu secara horizontal dan vertikal sangat baik untuk mempersatukan," kata Jimly kepada MerahPutih.com di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara, Selasa (12/6).

"Kita harus beri apresiasi dan lagi pula sebagaimana saya sampaikan disini berkumpul bukan hanya kalangan atas tapi kebanyakan kalangan anak yatim, janda orang miskin, tapi para elit tokoh-tokoh nasional. Maka ini hubungan vertikal ini diperdekat tapi juga horizontal semua tokoh tokoh agama ada disini termasuk aliran kepercayaan saya rasa ini menyadarkan kita yah," tuturnya

Meski demikian, kata dia, masing-masing manusia memiliki keyakinan dan kepercayaan yang tak boleh disamakan. Karena hal itu sudah tertuang dalam kitab suci Al-quran yang berbunyi Lakum Dinukum Waliyadin 'Bagimu agamu, dan bagiku agamaku'.

INTI
Ibu Sinta Nuriyah Wahid sedang memberikan pidato sambutan pada acara Sahur Bersama Warga Kalijodo. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

"Tapi saling menghormati satu dengan yang lain dan tercermin diacara ini. Mudah-mudahan semua masyarakat beragama di indonesia sama-sama bertoleransi memanfaatkan suasana ramadan suasana tahan diri yah jangan dipengaruhi oleh setan yang mengajak ke arah perpecahan permusuhan tapi kita harus membangun kerja sama dalam kebaikan dan takwa kepada tuhan yang maha esa," jelasnya.

Sementara itu, Jimly merasa bahagia karena dapat kehormatan diundang khusus ke acara ini sebagai cendekiawan muslim se-indonesia dan juga sebagai dewan kehormatan MATAKIN.

Di samping itu juga, Jimly mengaku, dirinya diajak oleh pengurus MATAKIN untuk membantu meneruskan acara sahur bersama. Sebab Sinta Wahid sudah 19 mengadakan acara sosial tersebut. "Pengurus MATAKIN berharap saya ikut bersama ibu Sinta mengadakan ini, karena ibu Sinta sudah 19 kali mengadakan acara ini," tuturnya

Sekretaris Jenderal INTI Ulung Rusman mengucapkan terima kasih kepada warga Kalijodo yang sudah mau menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara sahur bersama ini. Tak luput ia juga memberikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa. Ulung pun berharap dengan diselenggarakannya acara sahur bersama ini, rasa keutuhan dan persatuan tumbuh di antara masyarakat Indonesia.

kalijodo
Suasana acara sahur bersama warga Kalijodo yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama istri Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid. (MP/Rizki Fitrianto)

"Kami juga mengharapkan pada seluruh masyarakat juga, khususnya masyarakat yang ada di Jakarta mari kita jaga keutuhan kita, mari kita jaga kuatkan rasa persaudaraan diantara kita," ujar Ulung kepada MerahPutih.com.

Pasalnya menurut dia, walaupun Indonesia memiliki berbeda-beda suku dan agama tetapi bersaudaran. "Masyarakat Indonesia merupakan saudara bagaimana pun kita adalah sama saudara dan sesama anak bangsa mudah-mudahan dengan apa yang kami lakukan pada hari ini makin mempererat tali silahturahmi di antara kita," ungkapnya.

Perlu diketahui Pembawa Acara dalam acara ini adalah Indra Bekti dan putri bungsu Presiden ke-4 RI Abdurrahman, Inayah Wahid. Kemudian selaku Ketua Panitia adalah Liem Liliany Lontoh, dan Wakil Ketua Serihana. (Asp)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH