Satgas Minta Warga Tak Takut Berlebihan Munculnya Varian Omicron XE Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (10/2/2022). (ANTARA/Zubi Mahrofi)

MerahPutih.com - Dunia kini digegerkan lagi dengan adanya varian baru COVID-19. Yakni varian Omicron XE.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menegaskan, varian baru Omicron XE belum masuk ke Indonesia.

Meskipun, saat ini negara Thailand sudah mengonfirmasi temuan varian baru Omicron XE ini.

Baca Juga:

Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas Angka 2 Ribuan

“Sejauh ini menurut Kementerian Kesehatan, varian yang ditemukan di Inggris ini belum ditemukan di Indonesia,” tegas Wiku saat konferensi pers secara virtual, Selasa (5/4).

Wiku menjelaskan, Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan bahwa Omicron XE merupakan gabungan atau rekombinan dari dua varian Omicron yang sudah ada sebelumnya yaitu BA.1 dan BA.2.

“Dan berdasarkan data awal didapati bahwa kemampuan penularan Omicron XE sekitar 10 persen lebih tinggi dari Omicron BA.2,” kata Wiku.

Namun, Wiku mengatakan WHO menekankan perlunya penelitian lebih lanjut terkait penemuan awal ini.

“Untuk itu pemerintah selalu memantau dan menggunakan data terkini dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam berbagai penyesuaian kebijakan,” tuturnya.

Wiku pun meminta masyarakat untuk tidak perlu takut berlebih karena rekombinasi virus bukan merupakan hal baru dan sudah banyak terjadi termasuk pada virus selain COVID-19.

“Terlebih lagi ketakutan yang berlebihan pun akan berpengaruh pada imunitas tubuh menghadapi berbagai ancaman penularan penyakit di sekitar kita,” pungkasnya.

Baca Juga:

Tito Nyatakan 2.500 Pilkades Berlangsung Aman di Tengah Pandemi COVID-19

Diketahui, varian baru COVID-19 telah ditemukan di Inggris, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan terbarunya.

Mutasi baru, yang disebut XE, mungkin lebih menular daripada jenis COVID-19 apa pun termasuk Omicron.

XE adalah "rekombinan" yang merupakan mutasi varian BA.1 dan BA.2 Omicron.

Mutasi rekombinan muncul ketika seorang pasien terinfeksi oleh beberapa varian COVID-19.

Varian tersebut mencampur materi genetik mereka selama replikasi dan membentuk mutasi baru, kata para ahli Inggris dalam sebuah makalah yang diterbitkan di British Medical Journal.

WHO mengatakan, mutasi baru XE tampaknya 10 persen lebih menular daripada subvarian Omicron BA.2.

Badan kesehatan Inggris mengatakan bahwa XE pertama kali terdeteksi pada 19 Januari dan 637 kasus varian baru telah dilaporkan.

Sementara itu, subvarian Omicron BA.2 menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Sekitar 4,9 juta orang di Inggris diperkirakan terinfeksi COVID-19 dalam pekan yang berakhir 26 Maret, atau 600 ribu lebih banyak dari minggu sebelumnya, survei terbaru oleh Kantor Statistik Nasional mengatakan. (Knu)

Baca Juga:

Kemenag Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Tak Bikin Puasa Batal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Minta Warga Jaga Kebersihan Waduk Daan Mogot
Indonesia
Pemprov DKI Minta Warga Jaga Kebersihan Waduk Daan Mogot

Pemprov DKI Jakarta meminta kepada masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan fasilitas umum yang sudah dibuat pemerintah seperti Waduk Daan Mogot.

Alasan Gibran Belum Tengok Anak Ketiga Kahiyang Ayu
Indonesia
Alasan Gibran Belum Tengok Anak Ketiga Kahiyang Ayu

"Saya juga baru sembuh COVID-19, ketemu bayi (ponakan) nanti malah bahaya," katanya.

29 Kecamatan di Banten Terdampak Gempa, BPBD Belum Terima Laporan Korban Jiwa
Indonesia
29 Kecamatan di Banten Terdampak Gempa, BPBD Belum Terima Laporan Korban Jiwa

Warga korban bencana gempa itu tinggal di rumah kerabat

[HOAKS atau FAKTA]: Mendagri Tito Sahkan FPI Baru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mendagri Tito Sahkan FPI Baru

TITO KE MARKAS FP1, SAHKAN FP1 BARU

Terima SK Kemenkumham sebagai Parpol, Partai Perkasa Siap Ikut Pemilu 2024
Indonesia
Terima SK Kemenkumham sebagai Parpol, Partai Perkasa Siap Ikut Pemilu 2024

Partai Pergerakan Kebangkitan Desa (Perkasa) telah menerima Surat Keputusan (SK) dari Kemenkumham sebagai partai politik yang berbadan hukum.

Hitungan Indef, Kenaikan Tarif Ojol Bikin Upah Tenaga Kerja Turun
Indonesia
Hitungan Indef, Kenaikan Tarif Ojol Bikin Upah Tenaga Kerja Turun

Sektor transportasi merupakan penyumbang inflasi tertinggi kedua setelah makanan, minuman dan tembakau.

Di BDF ke-14, Jokowi: Aspirasi Seluruh Elemen Perlu Didengar
Indonesia
Di BDF ke-14, Jokowi: Aspirasi Seluruh Elemen Perlu Didengar

Perhelatan BDF ke-14 dilakukan secara hybrid pada Kamis dengan melibatkan 50 perwakilan negara dan organisasi internasional untuk hadir secara fisik di Bali dan secara virtual.

PKS Minta Pemerintah Bentuk Tim Pengawas Tindak Kartel Minyak Goreng
Indonesia
PKS Minta Pemerintah Bentuk Tim Pengawas Tindak Kartel Minyak Goreng

DPR mendesak pemerintah untuk membentuk tim pengawas untuk menuntaskan persoalan kelangkaan dan harga tinggi minyak goreng.

Surya Paloh Sebut Politik Identitas Tidak Selalu Negatif
Indonesia
Surya Paloh Sebut Politik Identitas Tidak Selalu Negatif

Politik identitas disebut lahir dari perjuangan melawan diskriminasi dan ketidakadilan.

Gerindra Klaim Banyak Orang yang Ingin Mendampingi Prabowo
Indonesia
Gerindra Klaim Banyak Orang yang Ingin Mendampingi Prabowo

Prabowo memiliki jumlah elektabilitas yang cukup tinggi