Satu Lagi Pejabat di Lingkup Pemprov DKI Meninggal Akibat COVID-19 Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur Ade Yulia Narun. (ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim)

Merahputih.com - Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur Ade Yulia Narun meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19, Selasa (2/12).

"Iya. COVID-19," ujar Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar dikutip Antara, Rabu (3/12).

Baca Juga

Cegah Penularan COVID-19, Santri di Pesantren Tebuireng Dilarang Dijenguk

Ade Yulia meninggal dunia pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur. Jenazah Ade Narun telah dimakamkan di Pemakaman Pondok Ranggon, secara langsung oleh petugas dari RSKD Duren Sawit.

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

Proses pemakaman dilakukan secara protokol COVID-19 dengan dihadiri sedikit perwakilan keluarga dengan ketentuan menjaga jarak.

Meninggalnya Ade Yulia Narun telah menambah daftar kalangan pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang meninggal dunia akibat COVID-19.

Baca Juga

Usai Ikut Kunjungan Edhy Prabowo, Dirjen PRL KKP Meninggal Gegara COVID-19

Pejabat tersebut di antaranya Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Lurah Meruya Selatan Ubay Hasan dan Camat Kelapa Gading. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19
Indonesia
Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19

Saat ini, belum ada ketentuan maupun pengaturan teknis dari pemerintah terkait vaksinasi mandiri.

Terjerat Kasus Narkoba, Sambil Nangis Nia Ramadhani Minta Maaf
Indonesia
Terjerat Kasus Narkoba, Sambil Nangis Nia Ramadhani Minta Maaf

"Khususnya keluarga kepada besar saya, sahabat, teman-teman, orang-orang yang mengasihi saya rekan kerja dan seluruh pihak yang sudah menaruh kepercayaannya kepada saya," sesal Nia.

Pemberian Hak Asimilasi di Rumah Bagi Narapidana dan Anak Diperpanjang
Indonesia
Pemberian Hak Asimilasi di Rumah Bagi Narapidana dan Anak Diperpanjang

Adapun perubahan dilakukan pada pasal 11 ayat (3) huruf d

Selundupkan 40 Kg Sabu ke Medan, Bandar Narkoba Dapat Upah Hingga Rp200 Juta
Indonesia
Selundupkan 40 Kg Sabu ke Medan, Bandar Narkoba Dapat Upah Hingga Rp200 Juta

Polisi menyita barang bukti satu unit mobil Toyota Innova

Masuk Bursa Ketum PPP, Sandiaga Dinilai 'Punya Perhatian' di Kalangan Umat Muslim
Indonesia
Masuk Bursa Ketum PPP, Sandiaga Dinilai 'Punya Perhatian' di Kalangan Umat Muslim

Saat pilpres punya konsep bagus soal ekonomi umat, itu daya tarik

 Pengamat Nilai Pelat Khusus Malah Bikin Anggota DPR Berjarak dengan Rakyat
Indonesia
Pengamat Nilai Pelat Khusus Malah Bikin Anggota DPR Berjarak dengan Rakyat

Sekjen DPR tidak dapat membuat aturan yang mewajibkan anggota DPR melaksanakaannya

Pemprov DKI Gencarkan 3T, Ditemukan 2 Kasus COVID-19 Varian Baru Asal India
Indonesia
Pemprov DKI Gencarkan 3T, Ditemukan 2 Kasus COVID-19 Varian Baru Asal India

Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus aktif melakukan testing, tracing, dan treatment atau 3T terhadap tenaga kesehatan dan pasien setelah ditemukannya dua kasus COVID-19 varian baru asal India.

[Hoaks atau Fakta]: Oksigen Tabung Selam Bisa Digunakan Jadi Tabung Oksigen Medis
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Oksigen Tabung Selam Bisa Digunakan Jadi Tabung Oksigen Medis

Jenis oksigen yang terkandung dalam tabung oksigen medis merupakan oksigen murni dengan kadar oksigen sebesar 95-100%.

KPK Garap 4 Legislator Muara Enim
Indonesia
KPK Garap 4 Legislator Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Senin (11/10).

Jokowi Ingatkan Penerima Bansos Tunai Tidak Beli Rokok
Indonesia
Jokowi Ingatkan Penerima Bansos Tunai Tidak Beli Rokok

"Saya perintahkan kepada para menteri dan gubernur agar mengawal pengiriman ini agar cepat, tepat sasaran dan diawasi, tidak ada potongan apa pun,” kata Presiden.