Satu Tahanan KPK Positif COVID-19 Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan terdapat satu tahanan lembaga antikorupsi yang terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini, tahanan yang terpapar virus corona tersebut sedang dirawat di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta.

"Informasi yang kami terima dari Karutan, benar ada satu orang tahanan di Rumah Tahanan Polisi Militer Kodam Jaya di Guntur yang terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini masih dalam perawatan di RSPAD Jakarta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (28/9).

Ali mengatakan penanggung jawab rumah tahanan itu juga sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Setiabudi, Jakarta Selatan. Hal itu, kata dia, sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 terhadap tahanan lain yang ada indikasi kontak erat dengan tahanan yang positif COVID-19.

Baca Juga

Vonis Bersalah Firli Jadi Bukti Jokowi dan DPR Gagal Pilih Pimpinan KPK Berintegritas

Selain itu, kata Ali, pemeriksaan dan penyidikan tahanan yang berada di Rumah Tahanan Polisi Militer Kodam Jaya di Guntur ditunda untuk sementara waktu.

"Sedangkan untuk persidangan yang tidak bisa ditunda akan diupayakan via online dengan posisi terdakwa dari Rumah Tahanan Polisi Militer Kodam Jaya di Guntur," ujarnya.

Sebelumnya, total 115 orang yang berada di lingkungan KPK terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca Juga

Ajukan Gugatan Praperadilan, Irjen Napoleon Bantah Jadikan Polri Sasaran Tembak

Dari 115 orang itu, total yang sudah sembuh 33 orang, masih positif dan dalam perawatan atau isolasi mandiri 81 orang terdiri dari 54 pegawai KPK dan 27 orang dari pihak-pihak terkait dan yang meninggal satu orang, namun pada diagnosa akhir dinyatakan negatif COVID-19, yaitu penyidik KPK, Komisaris Polisi Pandu Hendra Sasmita.(Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Menteri dengan Elektabilitas Tertinggi dan Dipercaya Masyarakat Versi ARSC
Indonesia
Tiga Menteri dengan Elektabilitas Tertinggi dan Dipercaya Masyarakat Versi ARSC

Survei tersebut dilaksanakan pada 26 April hingga 8 Mei 2021

Pembantu Jokowi yang 'Sentil' Demokrat Diminta Jangan Bertindak Seperti Buzzer
Indonesia
Pembantu Jokowi yang 'Sentil' Demokrat Diminta Jangan Bertindak Seperti Buzzer

Pak Wamen memang sedang merangkap jabatan jadi buzzer?

Ridwan Kamil: Warga Jakarta Jangan Dulu Berwisata ke Jabar
Indonesia
Ridwan Kamil: Warga Jakarta Jangan Dulu Berwisata ke Jabar

Kang Emil mengimbau kepada warga Provinsi DKI Jakarta agar jangan dulu bepergian atau berwisata ke Provinsi Jabar.

Wagub DKI: Okupansi Tempat Tidur Pasien COVID-19 Sebesar 79 Persen
Indonesia
Wagub DKI: Okupansi Tempat Tidur Pasien COVID-19 Sebesar 79 Persen

Pemprov DKI Jakarta menyebut tingkat okupansi tempat tidur perawatan pasien terpapar COVID-19 saat ini sudah mencapai 79 persen.

[HOAKS atau FAKTA]: Kwik Kian Gie Ajak Masyarakat Jangan Belanja di Mal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kwik Kian Gie Ajak Masyarakat Jangan Belanja di Mal

“Ada ide menarik banget dari Kwik Kian Gie. Ayo, mulai 05 November s.d 05 Desember 2020, Kita Jangan belanja di Mall

Kepatuhan Protokol Kesehatan Terendah Terjadi di Wilayah Permukiman
Indonesia
Kepatuhan Protokol Kesehatan Terendah Terjadi di Wilayah Permukiman

Satgas COVID-19 melaporkan bahwa lokasi kerumunan dengan kepatuhan terendah terhadap protokol kesehatan(prokes) berada di wilayah permukiman.

Skema Ganjil Genap Tak Pengaruhi Penumpang di Angkutan Umum
Indonesia
Skema Ganjil Genap Tak Pengaruhi Penumpang di Angkutan Umum

Dishub DKI bersama polisi akan mengevaluasi aturan skema ganjil genap tiap seminggu sekali.

 Daya Listrik Rakyat Miskin Masih Kecil, Program Kompor Listrik Bisa Sia-sia
Indonesia
Daya Listrik Rakyat Miskin Masih Kecil, Program Kompor Listrik Bisa Sia-sia

Tidak cocok buat kelas rakyat kecil karena kompor listrik rata-rata daya listriknya masih 500 watt keatas. Sehingga UMKM dan rakyat kecil tidak bisa menggunakan produk tersebut.

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 31 Agustus
Indonesia
PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 31 Agustus

Jawa Barat memperpanjang pemberlakuan PSBB secara proporsional di wilayah Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Bekasi (Bodebek).

Polisi Tunda Pemeriksaan Bupati Bogor Ade Yasin
Indonesia
Polisi Tunda Pemeriksaan Bupati Bogor Ade Yasin

Pemeriksaan Bupati Bogor, Ade Yasin, kemungkinan ditunda karena yang bersangkutan dinyatakan positif COVID-19.