Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Djoko Tjandra. (Foto: MP/Kanugrahan)

Merahputih.com - Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan dua jenderal polisi menjadi tersangka terkait penghapusan red notice dan surat jalan Djoko Tjandra. Keduanya ialah mantan Kadiv Hubinter Polri NB dan Brigjen Prasetijo Utomo.

"PU dan NB ditetapkan sebagai tersangka penerima," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, (14/8).

Baca Juga:

Djoko Tjandra Dipindah ke Lapas Salemba

Mereka dikenakan Pasal 5 Ayat 2, Pasal 11 dan Pasal 12 huruf a dan b UU No 20 tahun 2002 tentang tipikor. "Kami juncto pasal 55 KUHP. Ancaman hukuman adalah 5 tahun. Ini masih proses penyidikan," ungkap Argo.

Penyidik Bareskrim menduga kedua jenderal tersebut menerima suap terkait pengurusan surat jalan dan red notice Djoko Tjandra.

Adapun pihak yang ditetapkan menjadi tersangka pemberi adalah Djoko Tjandra dan pengusaha TS. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah dilakukan gelar perkara. Adapun barang bukti yang disita berupa US$ 20 ribu, surat dan sejumlah barang bukti elektronik.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo membagi sengkarut urusan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra menjadi 3 klaster. Perkara yang membelit Djoko Tjandra itu disebut Sigit bermula dari kisaran tahun 2008-2009.

"Kami sepakat membagi peristiwa Djoko Tjandra ini menjadi 3 klaster peristiwa," ujar Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (14/8).

 Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (depan). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (depan). (Foto: MP/Kanugrahan)

Sigit menyampaikan hal itu setelah melakukan gelar perkara yang diikuti Deputi Penindakan KPK Karyoto. Sigit mengatakan keterlibatan KPK sebagai bentuk transparansi Polri.

"Klaster di tahun 2008-2009 di mana ada informasi yang nanti akan kami dalami terkait ada dugaan penyalahgunaan wewenang pada saat itu," ujar Sigit.

"Klaster kedua, peristiwa di akhir 2019 atau sekitar bulan November 2019, di mana terjadi suatu peristiwa terkait dengan adanya pertemuan saudara Djoko Tjandra, saudara P, dan saudara ANT terkait dengan rencana pengurusan fatwa dan proses PK, terkait dengan kasus tersebut saat ini sudah dilaksanakan penyidikan oleh rekan-rekan kita di kejaksaan," jelas dia.

Baca Juga:

Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Penyidikan, Bakal Ada Tersangka Baru?

Sementara, klaster ketiga terkait dengan penghapusan red notice, pembuatan dan penggunaan surat jalan palsu di mana terkait dengan peristiwa tersebut beberapa waktu yang lalu sudah ditetapkan tersangka. Dari keterangan Sigit disampaikan klaster pertama telah diusut KPK sejak lama. Untuk klaster kedua ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung), sedangkan yang klaster terakhir saat ini ditangani Bareskrim Polri.

Sejauh ini Bareskrim Polri sudah menetapkan Brigjen Prasetijo Utomo sebagai tersangka terkait kasus surat jalan palsu. Prasetijo sebelumnya menjabat Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri. Dalam perkara itu pula Bareskrim Polri menjerat Anita Kolopaking yang merupakan tersangka kasus surat jalan palsu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terus Bertambah, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Capai 36 Orang
Indonesia
Terus Bertambah, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Capai 36 Orang

Total korban meninggal yang berhasil ditemukan tim gabungan berjumlah 36 oran dan 4 orang masih dinyatakan hilang.

Roy Suryo Mengundurkan Diri dari Demokrat
Indonesia
Roy Suryo Mengundurkan Diri dari Demokrat

Roy Suryo mengundurkan diri dari Demokrat ermasuk sebagai kader di parpol yang telah menaunginya sekitar 15 tahun tersebut.

Inggris Lockdown Tiga Pekan Akibat Pandemi COVID-19
Dunia
Inggris Lockdown Tiga Pekan Akibat Pandemi COVID-19

Pemerintah Inggris memutuskan untuk lockdown wilayahnya selama tiga pekan akibat pandemi COVID-19.

Pagi Ini Jokowi Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Pagi Ini Jokowi Disuntik Vaksin COVID-19

Vaksin CoronaVac sebagai vaksin COVID-19 produksi perusahaan Sinovac, Tiongkok, telah resmi mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, Senin (11/1).

 Jawa Timur Kini Jadi Wilayah Dengan Laju Pertambahan Pasien Corona Terbanyak
Indonesia
Jawa Timur Kini Jadi Wilayah Dengan Laju Pertambahan Pasien Corona Terbanyak

Apabila diakumulasikan, dalam tiga hari terakhir ada 1.099 kasus baru Covid-19 di Provinsi Jawa Timur. Selain Jawa Timur, provinsi yang penambahan kasus baru Covid-19 tertinggi kedua adalah DKI Jakarta.

Polisi Dalami Fasilitator Perusuh Bayaran yang Nodai Demo Tolak Omnibus Law
Indonesia
Polisi Dalami Fasilitator Perusuh Bayaran yang Nodai Demo Tolak Omnibus Law

Polisi juga mulai memeriksa sejumlah kamera CCTV

198 Ribu Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat Tahun Ini
Indonesia
198 Ribu Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat Tahun Ini

Jumlah ini tersebar di 13 Embarkasi

PNS Nekat Mudik Terancam Sanksi Non-Job Hingga Dipecat
Indonesia
PNS Nekat Mudik Terancam Sanksi Non-Job Hingga Dipecat

ASN dibatasi kegiatan berpergian ke luar daerah atau termasuk mudik

723 Pasien Positif COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Indonesia
723 Pasien Positif COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

"Pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 16 pasien dari semula 824 orang menjadi 840 orang," ujarnya

Belum Tentukan Sosok Cawagub DKI, Ini Alasan Fraksi PDIP
Indonesia
Belum Tentukan Sosok Cawagub DKI, Ini Alasan Fraksi PDIP

PDIP kini tengah menunggu pembentukan panitia pemilihan (Panlih) wagub DKI