Satpol PP Jakarta Bakal Perketat Pengawasan Saat PSBB Total Pelanggar protokol kesehatan saat menjalani sanksi. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol) PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap sektor-sektor usaha yang dilarang Gubernur Anies saat masa PSBB total di ibu kota.

Seperti pengawasan kapasitas maksimal di perkantoran, dan memastikan restoran atau rumah makan tidak melayani makan di tempat.

"Kita akan lakukan kegiatan intensitas, patroli mungkin akan tingkatkan lagi pengawasannya. Sektor-sektor mana saja yang boleh buka atau tidak, walau buka ada ketentuan batasan 50 persen," ujar Arifin di Jakarta, Sabtu (12/9).

Baca Juga:

Protes PSBB, Menteri Dianggap Tidak Sejalan Dengan Jokowi

Pengawasan ketat yang dilancarkan Satpol PP DKI ini, tegas Arifin, agar semua pelaku usaha dan masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Satpol PP DKI bakal lebih intensif dalam berpatroli. Khususnya kepada masyarakat yang belum menggunakan masker dengan baik.

"Dan dalam hal melaksanakan pengawasan dan pendisiplinan ini, kami senantiasa bergandengan tangan bersama TNI Polri. Nanti akan diatur lebih lanjut sesuai arahan gubernur," ungkapnya.

Kampanye protokol kesehatan
Kampanye protokol kesehatan. (Foto: Antara).

Meski demikian, Satpol PP masih menunggu arahan detil dari Gubernur Anies soal aturan PSBB total yang bakal diberlakukan mulai 14 September 2020 lusa.

"Berkaitan dengan rencana ke depan, kita masih menunggu apa yang nantinya menjadi arahan yang lebih rinci yang nanti disampaikan gubernur," tuturnya.

Arifin melanjutkan, pada dasarnya Satpol PP DKI akan menindak para pelanggar protokol kesehatan. Seperti yang selama ini dikerjakan.

"Prinsipnya Satpol PP punya tugas fungsi sebagai penegak peraturan daerah dan kepada yang pastinya mendukung mengawal sekaligus juga menjalankan fungsi penerapan disiplin dan penegakan hukum pada mereka yang lakukan pelanggaran protokol kesehatan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

PSBB Total, Jakarta Tiadakan CFD

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPIP Soroti Sandiwara di Media Sosial Akibat Kurangnya Pemikiran Kritis
Indonesia
BPIP Soroti Sandiwara di Media Sosial Akibat Kurangnya Pemikiran Kritis

Benny menilai, pesatnya perkembangan dunia digital jika tak diimbangi dengan nalar kritis, justru tidak akan memajukan bangsa.

 Anies Minta Jangan Mudik Lokal, Silahtuhrahmi Lebaran Lewat Online
Indonesia
Anies Minta Jangan Mudik Lokal, Silahtuhrahmi Lebaran Lewat Online

"Semua tetap berada di rumah, yang bisa bepergian adalah orang yang karena tugas/pekerjaannya di 11 sektor yang mendasar" jelas dia.

Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan
Indonesia
Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan

Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) diberikan waktu untuk mengaktifkan rekening hingga tanggal 30 Juni 2021.

Sekolah di Zona Hijau Kembali Dibuka, Gugus Tugas Ingatkan Hati-hati
Indonesia
Sekolah di Zona Hijau Kembali Dibuka, Gugus Tugas Ingatkan Hati-hati

sementara ini ada 92 kabupaten/kota yang dinyatakan masuk zona hijau atau belum terdampak corona.

DPR Dinilai Egois dan Tak Peka karena Ingin Tes Corona dengan Instan
Indonesia
DPR Dinilai Egois dan Tak Peka karena Ingin Tes Corona dengan Instan

Rencana rapid test corona yang akan dijalani oleh anggota DPR, keluarga, dan staf mereka dianggap sebagai bentuk egoisme.

Jumlah Penggugat Banjir Jakarta Tambah Ratusan Orang, Kerugian Rp60 Miliar Lebih!
Indonesia
Jumlah Penggugat Banjir Jakarta Tambah Ratusan Orang, Kerugian Rp60 Miliar Lebih!

Rencananya data-data administrasi tambahan mengenai perubahan wakil kelas serta korban akan diserahkan

Usut Kebakaran, Pamdal Hingga 'Cleaning Service' Kejagung Diperiksa Polisi
Indonesia
Usut Kebakaran, Pamdal Hingga 'Cleaning Service' Kejagung Diperiksa Polisi

Ini pemeriksaan awal sebagai bahan untuk bisa bergerak

Ditlantas Polda Metro Minta Pengadaan 50 Kamera Tilang ke Pemprov DKI
Indonesia
Ditlantas Polda Metro Minta Pengadaan 50 Kamera Tilang ke Pemprov DKI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengajukan pengadaan 50 kamera tilang elektronik ke Pemprov DKI.

 39 Finalis Puteri Indonesia Belajar Antikorupsi ke KPK
Indonesia
39 Finalis Puteri Indonesia Belajar Antikorupsi ke KPK

"Kita memberikan pembekalan seperti agar nanti kembali ke masyarakat atau kemudian jadi duta, paling tidak berperan sebagai integritas, sebagai anak bangsa yang bisa menularkan jadi agen perubahan," kata Lili

 Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah
Indonesia
Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah

"Sumenep yang sebelumnya masih zona hijau, sekarang menjadi zona merah. Karena sudah ada yang positif," tambah Heru.