Satpol PP Larang Ondel-Ondel Keliling Kampung, Terkesan Mengemis Ondel-ondel Jakarta. (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta melarang sekelompok orang yang memanfaatkan ondel-ondel dijadikan sebagai ajang cari uang dengan berkeliling di jalan.

Yang menjadi sorotan Pemerintah DKI adalah ondel-ondel ini digunakan untuk minta-minta ke warga di jalan hingga gang yang dibalut dengan aksi mengamen.

Baca Juga

DPRD Tegaskan Ondel-Ondel Tak Layak Dijadikan Sarana Mengamen

"Ngamen ini sebenarnya tidak terlihat, kesannya ngamen, tapi malah munculnya seperti ngemis, keliling-keliling," ujar Kasatpol PP DKI, Arifin di Jakarta, Rabu (24/3).

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum, bahwasanya kesenian ondel-ondel tidak diperbolehkan untuk mengemis.

"Ya mengemis di jalan, jadi bukan mengamennya, mengemis di jalan-jalannya itu yang nggak boleh," papar Arifin.

Seorang bocah membawa ondel-ondel di Jalanan Jakarta, (Antara Foto/Reno Esnir)
Seorang bocah membawa ondel-ondel di Jalanan Jakarta, (Antara Foto/Reno Esnir)

Lanjut dia, kalau mereka melanggar Perda No 8 Tahun 2007 itu akan dikenakan sanksi. Tapi ia tegaskan untuk saat ini sanksi belum ditegakan masih dalam tahap edukasi dan sosialisasi.

Menurutnya, mereka yang menggunakan ondel-ondel untuk mengamen itu sudah salah kaprah. Sebab tidak ada bentuk seni yang dimunculkan itu dan dapat dinikmati masyarakat.

"Kesannya seperti mengemis hanya saya menggunakan icon ondel-ondel," ketus anak buah Gubernur Anies ini.

Ketegasan menegakan aturan Perda ketertiban umum ini juga, kata Arifin, merespon laporan dan keluhan warga ibu kota yang melihat masifnya ondel-ondel di perkampungan-perkampungan.

"Udah mulai merasa terganggu denga nadanya penggunaan ondel-ondel kesannya tadi, seolah-olah ngamen tetapi sebenarnya yang terjadi meminta-minta," ungkap dia.

Untuk menghilangkan ondel-ondel di jalan yang berkedok mengamen ini Satpol PP DKI akan melakukan edukasi terhadap mereka. Sebagai awalan harus dilakukan penegakan yang bersifat hati-kehati agar mereka tak memanfaatkan ondel-ondel lagi.

"kita akan melakukan penjangkauan, penjangkauan itu artinya ketika ada ondel-ondel tentu kita akan data, dari mana, tinggalnya dari mana, dia dapatkan ondel-ondel itu bentuknya apakah dia menyewa apkaah dia punya sendiri," ucapnya.

"Kita sodorkan juga bahwa ada aturan-atuaran yang melarang adanya kegiatan mengemis, saya ingin katakan penggunaan icon ondel-ondel itu harus kita tinggikan karena itu nilai warisan budaya betawi kita, bukan kemudian direndahkan," pungkas Arifin menyambungkan. (Asp)

Baca Juga

Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Berencana Perbaiki Semua Stasiun Kereta dan Tingkatkan Pembangunan JPO
Indonesia
DKI Berencana Perbaiki Semua Stasiun Kereta dan Tingkatkan Pembangunan JPO

DKI juga akan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk merevitalisasi dengan sistem integrasi

Pekan Depan, Pemerintah Berlakukan Pembatasan Aktivitas Secara Ketat
Indonesia
Pekan Depan, Pemerintah Berlakukan Pembatasan Aktivitas Secara Ketat

Pemerintah, klaim Airlangga, telah melakukan langkah pengendalian antara lain menerbitkan kebijakan pengaturan perjalanan warga negara asing ke Indonesia 1-14 Januari 2021.

Pelacakan COVID-19 Libur Lebaran di Bandung Jaring Puluhan Kasus Positif
Indonesia
Pelacakan COVID-19 Libur Lebaran di Bandung Jaring Puluhan Kasus Positif

Hasil tes acak dengan rapid antigen saat libur Lebaran 2021 di Kota Bandung menemukan 36 kasus positif COVID-19.

Wagub DKI: Setelah Jam 8 Malam Tak Ada Kegiatan Lagi
Indonesia
Wagub DKI: Setelah Jam 8 Malam Tak Ada Kegiatan Lagi

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk patuh terhadap aturan jam malam yang diberlakukan pemerintah guna menekan penyebaran kasus COVID-19.

Dirut Bulog Tegaskan Tahun Ini Tak Perlu Impor Beras
Indonesia
Dirut Bulog Tegaskan Tahun Ini Tak Perlu Impor Beras

Berarti hari ini sebenarnya sudah selesai tugas Bulog

Malaysia Wajibkan Tes Swab ke Pekerja Asing
Dunia
Malaysia Wajibkan Tes Swab ke Pekerja Asing

Pemerintah Malaysia mewajibkan tes swab bagi pekerja warga negara asing untuk mengurangi resiko penularan COVID-19.

Kasus Melonjak, Pemkab Sleman Tambah Shelter OTG
Indonesia
Kasus Melonjak, Pemkab Sleman Tambah Shelter OTG

Asrama Haji yang kini menjadi shelter penampungan OTG sudah hampir penuh.

WHO Keluarkan Izin Darurat Vaksin COVID-19 AstraZeneca-Oxford
Indonesia
WHO Keluarkan Izin Darurat Vaksin COVID-19 AstraZeneca-Oxford

WHO mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin buatan bersama AstraZeneca dan Oxford University.

Bongkar BAP Rizieq, Kuasa Hukum Janji Kuliti Saksi JPU
Indonesia
Bongkar BAP Rizieq, Kuasa Hukum Janji Kuliti Saksi JPU

Saksi yang hadir antara lain mantan Wali Kota Jakpus Bayu Meghantara dan mantan Kapolres Jakpus Kombes Pol Heru Novianto.

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Penanganan Sampah di Laut
Indonesia
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Penanganan Sampah di Laut

Ditargetkan pada tahun 2025, penanganan sampah di laut sudah mencapai angka 70 persen