Satpol PP DKI Sanksi 3 Kafe Langgar Jam Operasi PPKM Level 3 Top One Cafe disegel Satpol PP DKI Jakarta. Foto: Twitter/Satpol PP

MerahPutih.com - Satpol PP DKI Jakarta memberikan sanksi terhadap 3 tempat usaha kafe yang melanggar protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di masa PPKM level 3.

Escape Hawai Cafe, Top One Cafe, dan Sahabat Cafe di wilayah Jakarta Barat, dikenakan sanksi penghentian sementara 7x24 ditambah denda administratif.

Baca Juga

DKI Jakarta dan Wilayah Penyangga Alami Deflasi di Tengah Pelonggaran PPKM

Kegiatan tersebut merupakan gabungan bersama TNI-Polri. Ketiga tempat usaha tersebut karena berkerumun dan pelanggaran jam operasional.

Menurut informasi Instagram Satpol PP DKI, ada sekitar 122 orang yang berada di 3 tempat tersebut baik pengunjung maupun karyawan dikenakan juga sanksi kerja sosial dan denda perorangan.

Pengenaan sanksi tersebut diberikan dalam rangka meningatkan kesadaran masyarakat dan para pelaku usaha terhadap upaya bersama pencegahan penyebaran COVID-19 di masa pandemi.

Jangan kendor, tetap disiplin mengikuti ketentuan protokol kesehatan yang ada walaupun ada kebijakan pelonggaran aturan PPKM dalam rangka menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat yang diberikan oleh pemerintah. (Asp)

Baca Juga

Kemenkes Sematkan Jaktim Masuk PPKM Level 1, Begini Jawaban Wagub Riza

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tersisa 180 Ribu di Jakarta, Rumah Warga Belum Divaksin Bakal Didatangi Polisi
Indonesia
Tersisa 180 Ribu di Jakarta, Rumah Warga Belum Divaksin Bakal Didatangi Polisi

Polda Metro Jaya terus memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya.

Ridwan Kamil Galang Dukungan Mochtar Kusumaatmadja sebagai Pahlawan Nasional
Indonesia
Ridwan Kamil Galang Dukungan Mochtar Kusumaatmadja sebagai Pahlawan Nasional

Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja akan terus diusulkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

Mabes Polri Rekrut 56 Eks Pegawai KPK, Kekisruhan TWK Diharapkan Berakhir
Indonesia
Mabes Polri Rekrut 56 Eks Pegawai KPK, Kekisruhan TWK Diharapkan Berakhir

Perekrutan untuk memperkuat Bareskrim Polri dan kebijakan Kapolri itu dinilai sangat responsif dan solutif.

 43 Ribu Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Bandung Lakukan 2 Pendekatan
Indonesia
43 Ribu Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Bandung Lakukan 2 Pendekatan

Angka kemiskinan Kota Bandung saat ini sebesar 3,99 persen atau 100.200 jiwa. Sedangkan kemiskinan ekstrem mencapai 1,7 persennya atau 43 ribu jiwa.

Puluhan Orang Masih Hilang di Perairan Kalbar, Tim Sar Maksimalkan Pencarian
Indonesia
Puluhan Orang Masih Hilang di Perairan Kalbar, Tim Sar Maksimalkan Pencarian

"Operasi pencarian diperpanjang sampai tiga hari ke depan hingga 23 Juli,” kata Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letkol Laut (P) La Ode M. Holib.

Penyebab Tabung Oksigen Melonjak karena Banyak Permintaan dari Perorangan
Indonesia
Penyebab Tabung Oksigen Melonjak karena Banyak Permintaan dari Perorangan

Pelaku industri tabung gas oksigen kebanjiran pesanan di tengah peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi beberapa waktu terakhir

11 Ruas Jalan Tol Baru Akan Tuntas Hingga Akhir 2021
Indonesia
11 Ruas Jalan Tol Baru Akan Tuntas Hingga Akhir 2021

Kementerian PUPR akan melaporkan terkait jadwal peresmian, ke pihak Sekretariat Presiden (Setpres) untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai waktu peresmian.

Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok
Indonesia
Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ke ibu kota Jakarta terjadi pada hari Minggu (3/1). Pada hari tersebut diperkirakan ada sebanyak 205 ribu kendaraan di jalan tol.

Data Sementara Gempa Majene: 8 Meninggal 637 Luka
Indonesia
Data Sementara Gempa Majene: 8 Meninggal 637 Luka

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk meninjau lokasi terdampak gempa.

Ketua DPD Demokrat Se-Indonesia Minta AHY Pecat Kader Pengkhianat
Indonesia
Ketua DPD Demokrat Se-Indonesia Minta AHY Pecat Kader Pengkhianat

Ketua DPD Demokrat se-Indonesia kompak meminta AHY memecat segelintir kader yang berupaya mengambil alih kepemimpinan dan berkonspirasi bersama pihak eksternal.