Satgas Nemangkawi Tangkap Buronan Separatis Papua Terlibat Pencurian Senjata Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi

Merahputih.com - Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) kelompok separatis dan teroris (KST) Papua, Kopengga Enumbi.

Buronan tersebut diamankan pada Selasa (3/8).

Kepala Satgas Humas Nemangkawi Kombes Ahmad Musthofa (AM) Kamal menyebut, Kopengga Enumbi terlibat dalam pencurian delapan pucuk senjata api di Pospol Kulirik, Puncak Jaya, pada 4 Januari 2014 lalu.

Baca Juga:

Freddy Numberi Minta Warga Papua Jangan Mau Diprovokasi Buntut Kasus Penganiayaan di Merauke

"DPO atas nama Kopengga Enumbi berhasil ditangkap tim gabungan Satgas Nemangkawi, TNI dan Polri," ujar Kamal dalam keterangannya.

Dalam operasi penangkapan tersebut, kata Kamal, sempat terjadi kontak senjata. Tim bantuan dari Yon Raider 613/RJA yang dipimpin Ipda Dedi Sudomo, berhasil melakukan pelumpuhan.

Ilustrasi pergerakan tim gabungan tentara dan polisi mengejar kelompok bersenjata di Beoga Kabupaten Puncak, Papua. ANTARA/HO-Satgas Humas Ops Nemangkawi
Ilustrasi pergerakan tim gabungan tentara dan polisi mengejar kelompok bersenjata di Beoga Kabupaten Puncak, Papua. ANTARA/HO-Satgas Humas Ops Nemangkawi

Dalam penangkapan tersebut, Satgas Nemangkawi mendapatkan barang bukti berupa 11 butir amunisi jenis SS-1 kaliber 5,56 milimeter, satu pisau badik, satu helm hijau, satu telefon genggam, rokok, pinang, dan noken.

Kamal menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, Kopengga kerap memenuhi kebutuhan kelompok separatis diduga teroris pimpinan Lekagak Telenggen.

Ia menambahkan, penangkapan Kopengga Enumbi merupakan bagian dari operasi penuntasan kelompok separatis di Papua. Dia adalah anggota KST Papua di wilayah Yambi. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur Papua dan Papua Barat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Tawarkan Sukuk Wakaf Tunai Buat Danai Program Sosial
Indonesia
Pemerintah Tawarkan Sukuk Wakaf Tunai Buat Danai Program Sosial

Pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen agar dapat menempatkan wakaf uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.

[Hoaks atau Fakta]: Makanan Kaleng Asal Thailand Tercemar Virus AIDS
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Makanan Kaleng Asal Thailand Tercemar Virus AIDS

Badan POM melakukan evaluasi terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan impor sebelum diedarkan di wilayah Indonesia (pre-market evaluation).

Partai Berkarya Targetkan Dapat Kursi di DPRD DKI pada Pemilu 2024
Indonesia
Partai Berkarya Targetkan Dapat Kursi di DPRD DKI pada Pemilu 2024

"Saya minta satu fraksi ada di DPRD DKI Jakarta, mugkin kami juga bisa menyalonkan untuk gubernur DKI Jakarta yang akan datang," lanjutnya.

UMKM Diusulkan Dapat Subsidi Internet dan Ongkos Kirim
Indonesia
UMKM Diusulkan Dapat Subsidi Internet dan Ongkos Kirim

Pemerintah perlu meningkatkan akses internet di daerah-daerah tertinggal mengingat banyak UMKM yang sebenarnya ingin masuk dan terdaftar di pasar daring.

Bangun Embung, Wali Kota Jakpus Sebut Bakal Buat Wisata Warga
Indonesia
Bangun Embung, Wali Kota Jakpus Sebut Bakal Buat Wisata Warga

Nantinya juga, kata Irwandi, embung itu dapat dimanfaatkan warga sekitar sebagai lokasi wisata lokal. Ditargetkan embung selesai dalam kurun waktu 3 bulan.

Penyidik KPK Dilaporkan ke Dewas Karena Tak Kunjung Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
Penyidik KPK Dilaporkan ke Dewas Karena Tak Kunjung Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus

Laporan tersebut dilayangkan Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, lantaran tak kunjung memeriksa anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ihsan Yunus.

Pemprov DKI: 4,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Telah Disuntikan ke Warga
Indonesia
Pemprov DKI: 4,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Telah Disuntikan ke Warga

"Totalnya sampai dengan jam 21 kemarin itu sudah 4.574.139 dosis itu dosis 1 dan 2," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

Pejabat Tak Dukung PPKM Darurat Dinilai Bentuk Pembangkangan terhadap Undang-undang
Indonesia
Pejabat Tak Dukung PPKM Darurat Dinilai Bentuk Pembangkangan terhadap Undang-undang

Ancaman Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memidanakan pejabat yang tak dukung PPKM Darurat dinilai tepat.

KPK Minta Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos COVID-19 Menyerahkan Diri
Indonesia
KPK Minta Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos COVID-19 Menyerahkan Diri

Mensos Juliari P. Batubara sempat berjanji kooperatif dengan penyidikan KPK Sabtu (5/12) siang.

Basrief Arief Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia
Indonesia
Basrief Arief Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia

Basrief menjabat sebagai Jaksa Agung hingga Oktober 2014. Saat itu, dia didampingi oleh Darmono dan Andhi Nirwanto sebagai Wakil Jaksa Agung.