Satgas Taman Mangu Indah Gerak Cepat Bantu Warga Positif COVID-19 Anggota pembina Satgas COVID-19 RW 06 Taman Mangu Indah, Hanief Arief (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Kolaborasi warga untuk menekan penyebaran COVID-19 sangat diperlukan di tengah sulitnya mendapatkan fasilitas kesehatan hingga obat-obatan. Salah satunya adalah keterlibatan Satgas COVID-19 di RW 06 Taman Mangu Indah, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mereka siaga selama 24 jam hanya untuk membantu warga yang positif COVID-19.

Anggota pembina Satgas COVID-19 RW 06 Taman Mangu Indah, Hanief Arief menuturkan tim yang berjumlah 30 orang ini memberikan dukungan, perhatian dan pendampingan bagi warga yang tengah isolasi mandiri. Tim berkoordinasi dengan pihak TNI-Polri dan Pemkot Tangerang Selatan.

"Ini amanat dari Walikota Tangerang Selatan (Benyamin Davnie) agar seluruh RT dan RW membentuk Satgas," kata Hanief kepada Merahputih.com di Pondok Aren, Sabtu (17/7).

Baca Juga:

Pelatih Dewa United FC Komentari Rencana Penyelenggaran Liga 2 di Tangsel

Setiap RT mempunyai perwakilan di Satgas yang memonitor warga positif COVID-19. Laporan ini didapat dari warga yang hasil swab antigennya menunjukkan tanda terpapar COVID-19. "Jadi sebagai fasilitator dan mediator untuk penanganan COVID-19," ujar Sekretaris RW ini.

Mereka juga bertugas mengevakuasi pasien COVID-19 di rumah yang membutuhkan perawatan. Sesuai dengan instruksi Ketua RW 06 Joko Irianto, semua warga positif harus diperhatikan agar segera sembuh.

"Nanti kami antarkan ke puskesmas dan rumah sakit rujukan dengan menggunakan fasilitas ambulance yang kami miliki," imbuh Hanief.

Lalu, tim yang dikomandoi Robert Manalu ini juga bertugas mencarikan tabung oksigen untuk pasien yang membutuhkan. "Kami data tempat pengisian tabung oksigen di Tangsel. Ada informasi dimana, kami langsung follow up. Memang cukup panjang karena mengantri tabung oksigen," terang Hanief.

Ilustrasi. (ANTARA/HO)
Ilustrasi. (ANTARA/HO)

Satgas juga mendistribusikan makanan untuk warga yang isoman. Total, sudah hampir 150 boks makanan diberikan kepada pasien dan tenaga medis. "Makanan kami berikan untuk yang membutuhkan. Satgas ini 24 jam aktif dan siap membantu warga yang membutuhkan," jelas Hanief.

Untuk menekan penyebaran COVID-19, Satgas juga mendorong warga untuk melakukan vaksinasi. "Saat ini warga RW 06 sudah 300 orang yang divaksin belum ditanbah yang vaksin di luar Puskesmas. Kami sisir warga yang belum divaksin agar segera vaksin," teranf Hanief.

"Targetnya seluruh warga Taman Mangu Indah bisa divaksin," tambah dia.

Bukan hanya itu, Satgas juga tak henti-hentinya meminta warga untuk taat dalam protokol kesehatan 5M. "Kami tegur warga yang tak taat prokes dan kami berikan dia masker jika tak memakai," ujar dia.

Baca Juga:

Ketua KONI Tangsel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah

Hanief berharap, warga untuk tetap waspada dan taat pada protokol kesehatan. Mengingat jumlah warga yang terpapar COVID-19 di Taman Mangu Indah cukup banyak. Ia mengapresiasi kesadaran warga akan protokol kesehatan yang makin meningkat.

"Kolaborasi antar warga juga penting. Saling mengingatkan dan memperhatikan warga yang sedang isolasi mandiri agar pandemi ini segera berakhir," harap Hanief. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nurul Ghufron Tegaskan Isu Taliban Diembuskan untuk Ganggu Kinerja KPK
Indonesia
Nurul Ghufron Tegaskan Isu Taliban Diembuskan untuk Ganggu Kinerja KPK

Ghufron menilai isu taliban kembali diembuskan untuk mengganggu kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

Begini Rangkaian Pameran dan Demo Alutsista HUT TNI di Istana Kepresidenan
Indonesia
Begini Rangkaian Pameran dan Demo Alutsista HUT TNI di Istana Kepresidenan

Beberapa jenis alutsista yang ditampilkan yaitu dua unit kendaraan taktis ringan Sherpa Light Scout, 35 unit kendaraan taktis Anoa, 8 unit Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) Armoured Personel Carrier, dan 2 unit Rantis Bushmaster.

Libur Nataru, Okupansi Hotel di Yogyakarta Diprediksi Capai 90 Persen
Indonesia
Libur Nataru, Okupansi Hotel di Yogyakarta Diprediksi Capai 90 Persen

PHRI Yogyakarta memprediksi tingkat okupansi hotel pada Natal dan tahun baru (nataru) mencapai 90 persen.

Begini Jawaban Pemprov DKI Didesak Tetapkan PSBB Ketat
Indonesia
Begini Jawaban Pemprov DKI Didesak Tetapkan PSBB Ketat

Pemprov DKI Jakarta mengaku, belum ada pembahasan terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat, meski kasus COVID-19 di ibu kota saat ini terus meningkat signifikan.

Kunjungi Vaksinasi Massal di Bali, Kapolri Harapkan Herd Immunity Mulai Terbentuk
Indonesia
Kunjungi Vaksinasi Massal di Bali, Kapolri Harapkan Herd Immunity Mulai Terbentuk

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Bali.

Japek II Berganti Nama Jadi Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed
Indonesia
Japek II Berganti Nama Jadi Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed

Sebelumnya, President Joko Widodo Street atau Jalan Presiden Joko Widodo telah resmi berdiri di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab

Polresta Surakarta Lepas 10 Mahasiswa UNS yang Bentang Poster Kritik Jokowi
Indonesia
Polresta Surakarta Lepas 10 Mahasiswa UNS yang Bentang Poster Kritik Jokowi

Polresta Surakarta melepas 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (13/9). Pelepasan mahasiswa tersebut dilakukan usai diberikan pembinaan.

Jasa Marga Bakal Miliki 2 Pusat Pengendalian Lalu Lintas Jalan Tol Canggih
Indonesia
Jasa Marga Bakal Miliki 2 Pusat Pengendalian Lalu Lintas Jalan Tol Canggih

Jasa Marga telah mengenalkan Command Center (Pusat Kendali) lalu lintas jalan tol berbasis Intelligent Transportation System (ITS).

Kasus Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 di Solo Meluas, 68 Orang Positif
Indonesia
Kasus Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 di Solo Meluas, 68 Orang Positif

Sedikitnya ada 62 siswa dan 6 guru dari SD dan SMP sederajat yang harus menjalani isoman dan dalam pemantauan puskesmas setempat.

Vaksinasi Merdeka Gelombang Dua, Polda Metro Gempur Wilayah Penyangga Ibu Kota
Indonesia
Vaksinasi Merdeka Gelombang Dua, Polda Metro Gempur Wilayah Penyangga Ibu Kota

Pada Vasinasi Merdeka tahap pertama selama 17 hari, Polda Metro Jaya berhasil memberikan vaksin sekitar 99 persen warga Jakarta.