Satu Warga Petamburan Reaktif COVID-19 Kabur dengan Beri Data Palsu Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Elchinator)

MerahPutih.com - Seorang warga yang reaktif COVID-19 memberikan alamat dan nomor handphone palsu saat mengikuti rapid test, di SD 01 Petamburan, Petamburan, Jakarta Pusat.

Petugas Puskesmas Tanah Abang tidak dapat menemukan orang yang reaktif terpapar corona itu.

Semestinya, orang yang reaktif rapid test COVID-19 itu perlu melakukan tes lanjutan lagi dengan pemeriksaan tes usap atau swab test. Untuk menentukan apakah dia terjangkit virus corona atau tidak.

Baca Juga:

Beberapa Warga Sakit, Polisi Kembali Adakan Tes COVID-19 di Petamburan

"Satu orang reaktif tidak ditemukan pada alamat yang diberikannya. Saat dicari tim kami dan lintas sektor, nomor HP tidak bisa dihubungi," ujar Kepala Puskesmas Tanah Abang Sari Ulfa saat dikonfirmasi, Jumat (27/11).

Warga kawasan Petamburan mengikuti tes cepat yang digelar Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). (ANTARA/Devi Nindy)
Warga kawasan Petamburan mengikuti tes cepat yang digelar Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Sebelumnya, ada 3 warga Petamburan sempat kabur setelah diketahui reaktif virus corona. Hingga akhirnya, dua warga yang reaktif menjalani swab test atau tes usap.

Namun, satu orang masih kabur dengan memberikan data palsu saat pendaftran. Kini, petugas puskesmas tengah mencari keberadaan dia.

Baca Juga:

Polda Metro Kembali Gelar Tes COVID-19 Massal di Petamburan

Sari menyampaikan, pihaknya menggandeng rukun warga (RW) di kawasan rumah Rizieq Shihab tersebut dalam melacak tiga warga reaktif.

"Dua orang reaktif yang kemarin pulang pada giat RDT Polda, sudah melakukan pemeriksaan swab PCR di Puskesmas Tanah Abang," ungkap Sari. (Asp)

Baca Juga:

Diperiksa Polda Metro, Kadishub DKI Ditanya soal Penutupan Jalan Petamburan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG
Indonesia
4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG

Selain itu, ada ribuan tempat tidur yang disiapkan di provinsi lainnya

Polda Jabar Panggil Lima Saksi Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung
Indonesia
Polda Jabar Panggil Lima Saksi Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Mereka dimintai keterangan, karena mereka memberi imbauan dan teguran kepada massa Rizieq yang berkerumun di Megamendung.

7 Kali Guguran Lava, Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik
Indonesia
7 Kali Guguran Lava, Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik

Yang membedakan aktivitas merapi pada Sabtu ini adalah munculnya satu awan panas guguran pada pukul 08.45 WIB. Kemudian untuk jarak luncur guguran lava maksimum 500 meter.

Nyali Novel Belum Habis, Jangan Mundur KPK Masih Butuh Jasamu
Indonesia
Nyali Novel Belum Habis, Jangan Mundur KPK Masih Butuh Jasamu

Novel kembali menjadi pemeran utama dalam penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Kejagung Tetapkan Direktur Jakarta Emiten Investor Tersangka Korupsi ASABRI
Indonesia
Kejagung Tetapkan Direktur Jakarta Emiten Investor Tersangka Korupsi ASABRI

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relations, Jimmy Sutopo (JS), sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT. ASABRI.

KPK Sebut 46.549 Pejabat Negara Belum Lapor LHKPN
Indonesia
KPK Sebut 46.549 Pejabat Negara Belum Lapor LHKPN

KPK memastikan tidak akan memperpanjang waktu lagi terkait penyampaian LHKPN tahun pelaporan 2019 yang semula paling lambat 31 Maret 2020 menjadi 30 April 2020

Sindir Rizieq, Pangdam Jaya: Kalau Ucapannya Tidak Baik, Tak Pantas Disebut Habib
Indonesia
Sindir Rizieq, Pangdam Jaya: Kalau Ucapannya Tidak Baik, Tak Pantas Disebut Habib

Dudung pun merasa prihatin perihal beberapa isi ceramah seorang tokoh agama yang dinilai tak pantas dilontarkan.

Respon ACT Dituding Biayai Kerusuhan Etnis di India
Indonesia
Respon ACT Dituding Biayai Kerusuhan Etnis di India

Prinsip ACT adalah memberikan bantuan kemanusian sebagai sebuah bentuk pelaksanaan kewajiban

Wisatawan di Puncak Bogor Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Wisatawan di Puncak Bogor Jalani Tes COVID-19

Sampai Kamis pukul 10.30 WIB, ada 17 wisatawan dari luar Bogor yang menurut hasil pemeriksaan reaktif virus corona.

Update Corona DKI: Positif 2.819, Sembuh 204 Orang
Indonesia
Update Corona DKI: Positif 2.819, Sembuh 204 Orang

Ada 204 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani pengobatan oleh petugas medis.