Satu Pekan Gelar Operasi, KKP Lumpuhkan 12 Kapal Asing Pelaku Illegal Fishing Kapal pencari ikan milik Asing. (Foto: KKP)

MerahPutih.com- Operasi pengawasan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melumpuhkan 19 kapal pelaku illegal fishing. Mereka ditangkap di di sejumlah wilayah perairan.

"Awak kapal pengawas perikanan yang terus menjaga setiap jengkal wilayah perairan kita, memastikan agar sumber daya kelautan dan perikanan terlindungi dari IUU Fishing," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan pers, Kamis (10/6).

Baca Juga:

KKP Amankan Pelaku Sport Fishing Ilegal Asal Malaysia di Perairan Sebatik

Trenggono menjelaskan, KKP melaksanakan operasi selama seminggu sejak tanggal 3-8 Juni 2021, dan berhasil menangkap 3 kapal berbendera Malaysia, 7 kapal berbendera Vietnam, 2 kapal berbendera Filipina dan 7 kapal berbendera Indonesia.

"Ini menunjukkan bahwa KKP serius dalam memberantas IUU Fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia," ujar Trenggono.

Trenggono menjanjikan akan terus memperkuat pengawasan, termasuk dengan penguatan infrastruktur. KKP sudah menambah dua armada baru dan akan terus ditambah dengan kapal-kapal pengawas sekelas kapal fregat secara bertahap.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono yang memimpin langsung operasi kapal pengawas membeberkan lebih detail pelaksanaan operasi pengawasan tersebut.

Ipunk menyampaikan, 4 kapal pengawas yang terdiri dari KP. Hiu 11, KP. Hiu Macan 1, KP. Hiu Macan Tutul 2 dan KP. Orca 3 berhasil menangkap 3 kapal berbendera Malaysia yaitu SFI-C2 3969, TRF 1034 dan SF3 1290, serta 7 kapal berbendera Vietnam yaitu KG 93094 TS, CM 91161 TS, CM 91884 TS, SBF 23, KG 91058 TS, KG 93055 TS, dan NQ 94274 TS. Kapal asal Vietnam ini mengincar teripang atau mentimun laut.

Ipunk menjelaskan, operasi pengawasan yang dilakukan oleh KP. Hiu 15 di Laut Sulawesi berhasil mengamankan 2 kapal ikan asing ilegal berbendera Filipina yaitu FBCA "JOHN REC" dan DUDOTS PHANIE.

 Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: KKP)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: KKP)

"Ini kapal-kapal pumboat yang mengincar ikan tuna di Laut Sulawesi, ukurannya tidak besar, tapi sangat efektif”, ungkap Ipunk.

Sepanjang tahun 2021, KKP telah menangkap 113 kapal yang terdiri dari 77 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 36 kapal ikan asing yang mencuri ikan (9 kapal berbendera Malaysia, 4 kapal berbendera Filipina, dan 23 kapal berbendera Vietnam).

KKP juga terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan dengan menangkap 62 pelaku penangkapan ikan dengan cara yang merusak (destructive fishing) seperti bom ikan, setrum maupun racun. (Knu)

Baca Juga:

KKP Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Ilegal Berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenhub Tawarkan Bangun Hotel dan Lainnya di Terminal Pada Investor
Indonesia
Kemenhub Tawarkan Bangun Hotel dan Lainnya di Terminal Pada Investor

Pemerintah pusat harus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk terus memperbaiki dan membenahi pelayanan terminal.

Hoaks di Berbagai Platform Medsos Selama Pandemi Nyaris 2.000 Kasus
Indonesia
Hoaks di Berbagai Platform Medsos Selama Pandemi Nyaris 2.000 Kasus

Roma berharap masyarakat tak cemas dan waspadai judul provokatif sensasional

Pemerintah Tegaskan Fadli dan Fahri Berhak Dapat Bintang Jasa, kecuali Tersangkut Masalah Hukum
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Fadli dan Fahri Berhak Dapat Bintang Jasa, kecuali Tersangkut Masalah Hukum

Calon penerimanya diusulkan oleh para lembaga negara dan tertuang di pasal 30 UU No 20 tahun 2009.

Kasus COVID-19 di DKI Terus Merosot, Keterisian Kamar Pasien OTG Hanya 21 Persen
Indonesia
Kasus COVID-19 di DKI Terus Merosot, Keterisian Kamar Pasien OTG Hanya 21 Persen

Artinya sekarang ini ketersediaan kamar isolasi pasien tanpa gejala di hotel ibu kota masih sekitar 79 persen

Vaksinasi Tahap III Targetkan Masyarakat Marjinal dan Paling Rentan
Indonesia
Vaksinasi Tahap III Targetkan Masyarakat Marjinal dan Paling Rentan

Untuk jenis vaksin pada tahap tiga ini nanti, pemerintah mengimbau masyarakat tidak pilih-pilih merek vaksin

La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada
Indonesia
La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Perbedaan suhu itu mengakibatkan terjadinya pergerakan aliran masa udara basah dari Samudera Pasifik

Puncak Musim Kemarau, Jateng Malah Dilanda Hujan
Indonesia
Puncak Musim Kemarau, Jateng Malah Dilanda Hujan

Secara umum di Jawa Tengah memasuki musim hujan bulan Oktober 2020. Dimana wilayah Kabupaten Temanggung bulan Oktober dipredikai mulai turun hujan.

Pangdam Jaya Sebut RSD Wisma Atlet Siap Tampung Pemudik Positif COVID-19
Indonesia
Pangdam Jaya Sebut RSD Wisma Atlet Siap Tampung Pemudik Positif COVID-19

Pangdam Jaya Mayjen (TNI) Dudung Abdurachman bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hindari Error, Menkeu Ingatkan Pembayar Pajak Segera Lapor SPT
Indonesia
Hindari Error, Menkeu Ingatkan Pembayar Pajak Segera Lapor SPT

Sebanyak 4,92 juta Wajib Pajak (WP) baik Orang Pribadi (OP) maupun Badan telah melaporkan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan dengan tahun pajak 2020 sejak awal 2021 hingga 5 Maret.

Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop
Indonesia
Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop

Komnas HAM meminta setiap pihak untuk menghentikan stigmatisasi