Satpol PP Jakpus Dikerahkan Bantu Polisi Berangus Begal Sepeda Petugas dari Polres Jakarta Selatan Sektor Kebayoran Baru bepatroli di sepanjang jalur sepeda. (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Selatan)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menerjunkan Satpol PP untuk membantu keamanan menjaga wilayah perihal maraknya begal sepeda beberapa waktu belakangan.

"Satpol PP dari tingkat kelurahan hingga kota sudah kita minta untuk ikut lakukan pengamanan," kata Wakil Wali Kota Jakpus Irwandi di Jakarta Rabu (28/10).

Kendati demikian, ucap Irwandi, langkah ini hanya upaya pihaknya dalam pendukung pengamanan yang dilakukan aparat kepolisin. Untuk penindakan pelaku kriminal, kata dia, merupakan kewenangan kepolisian.

Baca Juga:

Karena Faktor Ini Pelaku Begal Pesepeda Sulit Terungkap

"Penindakan kriminal tetap wewenang kepolisian," papar Irwandi.

Personel yang sudah biasa menjaga sejumlah titik diminta untuk turut mengawasi para pesepeda. Mereka diminta untuk menampakkan dirinya di pinggir jalan. Sehingga para pelaku jambret bakal berpikir dua kali untuk melancarkan aksinya.

"Kita setidaknya lakukan upaya pencegahan," kata dia.

Mantan Kepala Dinas UMKM ini mengimbau kepada pesepeda untuk tidak gowes sendirian, harus bersepeda berkelompok.

Pesepeda juga diminta beraktivitas pada pagi atau sore hari. Sebab, ujar dia, pelaku jambret kerap melancarkan aksinya saat pesepeda sendirian di jalanan sepi.

Polres Metro Jakarta Pusat sendiri sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Begal. Satgas yang beranggotakan 10 personel dengan mengendarai sepeda motor itu sudah mulai aktif sejak Selasa (27/10) kemarin.

Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)
Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Satgas difokuskan di sekitar Jalan Sudirman dan Thamrin karena merupakan jalur favorit pesepeda. Personel kepolisian berpatroli dengan menggunakan seragam.

Seperti diketahui, Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko menjadi korban begal sepeda saat bersepeda alias gowes di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin (26/10) kemarin sekitar pukul 06.45 WIB.

Pelaku yang hingga kini sedang diburu oleh jajaran kepolisian, berhasil menggasak tas milik Kolonel Pangestu. Didalam tas tersebut, terdapat handphone milik Kolonel Pangestu.

Kolonel Pangestu mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di bagian kepala belakang usai terjatuh saat berusaha melawan begal tersebut.

Pangestu saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo Jakarta.

Baca Juga:

Anies Diminta Gandeng Polisi Amankan Begal Sepeda di Jakarta

Sebelumnya, Aktor senior Anjasmara juga menjadi korban begal sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan ketika sedang gowes.

Akibat kejadian itu Anjasmara terluka, bahkan dia harus mengenakan penyangga leher. Meskipun tidak ada barangnya yang hilang, Anjasmara terluka.

Artis peran itu sempat melawan dengan memukul salah seorang pelaku. Namun Anjas jatuh dari sepeda dan terseret sejauh 3 meter.

Paling anyar Rabu (28/10) peristiwa begal sepeda kembali terjadi di wilayah Kembangan Jakarta Barat.

Polisi Polsek Kembangan pun kini tengah memburu pelaku jambret pesepeda itu. (Asp)

Baca Juga:

Marak Begal Sepeda, Wagub Minta Warga Galakkan Kembali Siskamling

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Panglima TNI Klaim Gesekan Anggota TNI dan Polri Berkurang
Indonesia
Panglima TNI Klaim Gesekan Anggota TNI dan Polri Berkurang

"Sebagai dua institusi strategis negara, energi yang kita miliki harus diarahkan sepenuhnya pada upaya pelaksanaan tugas pokok serta kolaborasi lintas sektoral,” terangnya

Ini Dia Hasil Undian Nomor Paslon Pilwalkot Tangsel
Indonesia
Ini Dia Hasil Undian Nomor Paslon Pilwalkot Tangsel

Polri, TNI, Satpol PP terlihat berjaga di sisi luar dan dalam gedung pertemuan

Jurnalis Malah Diamankan saat Liput Demo, Polisi Mesti Lakukan Evaluasi
Indonesia
Jurnalis Malah Diamankan saat Liput Demo, Polisi Mesti Lakukan Evaluasi

Sejumlah wartawan dilaporkan mengalami pemukulan bahkan penangkapan oleh kepolisian saat meliput demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sekolah DKI Belum Dibuka, Wagub Pastikan Siswa Belajar Online
Indonesia
Sekolah DKI Belum Dibuka, Wagub Pastikan Siswa Belajar Online

Ahmad Riza Patria memastikan belajar mengajar di sekolah belum dibuka kembali selama masa transisi PSBB.

Kebakaran Kejagung, Pejabat Tinggi hingga Penjual Produk Pembersih Diperiksa
Indonesia
Kebakaran Kejagung, Pejabat Tinggi hingga Penjual Produk Pembersih Diperiksa

Tim penyidik Bareskrim Polri akan memeriksa empat orang saksi terkait kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kejari Majalengka Resmi Tahan Tersangka Korupsi PDSMU
Indonesia
Kejari Majalengka Resmi Tahan Tersangka Korupsi PDSMU

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Majalengka akhirnya resmi menahan tersangka J pada kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU).

HAOX atau FAKTA : Pria Asal Yaman Ditangkap Gegara Lecehkan Kambing
Indonesia
HAOX atau FAKTA : Pria Asal Yaman Ditangkap Gegara Lecehkan Kambing

Hasil penelusuran Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), diketahui bahwa gambar tersebut merupakan hasil suntingan.

Penembakan Warga Kulit Hitam oleh Polisi Kembali Terjadi di AS
Indonesia
Penembakan Warga Kulit Hitam oleh Polisi Kembali Terjadi di AS

Blake tengah mencoba menurunkan ketegangan insiden rumah tangganya ketika polisi menembak dia pertama kali dengan pistol kejut listrik.

Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan ke OTG COVID-19
Indonesia
Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan ke OTG COVID-19

Jatim selama beberapa hari terakhir, angka OTG semakin bertambah