Satgas Janji Berikan Informasi Akurat Soal Vaksin COVID-19 Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Masyarakat diminta bersabar dan cermat dalam memilah dan menyikapi informasi perkembangan penanganan COVID-19, khususnya masalah vaksin yang saat ini sedang diupayakan oleh pemerintah.

"Jadi pemberitahuan aspek vaksinasi yang bersinggungan dengan masyarakat akan didiseminasikan secara transparan, secara bertahap, sehingga jika belum diumumkan secara gamblang oleh pemerintah, maka hal tersebut masih dalam tahap perumusan," ujar Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.

Ia mengatakan, informasi publik yang akan disampaikan pada publik bakal betul akurat. Satgas Penanganan COVID-19 berharap masyarakat tidak berspekulasi terkait uji klinis dan berkembangnya informasi tidak resmi terkait harga vaksin COVID-19.

Baca Juga:

Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?

Dalam pengembangan vaksin, Wiku menjelaskan ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Alur pertama pengembangan vaksin, ialah melakukan penelitian dasar dimana ilmuwan menelusuri mekanisme potensial berdasarkan ilmu sains dan biomedis.

Dalam penelitian dasar para ilmuwan meneliti tentang virusnya, sel-sel terkait virus, sel-sel yang diinfeksi virus tersebut kemudian diperbanyak. Sel-sel yang diperbanyak ini akan diteliti dan dilihat bagaimana reaksinya. Selanjutnya diekstraksi virusnya, dalam jumlah yang lebih banyak. Dalam tahap ini, biasanya sudah mulai membuat vaksin dalam jumlah yang terbatas.

Tahap kedua, ialah uji praklinik untuk memastikan bahwa vaksin yang dibuat dilakukan pengujian terhadap sel dan dilanjutkan dengan hewan percobaan. Tahapan ini, sering disebut studi "In Vitro" dan "In Vivo" untuk mengetahui keamanan vaksin sebelum diujicobakan kepada manusia.

“Proses ini, kami ingin memastikan bahwa sel-sel atau badan sel yang dimatikan dari virus ini diambil dan dimodifikasi supaya bisa menjadi bahan vaksin yang tepat sebelum diuji pada uji preklinis," kata Wiku.

Setelah uji praklinik berhasil, maka dilanjutkan uji klinis fase 1 ketika ilmuwan memastikan sampel vaksin minimal 100 vaksin, yang diujicobakan pada manusia untuk memastikan keamanan pada manusia. Kemudian, menilai farmakokinetik dan farmakodinamik. Dalam uji klinis fase 1 juga untuk menentukan rentang dosis aman untuk manusia.

Selanjutnya masuk uji klinis fase 2 yang menggunakan sampel vaksin antara 100 sampai dengan 500 orang. Dalam fase ini juga, para ilmuwan menilai dan memastikan bahwa keamanan pada manusia dapat tercapai dan menilai efektivitasnya serta kembali menentukan rentang dosis optimalnya dan menentukan frekuensi pemberian dosis paling optimal dan menilai efek samping jangka pendek.

wiku
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito (Foto: Antara).

Setelah lulus fase 2, maka masuk uji klinis fase 3 untuk melakukan uji coba dengan melibatkan sampel minimal 1.000 - 5.000 orang untuk menilai dan memastikan keamanan, efektivitas, dan manfaat yang didapatkan melebihi risiko penggunaan pada populasi yang lebih besar.

Apabila fase 3 ini tuntas dan hasilnya memuaskan, maka akan masuk fase berikutnya, yaitu fase persetujuan. Fase persetujuan ini kami pastikan vaksin mendapatkan persetujuan dari lembaga pengawas obat dan makanan serta kesehatan.

Saat ini ada beberapa kandidat vaksin yang sedang dikembangkan pemerintah, termasuk vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Kandidat vaksin hasil kolaborasi atau kerja sama dengan pihak luar negeri, di antaranya Bio Farma dengan Sinovac dari Tiongkok, Kimia Farma dengan G42 dari Uni Emirat Arab, dan Kalbe Farma dengan Genexine dari Korea Selatan.

Di Bandung, Jawa Barat, vaksin Sinovac tengah dilakukan uji klinis pada seitar seribuan warga yang dilakukan oleh PT Bio Farma dengan Universitas Padjajaran Bandung. Diharapkan, uji klinis ini segera tuntas.

Baca Juga:

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MPKF Salurkan Bantuan Paket Sembako ke Yayasan Sosial Penampung Orang-orang Gangguan Jiwa
Indonesia
MPKF Salurkan Bantuan Paket Sembako ke Yayasan Sosial Penampung Orang-orang Gangguan Jiwa

Di sini ada 36 orang sakit jiwa yang kami rawat dari jalanan

Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang

Kerumunan besar seperti saat penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab diharap jadi yang terakhir. Sebab, bisa meningkatkan potensi penularan dan kenaikan kasus.

 Pemprov DKI Enggan Komentari Indeks Kemacetan Jakarta Versi Tomtom
Indonesia
Pemprov DKI Enggan Komentari Indeks Kemacetan Jakarta Versi Tomtom

Mestinya, menurut Syafrin, terjadi peningkatan kinerja lalu lintas di 25 ruas jalan yang diterapkan ganjil genap. Berarti, seharusnya Kepadatan kendaraan juga berkurang.

Gabung Partai Demokrat, Ini Janji Pelatih RD
Indonesia
Gabung Partai Demokrat, Ini Janji Pelatih RD

Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Rahmad, dilakukan di Kantor DPP Partai Demokrat, Selasa, 14 Juli 2020.

Eijkman Sebut Idealnya Vaksin Sekali Suntik dan Bertahan Seumur Hidup
Indonesia
Eijkman Sebut Idealnya Vaksin Sekali Suntik dan Bertahan Seumur Hidup

Vaksin tersebut juga diharapkan bisa bertahan seumur hidup

Kemenhub Siapkan Aturan Khusus Pedoman Transportasi selama PSBB Diberlakukan
Indonesia
Kemenhub Siapkan Aturan Khusus Pedoman Transportasi selama PSBB Diberlakukan

Kementerian megimbau agar masyarakat mematuhi persyaratan dan protokol yang ada dalam permenhub tersebut.

Erick Perintahkan Perusahaan BUMN Sinergikan Data UMKM
Indonesia
Erick Perintahkan Perusahaan BUMN Sinergikan Data UMKM

Himbara ini berperan penting dalam penyaluran berbagai bantuan yang terdapat pada program PEN mulai dari untuk UMKM, subsidi gaji pekerja hingga bantuan upah untuk tenaga pendidik non-PNS.

Pemilihan Wagub Pengganti Sandiaga Uno, Tertutup atau Terbuka?
Indonesia
Pemilihan Wagub Pengganti Sandiaga Uno, Tertutup atau Terbuka?

Sudah ada usulan untuk pemilihan wagub pengganti Sandiaga Uno tersebut secara terbuka.

Normalisasi Kali Sunter, Pemprov DKI Beli 12 Bidang Lahan di Cipinang Melayu
Indonesia
Normalisasi Kali Sunter, Pemprov DKI Beli 12 Bidang Lahan di Cipinang Melayu

Ia pun membantah uang yang digunakan dari anggaran PEN

Polisi Siagakan 200 Personel Amankan Kantor Kemenkumham
Indonesia
Polisi Siagakan 200 Personel Amankan Kantor Kemenkumham

"Kami berharap aksi bisa dilakukan dengan tertib," katanya.