Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis Jr/am.

Merahputih.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menyatakan penambahan kasus COVID-19 tak kunjung berhenti lantaran virus Corona tersebut masih banyak bersirkulasi.

Apalagi, banyak masyarakat Indonesia yang mengabaikan protokol kesehatan, salah satunya adalah menghadiri kerumunan.

“Di Indonesia kenapa kasusnya tinggi, karena virusnya masih banyak bersirkulasi," kata Wiku kepada wartawan yang dikutip, Rabu (6/1).

Baca Juga:

RSD Wisma Atlet Penuh, Wagub DKI: Jangan Khawatir

Wiku membandingkan kasus di Indonesia yang masih tinggi dengan Singapura dan Tiongkok yang sudah jauh menurun atau bahkan hampir tidak ada.

Kasus COVID-19 di kedua negara tersebut menjadi sedikit, atau beberapa wilayahnya bahkan terbebas dari pandemi, karena sirkulasi virus di negara tersebut tersisa sedikit.

Sementara di Indonesia, virus masih mudah berpindah-pindah dan memperbanyak diri karena masih terdapat banyak kerumunan manusia. "Jadi dia bisa loncat bisa menular, pada saat menular dia mengimplifikasi, jumlahnya makin banyak,” jelas Wiku.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID- 19 Wiku Adisasmito. (Foto: Antara).
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID- 19 Wiku Adisasmito. (Foto: Antara).

Cara agar virus tidak bisa memperbanyak diri di Indonesia adalah dengan mempersempit gerak virus agar tidak bisa meloncat dari satu manusia ke manusia lain.

Yang perlu dilakukan adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Seperti diketahui, kasus COVID-19 di Indonesia selama 24 jam terakhir hingga Selasa (5/1) pukul 12.00 WIIB bertambah sebanyak 7.445. Dengan penambahan tersebut, maka total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 779.548.

Baca Juga:

Penumpang Kereta Api Wajib Pakai Masker 3 Lapis Saat Libur Natal-Tahun Baru

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, kasus sembuh bertambah 6.643 sehingga total menjadi 645.746. Kasus meninggal bertambah 198 menjadi total 23.109.

Jumlah tersebut didapatkan dari pemeriksaan spesimen sebanyak 60.520. Adapun jumlah orang yang diperiksa dalam 24 jam terakhir sebanyak 38.309. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Semua Hewan Yang Dijadikan Uji Coba Vaksin COVID-19 Mati
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Semua Hewan Yang Dijadikan Uji Coba Vaksin COVID-19 Mati

Faktanya, penelitian ini tidak fokus pada vaksin COVID-19, atau bahkan menggunakan teknologi yang sama yang mendukung vaksin COVID-19 saat ini.

Ruang Isolasi di 903 RS Rujukan COVID-19 Masih Memadai
Indonesia
Ruang Isolasi di 903 RS Rujukan COVID-19 Masih Memadai

Ruang isolasi terus bertambah sejak dari Maret sampai Oktober. Dari RS rujukan COVID-19 terdapat 35 ribu tempat tidur sementara dari RS rujukan berdasarkan SK gubernur terdapat 51.222 tempat tidur isolasi.

Kata Anies Kenapa Kasus COVID-19 Jakarta Masih Tinggi
Indonesia
Kata Anies Kenapa Kasus COVID-19 Jakarta Masih Tinggi

Peningkatan kasus COVID-19 di Jakarta dikarenakan mobilitas masyarakat di luar rumah masing tinggi.

Anita Kolopaking Hingga Jaksa Pinangki Diharapkan Jadi Justice Collaborator
Indonesia
Ini Tanggapan Mahfud MD Disinggung JK Soal Kritik Pemerintah
Indonesia
Ini Tanggapan Mahfud MD Disinggung JK Soal Kritik Pemerintah

Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan bahwa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf terbuka terhadap kritik.

Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Terima Suap Rp45,7 Miliar
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Terima Suap Rp45,7 Miliar

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi menerima suap sebesar Rp45.726.955.000

Skema Penyaluran Bansos Tunai di DKI Jakarta
Indonesia
Skema Penyaluran Bansos Tunai di DKI Jakarta

Kepala Dinas Sosial DKI, Irmansyah menjelaskan, proses penyaluran tiga jenis Bansos yang bekerja sama dengan Pemerintah pusat.

BMKG Angkat Bicara Soal Informasi Bakal Terjadi Gempa 8 SR Akibat Gunung Krakatau
Indonesia
BMKG Angkat Bicara Soal Informasi Bakal Terjadi Gempa 8 SR Akibat Gunung Krakatau

Rekaman berita bohong ini sebenarnya sudah pernah beredar sebelumnya

MAKI Yakin Terdakwa Megakorupsi Jiwasraya Divonis Maksimal
Indonesia
MAKI Yakin Terdakwa Megakorupsi Jiwasraya Divonis Maksimal

Kejaksaan Agung telah mengikuti irama yang dilakukan oleh majelis hakim dalam memberikan vonis kepada empat terdakwa lainnya dengan hukuman maksimal seumur hidup.

Mabes Polri Awasi Aktivitas Penjualan Obat-obatan Online
Indonesia
Mabes Polri Awasi Aktivitas Penjualan Obat-obatan Online

Polri melakukan pengawasan aktivitas penjualan online obat-obatan jenis antibiotik yang biasa digunakan selama pandemi COVID-19.